Susi Pudjiastuti, Setelah Namanya Disebut Edhy Prabowo

Edhy Prabowo mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dalam sidang korupsi, menyebut nama Susi Pudjiastuti berkaitan kebijakan ekspor benih lobster.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Foto: Tagar/Instagram @susipudjiastuti)

Jakarta - Edhy Prabowo mantan Menteri Kelautan dan Perikanan yang kemudian menjadi terdakwa kasus suap ekspor benih lobster, menyebut nama Susi Pudjiastuti mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Rabu, 17 Maret 2021, sidang dilaksanakan secara virtual. Sehari kemudian, Kamis, 18 Maret 2021, Susi Pudjiastuti mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi di kawasan Rasuna Said Jakarta Selatan.

Ali Fikri, Pelaksana Tugas Juru bicara Penindakan KPK mengatakan kepada wartawan, Kamis, tentang kedatangan Susi tersebut, namun ia tidak mengatakan apakah kedatangan Susi berkaitan dengan ucapan Edy Prabowo dalam persidangan yang menyebut namanya. Ali Fikri mengatakan Susi datang berkaitan acara televisi di mana Ketua KPK Firli Bahuri juga menjadi narasumber.

Edhy menyebut nama Susi berkaitan kebijakan ekspor benur dalam sidang kasus dugaan suap ekspor benih lobster dengan terdakwa Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama, Suharjito. Edhy mengatakan, "Pada saat saya Ketua Komisi IV, saya sebagai mitra KKP, Ibu Susi. Banyak masukan masyarakat di pesisir selatan Jawa, kemudian daerah Lombok, Bali, dan Indonesia timur, Sulawesi. Dan, mereka merasa kehilangan pekerjaan dengan dilaksanakannya Permen KP No 56/2016."

Berdasarkan pengetahuannya itu, kata Edhy, ketika ia dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan pada tahun 2019, ia memikirkan lahan pencarian nafkah masyarakat pembudi daya lobster. Ia juga mengatakan tidak begitu saja membuat kebijakan ekspor benih lobster, sebelumnya sudah mempelajari kajian para ahli.


Susi dan EdhyMantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (kanan). (Foto: Kolase)


Edhy Prabowo lahir di Muara Enim, Sumatera Selatan, 24 Desember 1972, politikus Partai Gerakan Indonesia Raya. Ia menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sejak 23 Oktober 2019 hingga pengunduran dirinya pada 25 November 2020 setelah ditangkap KPK karena kasus dugaan korupsi.

Susi Pudjiastuti lahir di Pangandaran, 15 Januari 1965, Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Jokowi periode 2014-2019. Ia juga pengusaha pemilik dan Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat.


Berita terkait
Edhy Prabowo Nyatakan Siap Dihukum Mati
Edhy Prabowo mengaku siap dihukum mati jika terbukti bersalah dalam persidangan.
KPK Tanggapi Ucapan Edhy Prabowo Siap Dihukum Mati
KPK menanggapi soal tersangka Edhy Prabowo yang siap dihukum mati jika terbukti bersalah dalam kasus dugaan suap perizinan ekspor benih lobster.
Kasus Edhy Prabowo, KPK Periksa Saksi dari Pihak Swasta
KPK memeriksa Hebrin Yanke sebagai saksi dari pihak swasta dalam kasus dugaan suap perizinan ekspor benur yang menyeret Edhy Prabowo.
0
Politikus PDIP Jagokan Andika Perkasa Jadi Panglima TNI
Politisi PDIP Effendi Simbolon menjagokan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI mengantikan Hadi Tjahjanto.