UNTUK INDONESIA
Ter Stegen Vs Neuer, Rebutan Kiper No 1 Jerman
Kiper Marc-Andre ter Stegen dan Manuel Neuer berebut menjadi kiper nomor satu tim nasional Jerman. Meski bersaing, hubungan mereka tetap baik.
Kiper Marc-Andre ter Stegen dan Manuel Neuer berebut menjadi kiper nomor satu tim nasional Jerman. Meski bersaing, Ter Stegen memastikan hubungan mereka tetap baik dan tidak membawa perpecahan di timnas. (Foto: thenational.ae)

Jakarta - Persaingan memperebutkan posisi kiper pertama tim nasional Jerman dikhawatirkan memunculkan permusuhan atau setidaknya perang dingin antara kiper Marc-Andre ter Stegen dan Manuel Neuer. Meski berebut menjadi pilihan pertama, namun Ter Stegen memastikan tidak ada masalah hubungan personal dengan kiper Bayern Munich ini. 

Ter Stegen sempat membuat internal Jerman bergejolak saat terang-terangan mengaku bosan hanya menjadi kiper kedua. Penjaga gawang Barcelona ini merasa frustrasi karena jarang dimainkan selama kualifikasi EURO 2020.

Pelatih Joachim Loew lebih mengandalkan Neuer. Selain lebih berpengalaman, Neuer juga merupakan kapten Die Mannschaft. Ini yang menjadikan Ter Stegen sulit menggeser Neuer yang turut membawa Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014 itu. Apalagi kiper berusia 32 ini masih menunjukkan konsistensinya selama berdiri di bawah mistar.

Setiap pemain tentu ingin bermain, apa pun posisinya. Itu tidak hanya untuk kiper. Yang penting, target kami adalah meraih sukses di EURO 2020

Pernyataan Ter Stegen segera memicu perdebatan dan ketegangan. Bahkan para petinggi sepak bola Jerman turut memanaskan perdebatan siapa yang pantas menjadi kiper nomor satu. Direktur Bayern Uli Hoeness menyatakan klub akan memboikot timnas bila Neuer tidak menjadi kiper pertama Jerman. Pemain Bayern tidak akan diizinkan bergabung dengan timnas bila Ter Stegen menjadi kiper pertama.

Rencana boikot Hoeness dikritik direktur DFB Oliver Bierhoff. Mantan striker timnas ini tegaskan Loew memberi kesempatan sama kepada setiap pemain. Dia hanya menurunkan pemain yang berada dalam kondisi terbaik. Bila Ter Stegen dalam kondisi terbaik, kiper berusia 27 itu yang akan dimainkan.

Sementara mantan kiper timnas Oliver Kahn menyatakan dukungannya kepada Ter Stegen. Menurut Kahn yang pernah menjadi pilar Bayern dan Jerman, saat ini Ter Stegen yang pantas sebagai kiper pertama. 

Kahn sendiri pernah dihadapkan kasus sama saat kiper Jens Lehmann mengungkapkan kekecewaannya hanya menjadi pelapis Kahn. Bahkan Lehmann yang saat itu bermain di Arsenal menyatakan dirinya lebih baik ketimbang Kahn. 

Saat itu Kahn hanya berucap, performa di lapangan dan kondisi masing-masing pemain yang menentukan siapa yang pantas menjadi kiper pertama Jerman. Meski demikian, dirinya sempat kecewa karena pelatih Jerman saat itu, Juergen Klinsmann, memilih Lehmann. 

Keduanya sempat terlibat perang dingin. Namun permusuhan diam-diam itu langsung berakhir saat Kahn terlibat dalam diskusi serius dengan Lehmann menjelang adu penalti melawan Argentina di perempat final Piala Dunia 2006. Kahn memberi banyak masukan yang diterima Lehmann. Dan Lehmann mengakui masukan dari rekannya yang membawa Jerman memenangi adu penalti. 

Menepis Dugaan Permusuhan

Hanya Ter Stegen kemudian menepis dugaan dirinya terlibat permusuhan dengan Neuer seperti Kahn dan Lehmann. Dia tegaskan hubungannya dengan Neuer tetap baik-baik saja. Mereka tidak terlibat permusuhan hanya gara-gara siapa yang menjadi kiper utama. 

"Semua mendapat kesempatan yang sama. Itu memang benar. Saya juga punya kesempatan (menjadi kiper pertama)," kata Ter Stegen. 

"Tidak ada perselisihan gara-gara itu. Kami masih sering berbicara seperti sebelumnya. Kami pun tetap menjalin hubungan dengan baik. Ini hanya persaingan di olahraga," ujarnya. 

Menurut Ter Stegen dirinya tetap akan menunjukkan performa terbaik. Namun keputusan siapa yang menjadi kiper sepenuhnya di tangan Loew. 

"Saya tentu ingin melakukan segala upaya untuk menjadi nomor satu. Itu target saya dan tidak ada hubungannya dengan orang lain. Namun pelatih yang membuat keputusan. Saya sendiri? Tentu harus menunjukkan performa terbaik baik di klub maupun timnas," ujarnya menegaskan. 

"Setiap pemain tentu ingin bermain, apa pun posisinya. Itu tidak hanya untuk kiper. Yang penting, target kami adalah meraih sukses di EURO 2020," kata dia lagi.

Jerman sendiri akan menjalani laga uji coba melawan Argentina di Signal-Iduna-Park, Dortmund, Kamis 10 Oktober 2019 dini hari WIB. Laga ini sebagai pemanasan sebelum menghadapi tuan rumah Estonia di kualifikasi EURO 2020 di A Le Coq Arena, Senin 14 Oktober 2019 dini hari WIB. 

Saat ini, Jerman menduduki puncak klasemen Grup C dengan poin 12. Sama dengan Irlandia Utara yang menduduki peringkat dua. Keduanya sudah lima kali menjalani pertandingan kualifikasi. Sedangkan Belanda yang baru menyelesaikan empat pertandingan berada di peringkat tiga dengan poin sembilan. []

Berita terkait
Sukses Ganda Jerman Saat Kalahkan Irlandia Utara
Jerman meraih sukses ganda. Mereka bangkit dan merebut posisi puncak klasemen Grup C setelah mengalahkan Irlandia di kualifikasi EURO 2020.
Jerman Harus Menang Lawan Irlandia Utara
Jerman harus meraih kemenangan saat menghadapi Irlandia Utara dalam lanjutan kualifikasi EURO 2020, Selasa 10 September 2019.
Penderitaan Barcelona, Penyelamatan Ter Stegen
Barcelona menderita saat melawan Borussia Dortmund di Liga Champions. Beruntung kiper Marc-Andre ter Stegen gagalkan penalti dan laga imbang 0-0.
0
Wisata Bali Dihantam Pasal Zina dan Kriminalitas
Sebagai tujuan utama wisatawan dunia kini Bali menghadapi ketakutan yaitu kriminalitas dan kejahatan seksual yang bisa membuat wisata Bali terpuruk