UNTUK INDONESIA
Unai Emery Buka Suara Setelah Dipecat Arsenal
Manajer Unai Emery buka suara setelah dirinya dipecat oleh Arsenal. Dia berterima kasih diberi kepercayaan menangani Arsenal.
Manajer Unai Emery akhirnya buka suara setelah dirinya dipecat oleh Arsenal. Emery menyatakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan menangani Arsenal. Dia juga berterima kasih kepada fans yang mendukungnya. (Foto: standard.co.uk)

Jakarta - Manajer Unai Emery buka suara atas pemecatan yang dilakukan Arsenal. Menariknya, Emery mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan menangani Arsenal melalui laman resmi klub. 

Emery hanya 18 bulan menangani Arsenal sejak menggantikan manajer legendaris Arsene Wenger. Di tahun pertamanya di Emirates, mantan pelatih Paris Saint-Germain ini membawa Arsenal menjadi runner up Liga Europa. Di final, mereka dikalahkan rival satu Kota London, Chelsea. 

Melalui laman resmi klub, Emery mengucapkan terima kasih kepada fans yang tetap mendukungnya setelah diberhentikan Arsenal. Dalam surat terbukanya, Emery mengatakan, "Sebuah kehormatan bisa menjadi pelatih kepala Arsenal."

Saya ingin mengatakan kepada Anda bahwa saya sudah bekerja sepenuh hati dengan segala upaya dan komitmen

"Kepada seluruh fans, dari hati yang paling dalam saya mengucapkan terima kasih karena telah mendukung saya untuk memahami dan merasakan kebesaran dari Arsenal." Demikian surat eks pelatih Valencia ini. 

"Kepada semua yang telah mendukung kami dari berbagai sudut dunia, kepada Anda yang telah datang ke Emirates, kepada Anda yang bersedia menunggu di saat hujan dan hawa dingin hanya untuk menyalami saya usai pertandingan. Saya ingin mengatakan kepada Anda bahwa saya sudah bekerja sepenuh hati dengan segala upaya dan komitmen. Tidak ada yang saya harapkan lebih dari hasil yang lebih baik untuk Anda." 

Emery juga mengucapkan terima kasih kepada pemilik klub yang memberi kepercayaan dengan menunjuknya sebagai manajer tim. Begitu pula dia berterima kasih kepada jajaran direksi, eksekutif para staf dan asistennya. 

"Saya juga ingin mengirim pesan kepada semua staf di Arsenal. Mereka memperlakukan saya dengan baik. Saya mengucapkan terima kasih dengan sepenuh hati kepada direktur, eksekutif, staf, asisten dan volunter," katanya. 

"Secara khusus, saya ingin menyampaikannya kepada (mantan kepala eksekutif) Ivan Gazidis yang membawa saya ke klub, dan (pimpinan sepak bola) Raul Sanllehi, (direktur teknik) Edu, dan (direktur pelaksana) Vinai Venkatesham atas respek, kerjasama dan bantuannya," ujar pria asal Spanyol itu melanjutkan.

“Sampai menit terakhir, saya diperlakukan dengan hormat dan kejujuran. Dan tentu saja saya menucapkan terima kasih kepada keluarga Kroenke yang menaruh kepercayaan kepada saya." 

Emery mengakui menjalani masa yang mengesankan selama menangani The Gunners. Bahkan dia merasa beruntung bisa melatih pemain yang sangat profesional dan berkepribadian baik. 

"Mereka selalu merasa terhormat setiap kali mengenakan jersey. Mereka pantas mendapat support. Saya juga banyak belajar selama melatih di Inggris. Saya belajar bagaimana menghormati profesional dan sepak bola yang sesungguhnya. Saya berharap semoga sukses," ujarnya. 

Emery diberhentikan setelah Arsenal menelan kekalahan 1-2 dari Eintracht Frankfurt di Liga Europa. Namun sebelumnya Emery diberi kesempatan memenangkan enam pertandingan bila ingin bertahan di Arsenal. Kewajiban itu gagal dipenuhinya karena Arsenal ditahan Southampton 2-2 dan kemudian kalah dari Frankfurt.

Kekalahan itu memang tak mempengaruhi posisi Arsenal yang tetap berpeluang lolos ke 32 Besar. Hanya, langkah mereka baru bisa ditentukan di laga terakhir melawan Standard de Liege. 

Namun hasil tersebut menjadikan Arsenal tak pernah menang selama tujuh pertandingan terakhir di berbagai kompetisi untuk pertama kalinya sejak 1992. Mereka juga baru sekali menang di Liga Premier Inggris sejak September 2019. 

Posisi Emery untuk sementara digantikan Freddie Ljungberg, pelatih Arsenal U-23. Ljungberg merupakan salah satu bintang klub London utara itu di era 2000-an. 

Dia menghabiskan kariernya di Arsenal selama sembilan musim (1998-2007). Pemain asal Swedia ini membawa Arsenal dua kali juara Liga Premier dan tiga kali meraih Piala FA. Di pengujung karier, Ljungberg pernah bermain di India. []

Berita terkait
Arsenal Pecat Unai Emery di Black Friday
Arsenal memecat manajer Unai Emery di hari Jumat, 29 November 2019. Posisinya digantikan pelatih sementara Freddie Ljungberg.
Arsenal Vs Eintracht Frankfurt, Kalah Emery Terancam
Arsenal menunda langkah ke 32 Besar Liga Europa setelah kalah 1-2 dari Eintracht Frankfurt. Ini membuat manajer Unai Emery terancam pemecatan.
Arsenal Beri Kesempatan 6 Pertandingan kepada Emery
Manajer Arsenal Unai Emery diberi kesempatan sampai enam pertandingan ke depan. Bila gagal, dirinya bakal dipecat.
0
Nasib Warga Uighur Pasca Virus Corona Masuk Xinjiang
Virus corona baru yang awalnya terdeteksi di Wuhan mulai menyebar ke Xinjiang di China bagian barat.