Tjahjo Kumolo Sesalkan Ada ASN Terlibat Vaksin Ilegal

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menyesalkan ada ASN yang terlibat dalam kasus jual beli Covid-19.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. (Foto: Tagar/ Instagram @tjahjo_kumolo)

Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menyesalkan ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat penjualan vaksin Covid-19 secara ilegal di Sumatera Utara.

Tjahjo Kumolo mengatakan oknum ASN yang terlibat tersebut harus diberikan hukuman atas tindakanya.

"PNS tersebut harus mendapatkan hukuman yang setimpal jika terbukti bersalah. Mereka saya usulkan dipecat," kata Tjahjo, dikutip dari keterangan tertulis pada Sabtu, 22 Mei 2021.

Dengan adanya sanksi dan hukuman yang setimpal kepada pegawai negeri sipil (PNS) tersebut dapat memberikan efek jera sehingga tidak terjadi lagi insiden serupa ke depannya.

Dia juga mengimbau kepada ASN agar bertindak dan berperilaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan tidak hanya mencari keuntungan pribadi di tengah situasi pandemi.

"Vaksinasi Covid-19 adalah program nasional yang harus kita dukung. ASN harus menjadi contoh bukan bersikap sebaliknya," ucap Tjahjo.


Tiga oknum PNS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh aparat kepolisian.


Berdasarkan Undang-undang (UU) No. 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, PNS yang melakukan tindak pidana dan terbukti bersalah dapat diberhentikan dengan hormat.

Selama menunggu proses pembuktian dan hukum selesai, PNS yang dimaksud dapat diberhentikan sementara dari tugasnya.

Menanggapi hal ini, Kementerian PAN-RB akan segera berkirim surat kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) PNS yang terkait untuk memproses pemberhentian sementara PNS.

Sebelumnya, Polda Sumut mengungkap dua oknum dokter dan ASN di Dinas Kesehatan mengantongi Rp 238 juta dalam penjualan vaksin ilegal. Jumlah uang tersebut diduga hasil suap.

Kasus ini bermula dari informasi yang diterima penyidik bahwa ada jual beli vaksin Covid-19 di masyarakat. Kemudian ditemukan salah satu tersangka tengah melakukan vaksinasi di Kompleks Perumahan Jati Residence, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Medan Perjuangan. [] 

Berita terkait
Tjahjo Kumolo Tidak Ingin ASN Mengubah Pancasila
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) pancasilais.
Awas, Tjahjo Kumolo Luncurkan Aplikasi ASN No Radikal
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahjo Kumolo mengumumkan peluncuran Aplikasi ASN No Radikal.
Blunder Tjahjo Kumolo Bagikan Link Film Bajakan
MenPAN RB Tjahjo Kumolo, melakukan blunder besar saat perayaan HUT ke-75 RI dengan membagikan link ilegal film Indonesia bertema perjuangan.
0
UU Baru Vatikan Kriminalisasi Pelaku Pelecehan Seksual
Vatikan revisi UU yang perberat hukuman dan kriminalisasi bagi pelaku pelecehan seksual oleh pastor dan kaum awam