UNTUK INDONESIA
Vonis Penabrak 2 Terduga Klitih Meninggal di Sleman
Nur Irawan, pria yang menabrak dua terduga klitih hingga meninggal, divonis 10 bulan penjara oleh PN Sleman. Berikut ulasanya.
Sejumlah relawan memberi dukungan terhadap terdakwa Nur Irawan saat sidang di PN Sleman, 4 Agustus 2020. (Foto: Istimewa)

Sleman - Terdakwa Nur Irawan, 35 tahun, pria yang menghilangkan nyawa R dan A dua remaja diduga pelaku kenakalan remaja atau yang akrab dikenal klitih pada Desember 2018 lalu divonis 10 bulan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Selasa, 4 Agustus 2020.

Sebelumya warga Kecamatan Seyegan, Kabuapten Sleman, Nur Irawan ini dituntut selama 2,5 bulan. Nur Irawan selama menjalani masa tahanan berada di Lapas Kota Yogyakarta.

Hakim Ketua Suparna dalam putusannya mengatakan bahwa terdakwa terbukti melanggar Pasal 310 ayat 4 Undang-undang Dasar nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Di mana terdakwa menyebabkan kelalaian saat berkendara yang membuat nyawa orang meninggal dunia. Keputusan Pengadilan Negeri Sleman dibacakan pada Selasa, 4 Agustus 2020.

Nanti pikir-pikir dulu.

Sementara Hanifah sebagai salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak banyak memberikan respons terhadap putusan hakim ketua. Dirinya hanya menyampaikan pendapat "Nanti pikir-pikir dulu".

Kilas Balik Kejadian

Kasus perkara ini bermula pada 7 Desember 2018 dini hari. Saat itu peristiwa kecelakaan ini terjadi di Jalan Kebun Agung, Seyegan, Sleman. Informasi dari polisi berdasar keterangan Nur Irawan saat itu, R dan A diduga akan melakukan klitih setelah merusak mobil pikap yang dikemudikannya.

Terdakwa Nur Irawan kemudian berbalik arah dan mengejar A dan R yang melaju menuju arah Seyegan. Sampai di pertigaan Bakalan, Nur Irawan sempat diingatkan istrinya agar tidak melakukan pengejaran. Namun, karena masih melihat sorot lampu motor, Nur Irawan terus mengejar.

Baca Juga:

Setibanya di perempatan Seyegan, salah satu dari terduga pelaku mengacungkan stik besi sambil mengancam akan membunuh Nur Irawan. Kedua pelajar itu terus memacu motornya ke arah Barat. Hingga akhirnya mobil Nur Irawan menabrak motor R dan A yang mengakibatkan dua remaja itu meninggal dunia. Keluarga R dan A akhirnya melapor ke polisi terkait peristiwa tersebut. 

Berita terkait
Klitih Beraksi Bacok Pelajar di Sleman Yogyakarta
Aksi klitih terjadi di Sleman. Seorang pelajar SMA dibacok di bagian kepala.
10 Kasus Klitih dan 34 Tersangka di Yogyakarta
Aksi klitih atau kejahatan jalanan tanpa motif termasuk kasus yang menonjol di wilayah hukum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penampakan Pedang Buat Klitih Anak SMP di Yogyakarta
Dua pelajar SMP ditangkap polisi karena membawa membawa senjata tajam jenis pedang untuk tawuran.
0
Vonis Penabrak 2 Terduga Klitih Meninggal di Sleman
Nur Irawan, pria yang menabrak dua terduga klitih hingga meninggal, divonis 10 bulan penjara oleh PN Sleman. Berikut ulasanya.