UNTUK INDONESIA
Wakil Wali Kota Bogor Apresiasi KPN dan Kampung Siaga Covid-19
KPN membentuk Kampung Siaga Covid-19, salah satunya di RW 09 Ciwaringin, Bogor Tengah, Kota Bogor.
KPN) membentuk Kampung Siaga Covid-19, salah satunya di RW 09 Ciwaringin, Bogor Tengah, Kota Bogor. (Foto: Istimewa)

Jakarta - Beberapa organ relawan Jokowi yang tergabung dalam Komite Penggerak Nawacita (KPN) membentuk Kampung Siaga Covid-19, salah satunya di RW 09 Ciwaringin, Bogor Tengah, Kota Bogor. 

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim datang meninjau kesiapan kampung siaga tersebut, Minggu, 5 April 2020, sore.

Dedie menyapa para relawan KPN, Ketua RT dan RW, beserta warga yang hadir. Menurutnya, kunjungan ini sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan KPN tanggap Covid-19 di Kota Bogor.

Ia mengatakan pasien virus corona di Kota Bogor bertambah setiap harinya. Dampak pandemi corona ini juga menyebabkan kondisi perekonomian lumpuh, sehingga berpengaruh pada pendapatan daerah

Dia mengharapkan kesadaran masyarakat sekaligus mengapresiasi peran KPN terkait Kampung Siaga Covid-19 di beberapa titik Kota Bogor. “Kegiatan seperti ini yaitu peran serta dan kesadaran masyarakatlah yang harus mulai digalakkan dan ditingkatkan, untuk membantu pemerintah mengatasi permasalahan ini. Terima kasih untuk KPN yang telah ikut berperan aktif mendukung Pemkot Bogor dalam pencegahan Covid-19 dengan adanya Kampung Siaga Covid-19 dengan fasilitas wastafel portabel dan penyemprotan disinfektan bagi warga Kota Bogor,” ujar Dedie.

Dedie berharap dengan adanya Kampung Siaga Covid-19 ini masyarakat dapat menjaga diri untuk terus meningkatkan kesehatan dan kebersihan di lingkungannya dalam menghadapi pandemi corona. Ia pun mengingatkan pentingnya kekompakan, disiplin dan ketulusan hati masyarakat Kota Bogor agar pandemi corona cepat usai dan merayakan Idul Fitri bersama-sama tanpa dihantui pandemi Corona.

“Saat ini yang diperlukan adalah kekompakan, kedisiplinan dan ketulusan hati, agar tujuannya sama yakni kita sehat masyarakat juga sehat. Ekonomi sehat, sosial ekonominya juga sehat. Kita juga tak ingin lama-lama, kalau kita kompak, disiplin, tulus ikhlas, kita ingin 1 Syawal 1441 H bisa Salat Ied di masjid-masjid, lapangan-lapangan,” kata Dedie.

Komite Penggerak NawacitaKPN) membentuk Kampung Siaga Covid-19, salah satunya di RW 09 Ciwaringin, Bogor Tengah, Kota Bogor. (Foto: istimewa)

Dia juga meminta bantuan tokoh agama dan masyarakat  bersama Pemkot Bogor untuk saling bersatu, saling menolong dan mendoakan agar semuanya bisa usai. Tak lupa ia juga menegaskan akan pentingnya pemakaian masker, social distancing, maupun physical distancing untuk diterapkan masyarakat untuk menekan penyebaran virus corona.

Sementara itu Koordinator Wilayah Bogor ‘Program KPN Tanggap Covid-19’, Shane M Hasibuan, mengatakan Program Kampung Siaga Covid-19 dirumuskan dengan dasar semangat gotong royong dengan melibatkan partisipasi masyarakat di tingkat RW.

