UNTUK INDONESIA
Video Viral Pasangan Pelajar Digerebek Sedang Mesum
Video viral di medsos sepasang pelajar digerebek saat sedang berbuat mesum di sebuah toilet.
Tangkapan layar pasangan pelajar mesum, sesaat setelah digerebek. (Foto: Tagar/Istimewa)

Medan - Sepasang kekasih memakai seragam dan diperkirakan masih pelajar tertangkap basah atau digerebek sekelompok lelaki, ketika melakukan hubungan intim layaknya suami istri di salah satu toilet di kantor wali kota.

Rekaman video penggerebekan kedua sejoli kemudian disebarkan di media sosial Facebook dan viral di grup Forum Nias Utara, Rabu, 26 Februari 2020.

Dalam video berdurasi 1 menit 42 detik itu terlihat jelas prianya memakai seragam pramuka. Wanitanya memakai penutup kepala dan berseragam berwarna serba putih dan berlengan panjang.

Belum diketahui secara pasti, pasangan kekasih ini berhubungan intim di kantor wali kota mana dan mereka berasal dari sekolah mana. Saat digerebek wajah prianya terlihat seperti menyesal dan mencoba menutup wajahnya.

Si wanita terlihat buru-buru melepaskan diri dari hubungan intim dengan kekasihnya sesaat setelah digerebek. Wanita yang belum diketahui identitas dan asal sekolahnya itu, langsung memakai sepatu yang sempat dilepasnya dan menutup bagian intimnya. Dia tampak mencoba menutup wajahnya mengggunakan penutup kepala yang digunakannya.

Akun Facebook bernama Sorieli Zendrato membagikan rekaman yang dibuat oleh akun atas nama Martin Nias Channel.

"Hari ini kita temukan seorang siswa sedang berbuat mesum di kantor wali kota. Kau mau cari enak di sini to, kau tinggal di mana," kata seorang lelaki penggerebek dalam tayangan video.

Kalau ada laporan dari masyarakat atau yang keberatan, pasti akan kita tindak lanjuti

Pria yang belum diketahui identitasnya itu menjawab pertanyaan dari lelaki yang menggerebeknya dengan mengatakan tinggal di Nganjuk.

"Nganjuk di mana itu. Kamu cewek tinggal di mana. Ngak usah tutup mukamu, ambil HP-nya, sebagai bukti. Mana kunci kontakmu, kamu yang punya motor Yamaha to, dari tadi kita lihat kamu, mana kunci kontakmu," kata seorang lelaki lainnya, sambil merekam penggerebekan itu dengan logat bahasa Indonesia bagian timur.

Pria yang digerebek itu mengaku sudah bertunangan dengan si wanita. Tetapi, pernyataan itu seperti dibantah oleh pasangan wanitanya dengan mencubit pria itu sambil menutup wajahnya.

Video dikomentari banyak netizen dan ratusan kali ditonton. Komentar datang dari akun atas nama Irmina Ir Gulo YI, dia menulis,"#Hhh anak kadrun. Hijab-hijab. Menutup aurat katanya. Tapi nyatanya apa?"

Kemudian akun Faomasi Giawa berkomentar, "kebanyakan nonton film boxxx". Selanjutnya ada juga komentar akun Cendol Dawet yang menyindir, "#Tar hamil bunuh bayinya btl2 anak yg pintar," tulisnya.

Cendol Dawet kembali bekomentar dengan pedas dan menyebut," #Berhijab hny untuk menutupi biar kelihat alim depan umur, ortumu tau kau begini lngs mati menahan malu jadi anak gak bs jg nama baik keluarga".

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Kepolisian Daerah Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan ketika dikonfirmasi perihal video penggerebekan pasangan mesum itu, mengatakan akan menindaklanjuti jka ada laporan dari masyarakat.

"Kalau ada laporan dari masyarakat atau yang keberatan, pasti akan kita tindak lanjuti. Kepada pengguna medsos kita imbau agar tidak sembarangan menggunakannya, jangan sampai melakukan pelanggaran hukum dengan bermedsos," katanya.[]

Berita terkait
Viral Video Dua Gadis Sidempuan Bergumul di Jalan
Viral, sebuah tayangan video yang memperlihatkan dua orang wanita muda di Padangsidempuan tengah bergumul di tengah jalan.
Viral Video Satpol PP Pessel Pasang Baliho Bupati
Video seorang oknum anggota Satpol PP sedang membingkai baliho Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni yang dikabarkan kembali maju di Pilkada 2020.
Viral, Video Gadis Kena Tanggung Dugem di Binjai
Sebuah video seorang gadis berkulit putih yang tengah gantung menikmati dugem viral di media sosial Facebook di Kota Binjai.
0
Stok Kosong, BPBK Abdya Aceh Butuh 10 Ribu Masker
Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Aceh Barat Daya kekosongan stok masker saat ini.