UNTUK INDONESIA
Alasan Ibu di Ende NTT Bunuh Anak Berusia Tiga Bulan
Karena hal ini menjadi alasan kuat ibu di Ende Nusa Tenggara Timur bunuh anak yang masih berusia tiga bulan.
TKP pembunuhan bayi di Jalan Ikan Duyung, Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, NTT. (Foto: Tagar/Polisi)

Ende - Nahas menimpa Muhammad Zaid Gibran. Bayi berusia tiga bulan itu tewas usai ditikam oleh ibu kandungnya berninisial MAW di Jalan Ikan Duyung, kelurahan Rukun Lima, kecamatan Ende selatan, Kabupaten Ende, NTT.

Kapolres Ende AKBP. Albertus Andreana, melalui Kasat Reskrim Polres Ende, AKP. Lorensius mengatakan, peristiwa itu terjadi pukul 02.20 Wita, Minggu 18 Oktober 2020.

Hasil pemeriksaan Pelaku melakukan karena ekonomi tidak cukup dan pikiran kosong (stres), karena suami jarang ojek, suami sering main game dan main kartu remi.

Ia menjelaskan kerjadian itu bermula ketika korban sedang dalam posisi tidur, kemudian pelaku mengambil sebilah pisau dapur lalu memotong leher korban.

Akibatnya, korban meninggal dunia karena mengalami luka robek pada Arteri Karotis Kanan, Kiri dan Trake, dengan panjang luka sekitar 6 cm.

Ia mengungkapkan, hasil pemeriksaan, pelaku mengaku lakukan tindakan keji itu lantaran keterbatasan ekonomi keluarga.

Apalagi menurut pelaku, suaminya sering tidak bekerja dan banyak habiskan waktu dan uang untuk main game dan judi kartu.

"Hasil pemeriksaan Pelaku melakukan karena ekonomi tidak cukup dan pikiran kosong (stres), karena suami jarang ojek, suami sering main game dan main kartu," katanya kepada Tagar, Minggu 18 Oktober 2020

Kini pelaku masih diamankan Polres Ende untuk diperiksa lebih lanjut. Besok Polres Ende dijadwalkan periksa ayah kandung korban sebagai saksi. []

Berita terkait
Ceweknya Digoda, Anak Punk di Brebes Bunuh Kawan Sendiri
Hanya karena masalah wanita, ceweknya digoda, anak punk di Brebes bunuh kawan sendiri. Penganiayaan itu dilakukan bersama tujuh rekannya.
KPPA Aceh Sebut Pelaku Pembunuh Anak Tak Cocok Dihukum Mati
KPPA Aceh menilai pemerkosa ibu muda dan pembunuh anak di Aceh Timur lebih layak mendapat hukuman seumur hidup dibandingkan hukuman mati.
Pengakuan Pelaku saat Memperkosa dan Membunuh Anak di Aceh
Saat RNG berteriak, SB pun langsung mengayuhkan parang dari tangannya dan membacok RNG di bagian pundak sebelah kanan.
0
Rencana Kominfo Blokir Medsos, Ancam Kebebasan Berekspresi
Sukamta menyayangkan sikap Kementerian Komunikasi dan Informatika mengeluarkan Permen untuk memblokir media sosial di tengah maraknya unjuk rasa.