Tanda-tanda Flu Biasa VS Flu Virus Corona

Virus corona menyerang sistem pernapasan manusia. Tanda-tandanya mirip flu biasa. Lantas, apa perbedaannya?
Ilustrasi batuk dan bersin di tengah wabah Corona. (Foto: express.co.uk/GETTY)

Jakarta - Virus corona atau Covid-19 menyerang sistem pernapasan manusia. Gejalanya mirip dengan flu biasa. Namun, ada sejumlah perbedaan antara flu biasa dengan flu sebagai awal tanda-tanda terpapar corona.

Berikut perbedaan gejala flu biasa dengan flu sebagaitanda-tanda infeksi virus corona:

Flu biasa

Flu biasa berasal dari virus jenis rhinovirus. Penyebarannya terjadi ketika manusia berbicara, batuk, atau bersin, sehingga menerbangkan lendir dan tetesan air liur ke udara ke manusia lainnya.

Umumnya flu biasa menimbulkan keluhan pada hidung dan tenggorokan. Karena dua organ tubuh saluran pernapasan atas itu yang diserang oleh virus penyebab flu biasa.

Penggunaan bahan alami untuk mengobati batuk tidak memiliki efek samping dan mampu menghilangkan batuk dengan cepat.Ilustrasi batuk akibat sakit flu. (Foto: Istimewa)

Sejumlah gejala muncul rata-rata 1-3 hari setelah terpapar manusia yang mengalami sakit flu biasa. Usia yang paling rentang terpapar flu biasa adalah anak-anak usia di bawah satu tahun lantaran belum memiliki imunitas yang kuat.

Adapun gejala dari flu biasa adalah sebagai berikut:

  • Hidung tersumbat dan berair
  • Bersin-bersin
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala ringan
  • Bisa mengalami demam

Flu tanda corona

Virus corona atau Covid-19 serupa dengan virus jenis rhinovirus yaitu menyerang sistem sauran pernapasan. Sebab itu, manusia yang terpapar Covid-19 mengalami gejala yang mirip dengan flu biasa.

Namun, dari semua gejala yang disebabkan rhinovirus, infeksi virus corona paling mematikan. Virus yang telah menjadi pandemi ini tak pilih-pilih inang, menyerang semua umur dari orang tua, ibu hamil, dewasa, remaja, hingga anak-anak.

DropletIlustrasi droplet. (Foto: /Pixabay)

Mereka yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid seperti diabetes, asma, penyakit jantung, hipertensi dan penyakit paru-paru rentan terinfeksi virus ini. Komorbid juga dalam banyak kasus positif corona memperparah keadaan pasien.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus corona menyebar lewat droplet atau percikan air liur dari manusia yang sakit saat batuk dan bersin. Ketika berada dengan manusia yang terinfeksi virus corona dalam jarak 1 meter, droplet juga dapat terjadi.

Gejala virus corona biasanya muncul 4-10 hari sejak terpapar dari droplet manusia. Ada sejumlah tanda-tanda yang ditimbulkan Covid-19, tetapi yang paling utama ada tiga, yaitu batuk, sesak napas, dan demam tinggi.

Sementara gejala lainnya yang kadang tidak selalu dialami manusia yang terpapar virus corona adalah:

  • Kehilangan kemampuan indera penciuman atau anosmia
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Pilek
  • Nyeri otot
  • Diare
  • Mual
  • Muntah.
Berita terkait
Erick Thohir Jual Obat Avigan Rp 20 Ribu, Apa Manfaatnya?
Manfaat lengkap obat Avigan yang akan dijual Menteri BUMN Erick Thorir seharga Rp 20 ribu.
Madu dan Daun Timi, Obat Batuk Alami dari Sudut Dapur
Selain menyempurnakan masakan, rempah dan bumbu yang tersedia di dapur memiliki khasiat sebagai obat batuk alami, seperti daun timi dan madu.
Cuaca Ekstrem, 4 Cara Ampuh Terhindar dari Penyakit
Ada cara ampuh menghindari penyakit ketika kerap datang cuaca ekstrem yang tak menentu.
0
Kimia Farma Impor Vaksin Shinoparm 7,5 Juta Dosis
Kimia Farma sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan produsen vaksin Shinoparm untuk impor 7,5 juta vaksin program gotong royong.