Jakarta - Arsenal mengusung misi tak mudah saat menghadapi tuan rumah Valencia di laga kedua semifinal Liga Europa di Stadion Mestalla, Jumat 10 Mei 2019, dinihari WIB. Arsenal dibayangi rekor buruk di laga tandang sehingga mereka harus waspada. 

Di laga terakhir Liga Europa saat bermain di kandang Napoli di San Paolo, Arsenal memang sukses meraih kemenangan 1-0. Kemenangan yang sekaligus mengukuhkan keunggulan agregat 3-0 atas rivalnya. 

Hanya itu tak serta-merta menghapus rekor buruk away Arsenal. Usai laga melawan Napoli, mereka kembali mengalami kekalahan pada dua laga tandang di Liga Premier Inggris. Mereka secara berturut-turut dikalahkan Wolverhampton Wanderers 3-1 dan Leicester City 3-0. 

Ini tentu menjadi modal tak bagus Arsenal. Apalagi di laga terakhir, The Gunners yang tampil di kandang sendiri malah ditahan Brighton & Hove Albion 1-1. Hasil itu menggagalkan langkah Arsenal ke zona Liga Champions

Dengan rekor tak bagus itu, Arsenal harus bisa menjaga keunggulan 3-1 atas Valencia. Mereka hanya butuh hasil imbang untuk mengamankan tiket ke final Liga Europa. 

Sebaliknya, Valencia memiliki rekor ciamik di pertandingan kandang. Dari 21 laga kandang, mereka tercatat meraih kemenangan 15 kali dan imbang lima kali. Valencia hanya sekali saja mengalami kekalahan. 

Menariknya, kekalahan itu dialami di laga terakhir di kandang sendiri saat menjamu Eibar. Di laga itu, mereka kalah 0-1. Namun Los Che bangkit saat melakoni laga tandang dengan menghajar Huesca 6-2.  

Hanya, Valencia harus bekerja keras karena mengejar defisit gol. Paling tidak, tim asuhan Marcelino harus mengejar kemenangan 2-0 untuk menyingkirkan Arsenal sekaligus lolos ke final. 

Marcelino mempertahankan skema 4-4-2 dengan melakukan perubahan di sektor belakang. Bek Ezequiel Garay  yang tidak diturunkan saat melawan Huesca akan kembali menjadi starter. Dia akan bahu-membahu dengan Paulista di jantung pertahanan. Sedangkan posisi fullbacks tetap menjadi milik  Cristiano Piccini dan Jose Gaya. 

Mantan gelandang Arsenal, Francis Coquelin, kembali dimainkan setelah absen di laga pertama karena larangan bermain. Dirinya bermain di tengah bersama Dani Parejo. Sedangkan di sayap ada Goncalo Guedes dan Carlos Soler. 

Di lini depan, duet Santi Mina dan Rodrigo Moreno akan menjadi pilihan pertama. Mereka mendapat beban berat karena harus bisa mencetak minimal dua gol untuk membalikkan keadaan. 

Laurent Koscielny 

Arsenal kembali diperkuat kapten Laurent Koscielny yang absen saat melawan Brighton karena cedera. Koscielny kembali menempati posisi bek tengah menggantikan Nacho Monreal. Dengan skema 3-4-3, Koscielny akan berpartner dengan Shkodran Mustafi dan Sokratis. 

Pertarungan akan terjadi di sektor tengah. Arsenal mengandalkan kuartet Ashley Maitland-Niles, Matteo Guendouzi, Granit Xhaka dan Sead Kolasinac. Mereka akan bertarung dengan kuartet Valencia. 

Manajer Unai Emery akan menurunkan trisula lini depan, Henrikh Mkhitaryan, Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette. Mereka diharapkan bisa menyumbang gol tandang karena sangat berarti bagi Arsenal untuk mengamankan keunggulan di laga pertama. 

Valencia sebagai tuan rumah lebih diunggulkan meraih kemenangan. Bursa sendiri nge-voor Arsenal 1/2 (setengah). Ini berarti laga akan berjalan ketat karena Valencia diprediksi hanya bisa menang satu gol. 

Arsenal mungkin mengalami kekalahan tetapi tidak menghalangi langkah mereka ke final. Hanya tidak menutup kemungkinan Arsenal membalikkan keadaan. Mereka bisa mengulangi sukses saat menghadapi Napoli di laga kedua perempat final. 

Prakiraan Susunan Pemain

Valencia (4-4-2): Neto-Piccini, Gabriel, Garay, Gaya; Soler, Coquelin, Parejo, Guedes; Rodrigo, Mina

Arsenal (3-4-3): Cech-Mustafi, Sokratis, Koscielny; Maitland-Niles, Guendouzi, Xhaka, Kolasinac; Mkhitaryan, Lacazette, Aubameyang

Bursa

Valencia vs Arsenal 0:1/2 (tips Valencia) []

Baca juga: