UNTUK INDONESIA

Angka Covid Turun, PPKM Mikro Dua Desa di Batang Diapresiasi

Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di dua desa di Kabupaten Batang mendapat apresiasi.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitria Sutisna apresiasi pelaksanaan PPKM mikro di Batang. (Foto: Tagar/Nila)

Batang - Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di dua desa di Kabupaten Batang mendapat apresiasi dari Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitria Sutisna.

Pria yang menjadi Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) itu memuji kesuksesan pelaksanaan PPKM mikro dalam mengurangi angka positif Covid di wilayah itu.

Jaga jarak dan selalu memakai masker karena Covid-19 masih ada di sekitar kita, serta rutin mencuci tangan setiap waktu dengan sabun.

Dua desa di Batang yang sukses melakukan PPKM mikro adalah Desa Kalisalak dan Kelurahan Proyonangan Tengah, Kecamatan Batang.

Dua pekan pemberlakukan PPKM mikro di dua desa ini sukses menurunkan angka positif Covid secara signifikan.

"Semula jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid ada 15 orang. Setelah dilakukan karantina mandiri selama dua pekan dan PPKM mikro. Kini tinggal satu orang," ungkapnya saat menyambangi Posko PPKM Skala Mikro Desa Kalisalak didampingi Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka, Senin, 1 Maret 2021.

Menurutnya, pelaksanaan PPKM mikro sangat efektif dalam menurunkan angka Covid. Seperti diketahui, pemberlakuan PPKM mikro di Jawa Tengah membawa dampak yang signifikan.

Dimana Kabupaten/Kota di Jawa Tengah kini sudah tidak ada yang masuk zona merah dan orange lagi.

"Artinya sudah sangat minim untuk jumlah orang yang terpapar," terangnya.

Kendati begitu, langkah antisipasi dengan penerapan protokol kesehatan ketat harus terus dilakukan. Tak hanya itu, tratmen khusus di desa yang memberlakukan PPKM mikro juga penting.

Seperti penyemprotan disinfektan secara rutin di rumah, tempat cuci tangan pun tersedia di masing-masing rumah serta rumah isolasi mandiri yang disiapkan pula dapur umum. Dan tentunya menjalin sinergitas antara pemerintah desa/kelurahan dengan TNI/Polri dan Pemkab.

Bagi warga Desa Kalisalak, Iskandar berpesan agar mereka terus menjaga kesehatan dan daya tahan tubuhnya. Dan tak lupa protokol kesehatan ketat tetap dijalankan.

"Jaga jarak dan selalu memakai masker karena Covid-19 masih ada di sekitar kita, serta rutin mencuci tangan setiap waktu dengan sabun. Perangkat desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa terus membantu masyarakat yang terpapar supaya tertangani pihak kesehatan, karena kebersamaan inilah yang sangat diperlukan saat ini untuk meneka laju penyebaran Covid-19," pesannya.

Terpisah, Kepala Desa Kalisalak, Sucipto Sapto Atmojo mengatartakan dirinya tetap berupaya semaksimal mungkin bersama jajaran aparat desa untuk menangani pandemi, khususnya apabila ada warga yang terindikasi.

"Alhamdulillah dengan semangat gotong-royong antara RT/ RW, Pamong Desa, petugas kesehatan selalu bekerja sama dan berkomunikasi secara intensif, insya Allah virus Corona akan berlalu," ujarnya.

Kunci kesuksesan PPKM Skala Mikro di desa, harus terjalin kekompakan seluruh warga. Jika ada salah satu warga yang terindikasi atau positif Covid, harus menanggung bersama-sama. []

Berita terkait
Pemkab Batang Upayakan Jembatan Darurat di Kali Petung
Jembatan Kali Petung patah dan roboh karena pondasi penyangga tergerus air. Pemkab Batang mengupayakan jembatan darurat.
Truk Pengangkut Kayu Diduga Ilegal Kecelakaan di Batang
Sebuah truk mengalami kecelakaan tunggal di Batang. Truk diduga mengangkut kayu ilegal.
Harga Emas Batangan Antam Melemah
Sejak akhir 2020 hingga saat ini, harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terus melemah.
0
Angka Covid Turun, PPKM Mikro Dua Desa di Batang Diapresiasi
Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di dua desa di Kabupaten Batang mendapat apresiasi.