UNTUK INDONESIA
Tjahjo Kumolo Tanggapi Wacana Penambahan Libur ASN
Menpan RB Tjahjo Kumolo tidak ingin ada penambahan libur ASN karena itu mempengaruhi pelayanan terhadap masyarakat.
Mendagri Tjahjo Kumolo (kedua kiri) tiba untuk menjenguk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2019. (Foto; Antara/Galih Pradipta)

Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menilai tidak perlu penambahan libur Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu demi mengoptimalkan pelayanan masyarakat.

"Kalau mau mengoptimalkan kinerja ASN melayani masyarakat, mempercepat perizinan, ya mbok jangan banyak-banyak liburnya gitu aja," kata Tjahjo Kumolo di Jakarta, Senin, 9 Desember 2019, seperti diberitakan Antara

Menurut Tjahjo, libur dua hari seminggu pada Sabtu dan Minggu untuk ASN dinilai sudah cukup. Tidak hanya itu, sebenarnya mereka juga mendapat libur pada momen-momen tertentu. 

Jangan banyak-banyak libur lah toh belum hari-hari besar banyak sekali di negara kita.

Menurut Tjahjo masih banyak pekerja profesi lainnya yang mendapatkan jauh lebih sedikit jam libur, dan pekerjaannya sampai menyita waktu 24 jam.

"Bagi kementerian kami, jangan banyak-banyak libur lah toh belum hari-hari besar banyak sekali di negara kita, belum lagi cuti hamil," ucap dia.

Sementara, wacana penambahan waktu libur berbeda dengan rencana para ASN memiliki fleksibilitas waktu dan tempat kerja, seperti bekerja dari rumah.

Para ASN tetap bekerja lima hari kerja, tetapi lokasinya lebih fleksibel dan tidak semua pegawai yang bisa bekerja dengan metode seperti itu, aparatur yang bertugas operasional melayani publik tetap bekerja di kantor pelayanan.

"Bekerja dari rumah, itu kan tidak semua tugas-tugas, yang harus diambil keputusan cepat dan itu baru akan diwacanakan akan dimulai oleh Bappenas," ujar Tjahjo Kumolo. []

 Baca juga: 

Berita terkait
Jokowi Panggil Menpan-RB Soal Perbaikan Sistem CPNS
Menpan-RB Tjahjo Kumolo mendapat mandat dari Presiden Jokowi memperbaiki sistem rekrutmen CPNS.
KemenPAN-RB Jamin Perampingan Tidak Merugikan ASN
KemenPAN-RB sudah melakukan perampingan ASN. Upaya reformasi birokrasi ini tidak akan merugikan ASN dari segi pendapatan
ASN Kerja di Rumah Perlu Dikaji Indisipliner Pecat
Usulan ASN kerja dari rumah yang dimunculkan Kementerian Perencanaan Pembangunan (PPN)/Bappenas, perlu kajian indisipliner pecat.
0
Akibat Penunggu Pasien Tak Jujur di RSUP Sardjito
Akibat penunggu pasien di RSUP Sardjito Yogyakarta tidak jujur, akibatnya 53 tenaga medis harus menjalani tes swab.