Yuk Kenali 4 Resiko Bitcoin Sebelum Investasi

Selain menawarkan keuntungan tinggi dengan minimum modal investasi yang rendah, Bitcoin juga kini sudah legal di Indonesia.
Kaum Milenial Investasi Kripto (Foto: Tagar/Pexels)

Jakarta - Peminat Bitcoin terus-menerus meningkat setiap harinya. Jika ingin ikut terjun, kamu harus mengetahui risiko investasi Bitcoin agar tak berujung rugi.

Bitcoin dinilai sebagai salah satu bentuk investasi yang memiliki imbal balik menjanjikan. Selain menawarkan keuntungan tinggi dengan minimum modal investasi yang rendah, Bitcoin juga kini sudah legal di Indonesia.

Namun, tentu ada juga beberapa risiko yang harus diperhatikan dalam investasi Bitcoin.


Risiko Legalitas

Beberapa negara di dunia belum memiliki regulasi yang jelas dan mendetail mengenai aset kripto. Hal ini membuat legalitas aset kripto kerap dipertanyakan oleh banyak pihak.

Situasi ini bisa menjadi berbahaya jika sewaktu-waktu pihak yang berwenang mengklaim bahwa peredaran aset kripto merupakan tindakan ilegal di wilayahnya.


Fluktuasi harga

Salah satu risiko paling besar dalam investasi Bitcoin adalah volatilitasnya. Fluktuasi harga Bitcoin sangat cepat sehingga bisa berubah-ubah dalam sekejap mata.

Tidak ada yang tahu kapan harga Bitcoin akan melesat tinggi atau bahkan anjlok. Sebagai pemula dalam investasi Bitcoin, kamu harus mempelajari cara-cara menghindari risiko yang satu ini. 

Misalnya, memahami betul soal supply (penawaran) dan demand (permintaan) Bitcoin yang berpengaruh terhadap harga Bitcon itu sendiri. Ketika seseorang melakukan transaksi Bitcoin besar-besaran, harga Bitcoin akan berubah drastis.


Risiko Pasar

Selanjutnya, ada risiko pasar. Risiko pasar merupakan situasi yang sangat umum terjadi. Jenis risiko ini terjadi karena yang adanya volatilitas aset kripto. Dalam volatilitas, aset kripto akan mengalami nilai yang naik dan turun sesuai permintaan pasar.

Sebetulnya tidak ada strategi khusus untuk mengatasi risiko pasar. Sebab risiko pasar biasanya dipengaruhi banyak faktor, sehingga nilainya sangat dinamis. Untuk meminimalisir risikonya, Anda bisa mempelajari berbagai macam informasi, salah satunya adalah grafik candlestick.


Modus penipuan

Beberapa orang beranggapan bahwa risiko berinvestasi Bitcoin bisa terjadi akibat skema Ponzi. Hal ini bisa menjadi risiko besar dalam investasi Bitcoin apabila tidak jeli, khusunya bagi pemula. Skema Ponzi merupakan modus penipuan investasi palsu yang bisa membuat investor rugi.

Modus penipuan itu adalah perputaran dari anggotanya sendiri. Skema Ponzi memberikan pengembalian pada investor yang lebih dulu dengan mengandalkan aliran investasi baru yang konstan.[]


(Erlangga)

Baca Juga:

Berita terkait
Bro & Sis, Begini Lho Cara Simpan Bitcoin online dan offline
Dompet offline, tentu memiliki keamanan lebih baik karena tidak tersambung langsung dengan internet.
Apakah Bitcoin Bisa Diretas atau Hack? Begini Penjelasannya
Singkatnya, bitcoin sendiri tidak bisa di hack atau retas. Hal ini karena bitcoin menerapkan sistem blockchain dan nodes, serta mining dan hashing.
Perhatikan! 4 Daftar Negara yang Larang Penggunaan Bitcoin
Bitcoin merupakan sebuah mata uang kripto yang paling terkenal di dunia, yang ada sejak tahun 2009. Berikut 4 negara yang larang gunakan Bitcoin.
0
Yuk Kenali 4 Resiko Bitcoin Sebelum Investasi
Selain menawarkan keuntungan tinggi dengan minimum modal investasi yang rendah, Bitcoin juga kini sudah legal di Indonesia.