Amien Rais Untungkan Polri dan TNI, Rizieq Shihab Kecewa

Anggota Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan Laskar FPI Amien Rais mengatakan secara kelembagaan Polri dan TNI tidak terlibat dalam peristiwa itu.
Anggota Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan Laskar Front Pembela Islam (FPI) Amien Rais. (Foto: Tagar/Antara)

Jakarta - Anggota Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan Laskar Front Pembela Islam (FPI) Amien Rais, mengatakan secara kelembagaan Polri dan TNI tidak terlibat dalam peristiwa penembakan di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

“Secara kelembagaan Polri dan TNI sama sekali tidak terlibat dalam scenario maupu implementasi dalam pelanggaran HAM berat tersebut,” ujar Amien Rais dalam konferensi pers peluncuran buku secara daring pada Rabu, 7 Juli 2021. 

Ia mengatakan bahwa mendapat kesimpulan setelah membaca buku tersebut. Meski demikian, Amien tidak secara gamblang menyebutkan pihak yang harus bertanggung jawab dalam penembakan Laskar FPI. Dia mengatakan proses hukum kasus ini harus dilakukan secara terbuka dan jujur.


Pernyataan Amin Rais disini sangat blunder karena sangat merugikan tim TP3 itu sendiri dan juga keluarga korban termasuk kami kuasa hukumnya.


Aziz YanuarAziz Yanuar saat diwawancarai Cory Olivia di kanal YouTube Tagar TV. (Foto: Selfiana)

Tim Advokasi Rizieq Shihab Aziz Yanuar menilai pernyataan Amien Rais tersebut blunder dan merugikan pihak korban. Ia mengatakan bahwa pernyataan dari Amien Rais terlalu prematur karena jika urusan pembuktian, berargumen bukti data saksi dan fakta terkait dengan keterlibatan atau tidak itu merupakan urusan pengadilan.

“Pernyataan Amin Rais disini sangat blunder karena sangat merugikan tim TP3 itu sendiri dan juga keluarga korban termasuk kami kuasa hukumnya,” ujar Aziz Yanuar saat diwawancarai Tagar TV, Selasa, 20 Juli 2021. 

Ia juga mengatakan bahwa hal ini dinilai dapat menguntungkan pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam pelanggaran HAM berat yang terkait dengan nyawa.

“Pernyataan Pak Amien Rais bisa jada boomerang atau serangan balik kepada TP3 itu sendiri karena Amien Rais ada di dalam TP3, dan pernyataan tersebut bisa menguatkan skenario rezim dan kami menduga ada pihak yang terlibat di dalam rezim itu,” ujarnya. 

“Itu wajar karena pihak Menkopolhukam kan diduga pro dengan pihak-pihak yang berkepentingan untuk membuat permasalahan ini ditutupin dan tidak diungkap lagi, atau setidak-tidaknya ini bisa dianggap ke kriminal biasa,” ujarnya. 

Menurut Aziz, pihaknya hanya ingin menuntut keadilan bagi para korban dan keluarga korban, ia berharap bahwa pelaku bisa jujur bahwa mereka melakukan tindak kejahatan atas pembunuhan di KM 50.

“Apa susahnya mengakui jelaskan aja gitu, toh kita juga enggak bisa apa-apa masalah habis itu hukum ngga diproses ya itu kewenangan mereka. Maksud saya dengan segala yang mereka punya jangan terlalu zolimlah kalau sudah membunuh dan enggak ada gue nanya menutup-tutupi,” ujarnya. 

(Selfiana)

Berita terkait
Amien Rais: Indonesia Harus Menjadi Negara yang Berdaulat
Mantan Ketua MPR Amien Rais menilai demokrasi di Indonesia terus mengalami kemerosotan, dan ia berharap Indonesia menjadi negara yang berdaulat.
Mahfud MD Rela Disebut The Wrong Man for The Wrong Job oleh Amien Rais
Mahfud MD rela disebut the wrong man for the wrong job oleh Amien Rais. Mahfud tidak mau repot-repot membela diri. Terserah Amien Rais bilang apa.
Amien Rais Sebut Moeldoko Berani Karena Kedipan 'Lurah'
Amien Rais mengatakan Moeldoko tidak akan seberani itu mengkudeta Partai Demokrat tanpa kedipan lurah. Amien tidak menjelaskan siapa lurah.
0
Amien Rais Untungkan Polri dan TNI, Rizieq Shihab Kecewa
Anggota Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan Laskar FPI Amien Rais mengatakan secara kelembagaan Polri dan TNI tidak terlibat dalam peristiwa itu.