UNTUK INDONESIA
Udinese Vs Juventus, Sarri Kecewa Scudetto Tertunda
Juventus gagal menggelar pesta Scudetto setelah kalah dari Udinese. Hasil mengecewakan pelatih Maurizio Sarri karena tim kalah di menit terakhir.
Juventus mengalami kekalahan 2-1 dari Udinese di pertandingan Serie A Italia di Dacia Arena, Jumat 24 Juli 2020 dini hari WIB. Kekalahan yang menunda Juve menggelar pesta juara. Tampak striker Juve Paulo Dybaya (tengah) dikepung pemain Udinese di laga itu. (Foto: juventus.com)

Jakarta - Juventus gagal menggelar pesta Scudetto. Dalam duel melawan Udinese di Dacia Arena, Jumat 24 Juli 2020 dini hari WIB, Juve dipaksa menyerah 2-1. Kekalahan yang membuat pelatih Maurizio Sarri kecewa karena mereka terpaksa menunda upaya meraih titel liga sekaligus memberi kesempatan 2 pesaingnya untuk mengejar poin La Vecchia Signora

Duel dari tim yang sama-sama berjuluk I Bianconeri memang berakhir mengecewakan bagi Juve. Apalagi mereka sudah unggul lebih dulu. Namun Udinese mampu mengejar ketinggalan dan bahkan membalikkan keadaan.

Ironisnya, gol kemenangan Udinese tercipta saat pertandingan segera selesai. Gol diciptakan Seko Fofana di menit 90+2 atau saat laga memasuki injury time

Situasi ingin menang menjadikan kami dalam situasi berbahaya. Dan setelah menit 90, kami kebobolan sehingga kalah

Hasil itu menjadikan Juve yang memiliki poin 80 tidak hanya gagal menggelar pesta tetapi kembali mendapat ancaman dari Atalanta dan Inter Milan. Pasalnya Atalanta yang menduduki peringkat 2 hanya tertinggal 6 poin. 

Laga melawan AC Milan, Sabtu, 25 Juli 2020 dini hari WIB menjadi penentuan bagi Atalanta. Bila kalah, maka La Dea sudah tak bisa mengejar Juve.

Demikian pula pertandingan Inter melawan tuan rumah Genoa, Minggu, 26 Juli 2020 dini hari WIB. Kekalahan dari Genoa menjadikan mimpi I Nerazzurri meraih Scudetto pupus sudah. 

Sebaliknya, kemenangan atas Juve telah mendongkrak posisi Udinese. Kini, La Zebrette naik ke peringkat 15 dengan poin 39. Mereka sudah unggul 7 poin dari Lecce yang menduduki posisi 18 atau tertinggi dari tim yang berada di zona degradasi. 

Pelatih Maurizio Sarri mengaku kecewa karena Juve kebobolan di menit terakhir sehingga gagal menjauh dari pesaingnya. Bila laga berakhir imbang, Juve memang tetap menunda pesta Scudetto. Namun mereka bisa meninggalkan 2 rivalnya.

"Kami bermain bagus di babak pertama, tetapi kemudian kemasukan sehingga skor imbang. Saat itu kami ingin menang, bagaimana pun caranya. Ini mengakibatkan kami kehilangan organisasi permainan," kata Sarri seperti dikutip laman klub. 

"Situasi ingin menang menjadikan kami dalam situasi berbahaya. Dan setelah menit 90, kami kebobolan sehingga kalah," ujar dia melanjutkan. 

Juve Awali Laga dengan Baik

Di laga tanpa penonton, Juve mengawalinya dengan baik. Mereka memberi tekanan melalui Cristiano Ronaldo. Namun upayanya bisa digagalkan kiper Juan Musso. 

Selanjutnya, striker Paulo Dybala mendapat peluang saat terjadi kemelut di depan gawang Udinese. Namun sepakan Dybala kembali dimentahkan Musso. 

Udinese vs JuventusBintang Juventus Cristiano Ronaldo dibayangi pemain Udinese di pertandingan Serie A Italia di Dacia Arena, Jumat 24 Juli 2020 dini hari WIB. Juve kalah 2-1 dari Udinese sehingga menunda menggelar pesta juara. (Foto: Twitter/@juventusfcen)

Kebuntuan serangan La Zebre dipecahkan bek Matthijs De Ligt menjelang akhir babak pertama. Tendangan pemain timnas Belanda ini dari luar kota penalti sukses menjebol gawang tuan rumah di menit 43. Skor 1-0 untuk Juve bertahan sampai berakhirnya 45 menit pertama. 

Di babak kedua, situasi berubah karena Udinese mulai bermain ofensif. Permainan terbuka tuan rumah pun memberi hasil positif. Pertandingan baru berjalan 7 menit, mereka menyamakan kedudukan melalui Ilija Nestrovski. 

Gol tercipta setelah Nestrovski menyambut umpan dari Ken Sema. Sundulannya menaklukkan kiper Wojciech Szczesny.

Dalam keadaan imbang, ke-2 tim silih berganti melakukan tekanan. Namun tidak ada gol tercipta sehingga pertandingan diperkirakan berakhir imbang. 

Baca juga: 

Rombak Skuat, Juventus Bakal Jual 6 Pemain

Sekali Lagi, Ronaldo Dipastikan Bertahan di Juventus

Kejutan terjadi saat Udinese berhasil unggul di menit terakhir. Pemain tuan rumah memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Juve. 

Berawal dari upaya Rodrigo Becao yang menyundul bola dan diterima Fofana. Gelandang kelahiran Prancis tetapi memilih membela timnas Pantai Gading ini berhasil menguasai bola. 

Dia sempat memperlihatkan aksi mengecoh pemain Juve sebelum melepaskan tendangan yang gagal diselamatkan Szczesny. Skor berubah menjadi 2-1 dan dipertahankan Udinese saat laga tersisa beberapa menit lagi sampai peluit akhir dibunyikan. [] 

Berita terkait
Udinese Vs Juventus, Penentuan Scudetto
Penentuan juara liga di pekan ke-35. Juventus bakal meraih Scudetto bila mengalahkan Udinese karena perolehan poinnya sudah tak bisa dikejar lagi.
Sarri Tetap di Juventus, Kontrak Dybala Dibereskan
Juventus dikabarkan akan memecat pelatih Maurizio Sarri meski memenangi Scudetto. Namun klub membantahnya. Juve juga akan perbarui kontrak Dybala.
Kalahkan Lazio, Ronaldo Dekatkan Juve Raih Scudetto
Juventus kembali ke trek juara setelah menang atas Lazio lewat 2 gol Cristiano Ronaldo. Hasil itu kian dekatkan Juve dengan Scudetto.
0
Udinese Vs Juventus, Sarri Kecewa Scudetto Tertunda
Juventus gagal menggelar pesta Scudetto setelah kalah dari Udinese. Hasil mengecewakan pelatih Maurizio Sarri karena tim kalah di menit terakhir.