Shane mengatakan pihaknya telah sejak awal turun langsung dengan aksi nyata ke masyarakat dalam menghadapi Covid-19. Hal ini dilakukan guna membantu meringankan beban masyarakat juga sebagai bentuk kepedulian dalam membantu Pemerintah terutama Pemkot Bogor dalam menghadapi pandemi COVID-19.

“KPN sejak awal sudah ikut ambil bagian dalam perang melawan Covid-19 ini, mulai dari pembagian hand sanitizer, masker, wastafel portabel hingga Program Kampung Siaga Covid-19 di wilayah Jakarta dan Bogor," katanya.

Shane menjelaskan hingga saat ini ada 6 Kampung Siaga Covid-19 di wilayah Kota Bogor. Kampung Siaga Covid-19 ada di wilayah RW 08 Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sereal, RW 09 Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, RW 09 Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, RW 11 Banjarjati, Kecamatan Bogor Utara, RW 05 Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, dan RW 04 Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sereal.

“Kampung Siaga Covid-19 ini adalah upaya untuk memberdayakan masyarakat pada tingkatan kluster kampung, antar tetangga, menggugah kesadaran warga untuk menjaga diri masing-masing, saling bantu untuk bersama-sama menghadapi pandemi ini," katanya.

Shane menuturkan selain penyemprotan, edukasi, dan sosialisasi, KPN juga membagikan wastafel portabel di Kampung Siaga Covid-19 sebagai sarana mencuci tangan bagi warga terlebih bagi yang beraktifitas atau bekerja di luar lingkungan mereka.

Ketua RW 09 Ciwaringin, Darmadji Amran mengucapkan apresiasi atas kerja sama dan bantuan KPN dalam keterlibatan program Kampung Siaga Covid-19.

“Kami sangat berterimakasih atas bantuan KPN dalam pembentukan Kampung Siaga Covid-19 ini, apalagi adanya fasilitas-fasilitas yang diberikan diharapkan dapat mengurangi dan memberantas virus corona. Karena di kampung kami ini warga sudah merasa was-was, semoga dengan adanya wastafel portabel dan penyemprotan disinfektan, warga kami dapat menjaga diri dengan memperhatikan kebersihan dan kesehatan untuk pencegahan penyebaran virus Corona,” ujar Darmadji.

Sedangkan Ketua DKM Al Athiiqiyyah Ustaz Ridwan berharap peran dan partisipasi KPN dalam pencegahan penyebaran virus Corona di wilayahnya bermanfaat bagi warga.

“Semoga kegiatan KPN dengan Kampung Siaga dan fasilitas yang diberikan untuk warga kami mendapatkan pahala dan ridho dari Allah SWT,” ucapnya.

Untuk diketahui Komite Penggerak Nawacita (KPN) merupakan kumpulan dari organ yang terus-menerus bekerja demi kebaikan tetap memimpin negeri ini, terdiri atas: Almisbat, Alumni Menteng 64, Bara JP, Blusukan Jokowi, KAPT, Kornas Jokowi, MAPPAN, Paguyuban Relawan Nusantara, Pengawal Pancasila Damai, RPJB dan Seknas Jokowi. []


Berita terkait
KPN Beri Hand Sanitizer Gratis di Jakarta dan Bogor
KPN membagi hand sanitizer kepada masyarakat di Jakarta dan Bogor untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.
KPN Lakukan Pembinaan Petani Binaan di Yogyakarta
Organ relawan pendukung Jokowi yang tergabung di dalam KPN melakukan pembinaan dan pemberdayaan kepada petani di daerah Sukabumi.
Cegah Covid-19 Relawan Jokowi Sasar Kwitang
Relawan Jokowi yang terhimpun dalam Komite Penggerak Nawacita (KPN) kembali gelar aksi sosial di daerah Kwitang, Jakarta Pusat.
0
Jerman Larang Kedatangan Au Pair di Masa Pandemi
Keluarga muda di Jerman menghadapi masalah karena program au pair ditunda yang disebabkan oleh pandemi virus corona