Alumni ITB Merasa Terbantu Adanya Satgas Covid-19 IA-ITB

Alumni Teknik Sipil Intstitut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1995 Muhammad Triarso merasa terbantu dengan adanya satgas Covid-19 IA-ITB.
Alumni Teknik Sipil Intstitut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1995, Muhammad Triarso. (Foto: Tagar/Instagram/iaitb_official)

Jakarta – Alumni Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1995, Muhammad Triarso membagikan pengalamannya saat dinyatakan Covid-19 hingga sembuh dari Covid-19.

Arso membagikan pengalamannya dalam video singkat yang di unggah melalui akun official Instagram @iaitb_official. Arso terpapar Covid-19 pada 19 April 2021, dan selama terjangkit Covid-19.

Ia mengaku diberi kemudahan dengan adanya dukungan dari keluarga, kerabat, serta sahabat dari IA-ITB yang selalu mendukung dan membantunya untuk segera pulih.

“Yang saya yakin bikin sembuh karena dengan adanya pertahanan diri yang kuat, dan mengembangkan rasa optimis. Yang paling banyak membantu dan mensupport dalam bentuk semangat ya pastinya keluarga, dan saya beryukur punya sahabat yang luar biasa dari ITB khususnya juga teman kantor pada umumnya,” ujar Triarso.


Saya ingin sekali berterimakasih pada ITB khususnya Satgas ITB yang selalu memberikan semangat untuk memberikan rasa optimisme, bertanya kabar, dan memberikan ketenangan pada saya.


ITBBagi yang ingin mendonasikan bantuannya bisa didonasikan ke: Ikatan Alumni ITB Bank Mandiri KC Jakarta Plaza Mandiri 070.000.436.3391. (Foto: Tagar/Instagram/iaitb_official)

Arso juga membagikan tips untuk sembuh dari Covid-19, yaitu yang utama adalah rilex, optimis dan yakin bahwa akan sembuh dengan cepat.

 “Itu yang paling penting karena berpengaruh pada ke psikologis, jadi bagi teman-teman harus yakin dan optimis dulu dan ikut apa yang sudah disampaikan oleh dokter,” ujarnya. 

Arso juga mengatakan ia menggunakan telemedicine yang bisa menghubungkan dengan salah satu rumah sakit untuk pemantauan kesehatan dan kondisinya saat itu.

Kemudian pihak rumah sakit akan memberikan obat-obatan dan vitamin yang dibutuhkan oleh pasien, yang dikirimkan ke rumah saat melakukan isoman. 

Ia juga selalu mengikuti anjuran dokter dengan disiplin sesuai anjuran dokter. Arso juga rutin mengkonsumsi vitamin dan memperhatikan asupan proteinnya yang ia dapat dari susu dan telur rebus. 

“Dalam melawan penyakit ini juga membutuhkan asupan vitamin dan protein yang baik, saya minum susu biasanya 500ml sampai dengan 1000ml perhari susu apa saja, dan telur rebus 4-5 butir telur perhari ” ujarnya.

“Saya ingin sekali berterimakasih pada ITB khususnya Satgas ITB yang selalu memberikan semangat untuk memberikan rasa optimisme, bertanya kabar, dan memberikan ketenangan pada saya,” katanya. 

Ia juga mengatakan bahwa jangan pernah lupa untuk berserah diri kepada yang maha kuasa, sehingga rasa rilex itu selalu terjaga.

Bagi para masyarakt terutama alumni ITB yang membutuhkan bantuan pelayanan darurat Covid-19 bisa menghubungi Satgas IA-ITB 08118241920. Bagi yang ingin mendonasikan bantuannya bisa didonasikan ke: Ikatan Alumni ITB Bank Mandiri KC Jakarta Plaza Mandiri 070.000.436.3391. 

(Selfiana)

Berita terkait
Selama Masa PPKM Darurat Mobilitas Masyarakat Turun
Luhut: mobilitas menurun di masa PPKM Darurat, perlu konsistensi untuk melandaikan kurva pandemi
Penegakan Hukum PPKM Harus Tegas Namun Humanis dan Manusiawi
Mendagri Tito Karnavian tekankan penegakan hukum dalam pelaksanaan PPKM Darurat secara tegas, namun humanis dan tetap manusiawi
Pemerintah Masih Kaji Perpanjangan PPKM Darurat
Pemerintah masih kaji perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali yang akan berakhir pada 20 Juli 2021
0
Alumni ITB Merasa Terbantu Adanya Satgas Covid-19 IA-ITB
Alumni Teknik Sipil Intstitut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1995 Muhammad Triarso merasa terbantu dengan adanya satgas Covid-19 IA-ITB.