UNTUK INDONESIA
Syarat Dapatkan Dana Bergulir UMKM di Jawa Timur
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatan Jatim mendapatkan alokasi Rp 100 miliar untuk 12 koperasi yang membawahi ribuan UMKM.
Mendag Agus Rahmanto didampingi Wagub Jawa Timur Emil Dardak saat melakukan sidak harga sembako di Pasar Wonokromo Surabaya, Jumat 31 Januari 2020. (Foto: Tagar/Haris D Susanto)

Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapatkan dana bergulir Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendapat kucuran sebesar Rp 86,7 miliar. Untuk sementara dana bergulir untuk 12 koperasi.

Kucuran dana bergulir itu instruksi Presiden RI Joko Widodo agar Lembaga Pengelola Dana Bergulir Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana untuk koperasi sebesar Rp 1 triliun.

Saya selalu berpesan jangan digas dan rem blong.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan dana bergulir ini diharapkan dapat memulihkan ekonomi saat pandemi Covid-19. Meski saat ini kondisi pandemi Covid-19 belum aman, ekonomi tetap harus dipulihkan.

"Saya ingin sampaikan bahwa kita ini belum aman. Tapi ekonomi juga harus digerakkan. Makanya pesan pak presiden itu kan gas dan rem harus harus imbang," ujar Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Kamis, 23 Juli 2020.

Baca juga:

Mantan Menteri Sosial ini menjelaskan koperasi dan UMKM adalah motor penggerak ekonomi. Meskipun pandemi belum berakhir.

"Saya selalu berpesan jangan digas dan rem blong," tuturnya.

Sementara Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengaku beberapa dinas belum semuanya mengucurkan dana bergulir, karena ini masih berproses.

"Kami juga melihat celah ruang untuk produsen atau pelaku usaha ini bisa tidak mendapatkan income," katanya.

Emil menyebut dana bergulir alokasinya sekitar Rp100 miliar yang tersebar di beberapa dinas, termasuk Dinas Koperasi dan UMKM. "Ini disalurkan melalui lembaga yakni Bank Jatim dan Bank UMKM Jatim," ujarnya.

Untuk mendapatkan dana bergulir bisa mendatangi bank dan dinas terkait dengan jemput bola. Nantinya dinas membina kemudian menjemput bola.

"Tentunya sejalan dengan program pemulihan ekonomi nasional. Di mana, juga ada KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang disalurkan oleh pusat," tuturnya.

Kepala Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Mas Purnomo Hadi menjelaskan, untuk 12 koperasi mendapatkan dana bergulir berkasnya sudah diverifikasi oleh lembaga di bawah Kementerian Koperasi dan UKM tersebut. Sebanyak 12 koperasi itu membawahi sekitar ribuan UMKM seluruh Jatim. Sedangkan pembagiannya tiap koperasi beragam dan tidak sama.

"Yang jelas saya selalu berangsur-angsur untuk mengajukan koperasi, anggota saya termasuk yang hadir disini ada sepuluh (dari 12 koperasi). Ini yang proposalnya sudah berangkat ke LPDB," ujarnya.

Kucuran dana bergulir ini tidak dapat dipastikan keberlangsungan berapa gelombang. Namun kucuran tidak untuk 12 koperasi itu saja. Mengingat ada tahap berikutnya yang proposal persyaratannya juga telah masuk ke LPDB-KUMKM.

"Selanjutnya sudah kami ajukan untuk tahap berikutnya," kata dia.

LPDB-KUMKM memang memberikan syarat kepada koperasi agar bisa mendapat dana bantuan ini. Diantaranya, laporan keuangan yang harus sehat. Persyaratan lainnya mengharuskan penataan administrasi yang rapi. Selain itu, pengurusnya harus aktif dan anggotanya harus memiliki UMKM.

"Saya tidak bisa menyebutkan satu per satu. Namun itu harus mereka ada penilaian kesehatan keuangannya. Kemudian laporannya harus oleh akuntan publik," ucapnya. []

Berita terkait
Target Operasi Patuh Semeru 2020 Polda Jawa Timur
Polda Jawa Timur mengerahkan sebanyak 3.073 personel untuk pelaksanaan Opera Patuh Semeru yang dimulai tanggal 23 Juli sampai 5 Agustus.
Keluh PTS di Jawa Timur Dianaktirikan Pemerintah
APTISI Jawa Timur menyebut pemerintah masih lebih condong ke PTN dibandingkan PTS. Jumlah beasiswa disalurkan untuk PTS lebih kecil dibanding PTN.
Target Kapolda Hijaukan Jawa Timur dalam Satu Bulan
Kapolda Jatim terus melakukan evaluasi penanganan Covid-19 agar jumlah daerah berubah menjadi zona hijau terus bertambah dan kasus bisa ditekan.
0
Polres Sukoharjo: Wanita Terbakar di Mobil Kasus Pembunuhan
Polres Sukoharjo berkesimpulan wanita tewas di mobil yang terbakar merupakan korban pembunuhan. Hasil autopsi menguatkan hal itu.