UNTUK INDONESIA

Ketika Ekspatriat India Terapkan Protokol CHSE di Labuan Bajo

Protokol kesehatan berbasis CHSE diterapkan Kemenparekraf ke ekspatriat India yang ada di Indonesia saat berada di Labuan Bajo, NTT
Protokol kesehatan berbasis CHSE diterapkan Kemenparekraf ke ekspatriat India yang ada di Indonesia saat berada di Labuan Bajo, NTT. (Foto: dok Kemenparekraf)

Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) giat menggalakan protokol kesehatan berbasis cleanliness, health, safety, dan environmental sustainability (CHSE) di destinasi wisata Tanah Air. Langkah itu dilakukan untuk meyakinkan wisatawan bahwa lokasi wisata Indonesia aman dan terbebas dari penyakit karena ketat menerapkan protokol kesehatan.

Diajak mengunjungi destinasi wisata yang ada di Bali dan Labuan Bajo

Kali ini penerapan protokol kesehatan diuji coba kepada ekspatriat India yang ada di Indonesia melalui kegiatan perjalanan wisata pengenalan atau familiarization trip (fam trip) ke Bali dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Melalui pengalaman kegiatan yang dibagikan di sosial media para peserta dari komunitas Indondians, mereka akan tahu bahwa Indonesia telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat sehingga aman untuk bepergian ke wilayah Indonesia," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya, melalui keterangannya tertulisnya pada Rabu 10 November 2020.

Protokol kesehatan berbasis CHSEProtokol kesehatan berbasis CHSE diterapkan Kemenparekraf ke ekspatriat India yang ada di Indonesia saat berada di Labuan Bajo, NTT. (Foto: dok Kemenparekraf)

Nia menuturkan, kegiatan ini diikuti oleh ekspatriat India yang ada di Indonesia dengan berbagai latar belakang profesi seperti jurnalis, fotografer, pengusaha, dan influencer. "Mereka diajak untuk mengunjungi destinasi wisata yang ada di Bali dan Labuan Bajo," ujarnya.

Berbeda dengan Famtrip yang dilaksanakan sebelum adanya pandemi, kata Nia, kali ini peserta diwajibkan untuk melakukan rapid test H-1 keberangkatan dan SWAB test langsung setibanya di Jakarta.

Selain itu, protokol kesehatan juga telah diterapkan di setiap destinasi wisata, hotel, dan restoran yang didatangi peserta.

Untuk diketahui, komunitas Indoindians didirikan pada tahun 2000 untuk menghubungkan dan mendukung para diaspora India di Indonesia. Lewat lamannya, www.indoindians.com, komunitas ini bertindak sebagai jembatan informasi bagi warga India yang tertarik dengan kebudayaan dan pariwisata Indonesia

Berita terkait
Jangan Kaget, Taman Terluas di Indonesia Ada di Bekasi
Taman terluas di Indonesia terdapat di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
Singapura Rilis Protokol Kesehatan Dugem, Indonesia Kapan?
Mengantisipasi risiko berkaitan pandemi, Pemerintah Singapura merilis protokol kesehatan khusus tempat dugem. Indonesia kapan?
Jakarta-Surabaya Rp 700 Ribu, Artis Ini Nyaman Traveling Mobil
Dengan mobilnya, artis ini melintasi Surabaya dari Jakarta lantas nyeberang liburan ke Pulau Bali.
0
Ketika Ekspatriat India Terapkan Protokol CHSE di Labuan Bajo
Protokol kesehatan berbasis CHSE diterapkan Kemenparekraf ke ekspatriat India yang ada di Indonesia saat berada di Labuan Bajo, NTT