UNTUK INDONESIA
10 Kapolres di Papua Diganti, Berikut Nama-namanya
Mutasi perwira menengah dilakukan Polda Papua, Jumat 8 November 2019. Sebanyak 10 jabatan kapolres dan direktur diisi orang baru.
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat memimpin serah terima jabatan perwira menengah di Aula Rastra Samara, Kota Jayapura, Jumat 8 November 2019. (Foto: Tagar/Paul Manahara Tambunan)

Jayapura - Mutasi besar-besaran perwira menengah terjadi di lingkungan Polda Papua. Sebanyak 10 orang kapolres dan seorang direktur diganti. Serah terima jabatan digelar di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Kota Jayapura, Jumat 8 November 2019.

Kapolda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw mengatakan mutasi dalam tubuh Polri merupakan hal yang biasa dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi. Menindaklanjuti Telegram Kapolri Nomor: ST/2852/X/KEP/2019 dan Nomor: ST/2855/X/KEP/2019 tertanggal 21 Oktober 2019 yang diteken Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri Inspektur Jenderal Eko Indra Heri.

“Kepada semua anggota agar kerja dengan hati. Dengan kerja keras pasti ada penghargaan. Ibu-ibu juga harus mendukung suaminya selama kita diberikan amanah untuk bekerja, sebab suatu saat itu bisa diambil,” pesan Waterpauw membacakan amanat Kapolri Jenderal Idham Azis.

Waterpauw juga meminta perwira menengah lain untuk bersabar sembari meningkatkan kinerjanya guna mendapat promosi jabatan. Sementara untuk para kapolres, termasuk pejabat baru, diinstruksikan agar lebih mendekatan diri kepada masyarakat dengan mengerahkan potensi yang dimiliki. 

"Jangan pas ada kapolda lewat baru sibuk. Datangi masyarakat dan sapa mereka. Ingat senyum, sapa, dan salam, itu akan menyentuh mereka,” ujar mantan Kapolda Sumatera Utara ini. 

Kepada semua anggota agar kerja dengan hati. Dengan kerja keras pasti ada penghargaan.

Dalam kesempatan itu, masalah kelompok kriminal bersenjata (KKB) juga disebut Waterpauw. Kabupaten Puncak Jaya yang selama ini rawan gangguan dari KKB dinilai dapat dikendalikan AKBP Agustinus Ary Purwanto selama menjabat kapolres. Atas prestasi itu, ia kini dipercaya sebagai Kapolres Merauke. Posisinya digantikan AKBP Mikael Suradal, sebelumnya menjabat Irbid Itwasda Polda Papua.

Kapolres lain yang dimutasi, Kapolres Jayawijaya AKBP Tony Ananda Swadaya dipindah ke Polda Papua, diganti AKBP Dominggus Rumaropen yang sebelumnya menjabat Kasubdit Bhabinkamtibmas Direktorat Binmas Polda Papua. Kapolres Sarmi AKBP Paul Isak Saukoly digantikan oleh AKBP Hapry Lanudjun. Kapolres Keerom AKBP Muji Windi Harto dimutasi ke Polda Papua dan digantikan AKBP Baktiar Joko Mujiono.

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Penri Erison diganti AKBP Kariawan Barus. Kapolres Waropen AKBP Supraptono diganti AKBP Suhadak. Kapolres Boven Digoel, dari AKBP Yohanes Afri Budi Slamet Riyadi jadi AKBP Syamsurijal. Kapolres Mappi AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan diangkat sebagai sebagai Kapolres Bangli Polda Bali, posisinya diisi AKBP Kosmos Jeujanan, Kepala SPKT Polda Papua.

Jabatan Kapolres Mimika diisi AKBP I Gusti Gede Era Adhinata, menggantikan AKBP Agung Marlianto yang dipercaya jadi Kasubbaglemwil Baglem Rolemtalasrena Polri. Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung diangkat jadi Wadir Resnarkoba Polda Papua, diganti AKBP Agustinus Ary Purwanto, sebelumnya menjabat Kapolres Puncak Jaya.

Sementara itu, Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Papua Kombes Pol Yulius Bambang Karyanto mendapatkan promosi jabatan sebagai Kasubditfasharkam Ditpolairud Korpolairud Baharkam Polri. Penggantinya adalah Kombes Pol Kasmolan yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Polair Baharkam Polri. []

Baca juga:

Lihat lainnya:

Berita terkait
Ketua PWNU Papua Sepakat Larangan Pemakaian Cadar
Ketua PWNU Papua, Toni Wanggai sepakat kebijakan Menteri Agama Fachrul Razi soal larangan penggunaan cadar bagi ASN.
MRP Tolak Pemekaran Provinsi Papua
Majelis Rakyat Papua menolak dengan keras rencana pemekaran provinsi Papua. Alasannya pemekaran tersebut akan sengsarakat rakyat Papua.
17 Putra Pedalaman Papua Lulus Seleksi TNI AD
Mayjen Asaribab menuturkan, seleksi ini juga untuk mempermudah akses generasi muda yang berasal dari pulau terluar, perbatasan dan pedalaman.
0
Gempa Guncang Ambon 2.345 Kali, Dirasakan 269 Kali
Sejak 23 September 2019 hingga Sabtu 16 November 2019 Ambon sudah 2.345 kali gempa bumi. Dari jumlah itu 269 kali dirasakan warga.