UNTUK INDONESIA
Strategi Pemkot Tangsel Putus Penyebaran Covid-19
Pemerintah Kota Tangsel telah memiliki strategi tersendiri untuk menangani penyebaran Covid-19. Apa strateginya?
Benyamin Davnie Wakil Wali Kota Tangsel saat mengunjungi lokasi paparan radiasi dari benda radioaktif (Foto: Tagar/Alfi Dinilhaq)

Tangerang Selatan - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel telah memiliki strategi tersendiri untuk menangani penyebaran Covid-19. 

"Kita mengimbangi penerapan PSBB total di Jakarta, antara lain memperketat perbatasan, gugus tugas perbatasan dengan DKI Jakarta, Depok dan Kabupaten Tangerang yang angkanya cukup lumayan (tinggi)," ucap Benyamin, Senin, 14 September 2020.

Sekarang sedang kita cermati, antara lain melalui operasi bersama antara Satpol PP dan lainnya untuk penggunaan masker.

Benyamin mengatakan, memaksimalkan keaktifan Satuan Gugus Tugas hingga tingkat Kelurahan, RT, dan RW untuk mengawasi mobilitas warganya.

Tugas mereka antara lain memantau mobilitas orang dari dan ke luar wilayah mereka. Jika ada satu atau dua hari ada warga yang tidak terlihat, segera dicari tahu.

"Kalau dia ada sakit hubungi puskesmas. Pada saat bersamaan puskesmas sudah kita siagakan 24 jam," ucapnya.

Menurut dia, sebab peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi beberapa waktu belakangan ini disebabkan oleh adanya kasus lintas wilayah atau imported case.

"Sekarang sedang kita cermati, antara lain melalui operasi bersama antara Satpol PP dan lainnya untuk penggunaan masker. Kita sudah lakukan di pasar, dan di pusat keramaian lainnya. Dinas Perhubungan juga sudah turun untuk mengingatkan kembali masyarakat dalam menggunakan masker," katanya.

Selain itu, Benyamin juga melibatkan para ulama, agamawan dan tokoh masyarakat untuk mengimbau di lingkungan agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

"Di samping itu kita juga akan bahas dalam forum komunikasi pimpinan daerah. Dipimpin langsung Ibu Wali Kota, seperti apa sanksi atau penegasan penegakan protokol kesehatan di masyarakat," ujar dia.

Menurut Benyamin, kunci utama dalam keberhasilan memberantas Covid-19 adalah pengawasan. Untuk itu, kata dia, akan mengaktifkan sistem patroli warga atau yang jiasa disebut dengan siskamling.

"Pada beberapa gugus tugas ada pembagian, siang hari giliran anak muda untuk berkeliling, untuk malam hari anak muda didampingi orang tua. Di situ gabungan antara lain karang taruna, ada Pramuka dan juga personel gugus tugas yang ada saat ini," ucapnya.[]

Berita terkait
Pulihkan Ekonomi 50 M, Pengamat: Pemkot Tangsel Gagap
Pengamat Kebijakan Publik menilai anggaran pemulihan ekonomi di Tangsel sebesar Rp 50 miliar tidak terlihat kemana saja pendistribusiannya.
Pemkot Tangsel Siapkan Rp 50 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi
Pemkot Tangsel telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk pemulihan ekonomi yang disebabkan Covid-19.
Pemkot Tangsel Kembali Terapkan WFH untuk Pegawai
Pemkot Tangsel kembali menerapkan sistem kerja di rumah (Work From Home) utnuk mencegah penyebaran dari Covid-19.
0
Strategi Pemkot Tangsel Putus Penyebaran Covid-19
Pemerintah Kota Tangsel telah memiliki strategi tersendiri untuk menangani penyebaran Covid-19. Apa strateginya?