UNTUK INDONESIA
Viral Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis di Batam
Seorang pengemis yang dipaksa naik ke dalam mobil berplat merah. Pengemis tersebut sempat berontak minta tolong.
Tangkapan video viral petugas Satpol PP Batam yang diduga merampas uang pengemis. (Foto: Tagar/tangkapan video viral)

Batam - Sebuah video yang menayangkan diduga oknum petugas Satpol PP yang menggunakan mobil Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam mengambil uang pengemis viral di media sosial. Hal ini diketahui berdasarkan pengakuan pengemis yang direkam dan diunggah oleh seorang Youtuber pada akun YouTube Ferry Kesuma.

Menurut pemilik akun Youtube Ferry Kesuma, peristiwa tersebut terjadi lampu merah perempatan UIB Baloi, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau pada Minggu, 18 Oktober 2020 sekitar pukul 11:30 WIB.

Dari video Youtube yang beredar, terlihat mobil pengangkut pengemis tersebut bermerek Suzuki APV warna Silver dengan plat Merah Pemkot Batam dengan Nopol BP 1036 C.

Ferry Kesuma dalam postingannya mengaku secara kebetulan merekam peristiwa itu saat berada di traffic light tersebut. Kemudian dia melihat ada pengemis yang dipaksa naik ke dalam mobil berplat merah.

Pengemis tersebut juga mengaku bahwa setiap kali oknum petugas menangkap mereka, uangnya saja yang diambil dan pengemis tersebut diturunkan di jalan sepi.

Pengemis tersebut sempat berontak minta tolong. Lalu dia langsung menghampiri oknum petugas itu dan bertanya ada apa. Mau di bawa ke Nongsa, ujar oknum tersebut.

Dalam video berdurasi 3 menit 36 detik itu seorang pengemis laki-laki berkaki buntung mengatakan kalau dirinya sempat diangkut ke dalam mobil Dinsos oleh oknum petugas yang diduga anggota Satpol PP yang berjumlah empat orang, namun uangnya diambil dan dia diturunkan di jalan.

"Jadi begini, saya barusan ditangkap sama petugas yang pakai mobil Dinas Sosial ini. Uang saja diambil terus saya dilepaskan di jalan. Saya tidak bisa melawan. Saya tidak bohong," kata pengemis itu dalam video tersebut.

Baca juga : Sejumlah Pengemis di Banda Aceh Ditertibkan

Pengemis tersebut juga mengaku bahwa setiap kali oknum petugas menangkap mereka, uangnya saja yang diambil dan pengemis tersebut diturunkan di jalan sepi.

Kepala Satpol PP Kota Batam, Salim ketika dikonfirmasi mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap empat anggotanya tersebut.

"Jika terbukti melakukan pelanggaran tentunya akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku," kata Salim, Selasa, 20 Oktober 2020.

Menurut dia empat anggota Satpol PP tersebut selama ini memang diperbantukan di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam. Namun, pihaknya belum bisa memastikan kebenaran pemerasan yang dilakukan kepada para pengemis. []

Berita terkait
Tiga PLBN Bisa Jadi Sentra Baru Ekonomi Seperti Batam
Presiden Jokowi menghendaki tiga Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Aruk, Motain, dan Skou yang ada di perbatasan negara menjadi sentra baru ekonomi.
Satpol PP Blora : Bupati Blora Abaikan Masker Tidak Bersalah
Satpol PP Blora tegaskan Bupati Blora yang abaikan masker saat berjoget tidak bersalah.
Sejumlah Pengemis di Banda Aceh Ditertibkan
Pemerintah Kota Banda Aceh kembali melakukan penertiban gelandangan dan pengemis (Gepeng) di sejumlah jalan dan persimpangan di Kota Banda Aceh.
0
Pria Botak di Sumut Diancam 15 Tahun Penjara, Ini Kasusnya
Pria botak di Deli Serdang, Sumatera Utara, nodai adik ipar. Penjara 15 tahun menantinya.