UNTUK INDONESIA
Tito Karnavian, Enam Arahan untuk Ridwan Kamil
Mendagri Tito Karnavian menyampaikan 6 arahan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, langkah-langkah mencegah penyebaran virus corona Covid-19.
Tito Karnavian dan Ridwan Kamil dalam rapat koordinasi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan Menteri Dalam Negeri dalam Penanganan Covid-19 di Gedung Sate, Bandung, Rabu, 18 Maret 2020. (Foto: Tagar/Fitri Rachmawati)

Bandung - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan arahan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam menangani virus corona Covid-19 (Corona Virus Disease 2019). Arahan disampaikan dalam rapat koordinasi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan Menteri Dalam Negeri dalam Penanganan Covid-19 di Gedung Sate, Bandung, Rabu, 18 Maret 2020.

Berikut arahan Tito Karnavian kepada Ridwan Kamil selengkapnya.

1. Lebih masif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memperkuat imunitas, daya tahan tubuh, karena Covid-19 tak akan menginfeksi seseorang yang daya tahan tubuhnya kuat. Terutama, edukasi untuk kelompok yang berisiko tinggi terpapar, seperti lanjut usia dan anak-anak.

“Harus diwaspdai yang berisiko tinggi seperti lansia. Mereka biasanya kurang berolahraga, secara otomatis kekebalan tubuhnya pasti menurun. Orang yang memiliki riwayat pernapasan pun memiliki risiko terpapar Covid-19,” tutur Tito.

2. Mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kebersihan, bersih-bersih rumah dan lingkungan sekitar menggunakan disinfektan dan bahan tertentu yang bisa mematikan Covid-19. Terutama di area publik atau tempat yang sering dikunjungi masyarakat, yang berisiko terinfeksi Covid-19 melalui benda yang ditempeli virus tersebut.

“Dua hal yang harus masif. Bagaimana dapat mencegah penyebarannya, terutama untuk tempat yang berisiko, melalui edukasi dan meningkatkan kebersihan," kata Tito.

3. Terapkan kebijakan social distancing atau jaga jarak minimal selama 14 hari. Sebisa mungkin menjauhi kegiatan berkerumun yang dapat meningkatkan risiko terinfeksi Covid-19. 

4. Untuk para pegawai negeri atau aparatus sipil negara (ASN) bisa mulai bekerja dari rumah sebagaimana imbauan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang membolehkan ASN bekerja di rumah, kecuali ASN yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk pelayanan publik tak bisa ditinggalkan, termasuk ASN yang memastikan barang tetap ada,” ujar Tito.

5. Membuat kebijakan atau protokol sistem transportasi publik yang merupakan tempat paling berisiko penularan Covid-19. Protokol untuk transportasi publik ini harus segera dibuat.

“Transportasi publik harus ada sistem protokolnya, karena tempat-tempat ini berisiko tinggi penularan Covid-19, harus buat kebijakan-kebijakan,” ujar Tito.

6. Segera membentuk semacam organisasi manajemen yang ada pembagian tugas menangani Covid-19 secara jelas. Siapa pemimpinnya, ada tempatnya. Ada tim untuk melaksanakan edukasi, kampanye kepada masyarakat, tim pencegahan, tim penyemprot disinfektan untuk tempat-tempat umum. Dan harus ada juga tim yang melakukan deteksi, pelacakan dan pengawasan atau tracking surveillance terutama untuk melihat kontak-kontak yang pernah bertemu dengan mereka yang terpapar.

“Dan ada tim khusus yang merawat pasien terpapar dan seterusnya. Ini memerlukan langkah-langkah tepat dan segera,” ujar Tito.

Tito Karnavian menjelaskan kenapa ke Bandung begitu penting dan harus, karena 19 pasien positif corona meninggal di Jakarta. Bandung, Jawa Barat, dekat dengan Jakarta. Di Bandung ternyata juga ada warga terpapaar Covid-19. Jawa Barat adalah provinsi dengan penduduk terbesar di Indonesia.

“Sehingga sangat penting mengetahui langkah-langkah yang sudah dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam menangani Covid-19 ini,” ujar Tito.

Ia menjelaskan virus corona Covid-19 memiliki karakter cepat menyebar. “Perlu langkah cepat membendung penularannya.” []

Baca juga:

Berita terkait
Bagaimana Hasil Tes Corona Tito Karnavian dan Istri?
Mendagri Tito Karnavian menjalani tes virus corona atau Covid-19 bersama isrinya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
2 WNI Kena Corona, Tito Karnavian Ajak Berolahraga
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta masyarakat berolahraga dan tidak panik dalam menghadapi wabah Covid-19 atau virus corona.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Cek Covid-19
Setelah Menhub Budi Karya positif corona, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil lakukan tes Covid-19 karena dia pernah berdekatan dengan Menhub
0
Data Bansos Dampak Covid-19 Kemensos di Bantul Kacau
Lurah di Bantul, Yogyakarta, dipusingkan data penerima bansos dampak Covid-19 dari Kemensos.