UNTUK INDONESIA

Aktualisasi CHSE Pelaku Ekraf Semarang lewat Play Room Fest

Disbudpar Kota Semarang mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekraf) berkreasi dalam tatanan CHSE selama pandemi Covid-19. Play Room Fest contohnya.
Pengunjung menikmati salah satu karya lukis yang dipamerkan di Play Room Fest. Para pelaku ekonomi kreatif dari enam subsektor, difasilitasi Disbudpar Kota Semarang, menggelar kreasi kolaborasi berbasis CHSE hasil bimtek. (Foto: Tagar/Agus Joko Mulyono)

Semarang - Pemerintah Kota Semarang terus berupaya mendorong geliat pelaku ekonomi kreatif (ekraf) setempat menghadapi tantangan pandemi. Salah satunya lewat pembinaan dan fasilitasi program menggandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang menggelar bimbingan teknis (bimtek) kepada ratusan pelaku ekonomi kreatif di Kota Atlas. Dalam bimtek tersebut, mereka ditekankan tetap berkreasi, mengemas kegiatan maupun produknya, dengan semangat cleanliness, health, safety and environment (CHSE).  

Hasil bimtek tersebut kemudian diaktualisasikan dalam sinergi kegiatan bertajuk Play Room Fest, Rabu, 2 Desember 2020. Bertempat di Merapi Ball Room Hotel Gracia, event tersebut juga mengedepankan CHSE sebagai prosedur standar penerapan protokol kesehatan.  

Dari sinilah, perkembangan sebuah kota akan nampak jelas, karena unsur kreatifitas anak-anak mudanya benar-benar terangkat.

Kepala Disbudpar Kota Semarang Indriyasari menyebut ada enam subsektor pelaku ekraf yang ikut dalam bimtek hingga terlibat dalam pengemasan Play Room Fest. Sebanyak 600 pelaku ekraf dari bidang musik, kriya, film, animasi, DKV dan aplikasi, mendapat bimbingan180 narasumber yang berkompeten di subsektor-subsektor tersebut.

"Kami berupaya agar di masa pandemi, ekonomi masyarakat tetap bergairah. Bekerja sama dengan program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif maka digelar pelatihan dan output-nya mengemas apa yang sudah didapat di pelatihan dalam sebuah kolaborasi acara," beber dia, Kamis, 3 Desember 2020.

Play Room Fest menampilkan 10 kreator kriya ternama di Semarang, lebih dari 10 seniman visual dan lukis, launching figur icon ambassador tourism semarang, penambahan fitur destinasi event dan lokal brand di aplikasi Lunpia, launching film pendek hingga video klip karya kolaborasi sektor musik dan film.

Baca juga: Ketika Ekspatriat India Terapkan Protokol CHSE di Labuan Bajo

Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminudin mengapresiasi terobosan Disbudpar untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat di tengah ujian pandemi Covid-19. Kegiatan Play Room Fest juga bisa menjadi parameter akan sebuah perkembangan sebuah kota. 

"Dari sinilah, perkembangan sebuah kota akan nampak jelas, karena unsur kreatifitas anak-anak mudanya benar-benar terangkat," ujar dia.

Bagi Iswar unsur kreativitas yang dilakukan muda-mudi di Kota Lunpia memang harus terus digenjot agar bisa lebih mengangkat pamor kota. 

"Kota kita itu harus berkembang dan syarat tumbuhnya berkembangnya suatu kota kalau semua unsurnya punya kreativitas, inovasi. Dan kami yakin bahwa keberhasilan suatu kota atau daerah itu ditopang pemudanya," tutur dia.

Baca lainnya: 

Karena itu ia berpesan agar Disbudpar terus mengembangkan dan memfasilitasi kreativitas sektor-sektor ekraf agar ekonomi masyarakat juga turut terangkat. Dengan demikian pembangunan kota agar bergerak ke arah yang lebih baik

"Dengan kreativitas yang dikembangkan diharapkan tidak ada kenakalan, narkoba dan efek negatif lain jika tidak ada kegiatan. Jika kreativitas muncul maka suasana kondusifitas kota Semarang pasti akan terus terjaga. Kreatifitas anak muda semarang bisa terus dikembangkan dan pioner-pioner baru di bangsa ini akan muncul dari Kota Semarang," harapnya. []

Berita terkait
Sinergi 4 Sektor Ekraf di Fashion Show Virtual Semarang
Disbudpar Kota Semarang menggelar fashion show virtual hasil sinergi empat sektor ekonomi kretif.
Kemenparekraf Ingin Pengusaha Kuliner Bali Terapkan CHSE
Ari Juliano, mengatakan bahwa industri kuliner menjadi salah satu subsektor unggulan dalam peningkatan ekonomi.
Pengelola Wisata di Magelang Wajib Terapkan CHSE
Di tengah pandemi, pengelola wisata di Kabupaten Magelang wajib menerapkan CHSE sebagai standar protokol kesehatan.
0
Aktualisasi CHSE Pelaku Ekraf Semarang lewat Play Room Fest
Disbudpar Kota Semarang mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekraf) berkreasi dalam tatanan CHSE selama pandemi Covid-19. Play Room Fest contohnya.