UNTUK INDONESIA
Sosok Bagong Menurut Versi Dalang Yogyakarta Ki Seno Nugroho
Dalang kondang Yogyakarta, Ki Seno Nugroho merintis karir sejak usia 15 tahun. Cerita khas Ki Seno yang diminati warga adalah sosok Bagong. Kenapa?
Salah satu tokoh punakawan dalam cerita pewayangan, Bagong. (Foto: wikipedia)

Bantul – Dalang kondang Yogyakarta, Ki Seno Nugroho tutup usia di hari neptu-nya, Selasa Pon, 3 November 2020. Merintis karir sebagai dalang sejak berusia 15 tahun, Ki Seno memiliki cerita khas ketika pentas pewayangan. Salah satu cerita khas dari Ki Seno Nugroho yaitu cerita tentang tokoh terkenal dalam pewayangan, yaitu cerita tentang Bagong.

Ki Seno menggambarkan sosok Bagong dalam ceritanya yaitu dengan versi Bagong yang cerdas. Hal ini tentu saja berbeda dengan beberapa dalang yang lain yang selalu mengesankan bahwa Bagong adalah sosok yang bodoh asal lucu.

Baca Juga:

Seorang seniman Den Baguse Ngarso, mengatakan, Ki Seno memiliki kreativitas untuk melakukan lompatan yang besar, yaitu salah satunya dengan penggambaran sosok Bagong dengan versinya. “Pengemar selalu mengelu-elukan Bangong versi Ki Seno ini, menurut saya Seno ini nekat gali benar. Karena menurut saya sosok Bagong yang cerdas versi Seno ini akurat,” jelas Den Baguse Ngarso saat ditemui di rumah duka, Rabu, 4 November 2020.

Kelebihan lain dari Ki Seno Nugroho yang dijelaskan oleh Den Baguse Ngarso yaitu mengenai dramatik yang dikemas oleh Ki Seno ketika pertunjukan seni wayang kulit. Keahilanan pengemasan tontonan ala Ki Seno ini membuat tutunannya yang disampaikan dapat diterima oleh penonton.

Pemakaman Ki Seno Nugrohokeluarga dalang Ki Seno Nugroho saat melakukan tabur bunga di atas pemakaman. (Foto: Tagar/Faya Lusaka Aulia)

Senada dengan Den Baguse Ngarso. Gunawan Widagdo selaku manajer Ki Seno Nugoroho, mengungkapkan, ada keunikan dari penampilan wayang kulit dari Ki Seno Nugroho. Setiap penampilan wayang kulit Ki Seno pasti menggabungkan dua gagrak yang ada sehingga mudah diterima oleh masyarakat.

Pengemar selalu mengelu-elukan Bangong versi Ki Seno ini, menurut saya Seno ini nekat gali benar. Karena menurut saya sosok Bagong yang cerdas versi Seno ini akurat.

“Ketika pentas wayang kulit pasti ada Gagrak Solo dan untuk wiringannya Yogyakarta, kemudian untuk sarimbitnya improvisasi tanpa meninggalkan pakem-pakem pewayangan yang sudah ada,” katanya.

Menurut dia, tema Bagong versi Ki Seno Nugroho ini merupakan khusus, tidak ada yang menyamai, bahkan sampai suara Bagong versi Ki Seno juga khusus. Selain itu ketika pementasan wayang kulit Ki Seno ingin menyampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh semua umur, baik dari anak kecil hingga orang tua.

Baca Juga:

Gunawan mengatakan, sekali cerita pementasan wayang kulit Ki Seno Nugroho bisa membawakan 10 hingga 11 lakon. Untuk November ini seharusnya Ki Seno ada jadwal sebanyak 18 kali pementasan. “Harusnya ada 18, dan sudah 2 kali pementasan pada tanggal 1 dan 2 kemarin, dan juga seharusnya yang semalam tanggal 3 itu,” terang Gunawan.

Dengan jadwal pementasan yang sebanyak itu agar tidak keropotan, sejak 2019 lalu Ki Seno Nugroho meminta Gunawan menjadi manajernya. Tugasnya untuk mengatur jadwal pementasan dan jadwal istirahatnya. []

Berita terkait
Pesan Dalang Yogyakarta Ki Seno Nugroho Sebelum Meninggal
Dalang kondang Yogyakarta Ki Seno Nugroho tutup usia pada malam Selasa Pon. Berikut pesannya sebelum dia meninggal.
Ki Seno Nugroho Meninggal Bertepatan Pentas Rutin Selasa Pon
Dalang kondang Yogyakarta, Ki Seno Nugroho tutup usia. Dia meninggal bertepatan dengan neptu atau pentas rutinnya.
Dukacita Pemkot Yogyakarta untuk Dalang Ki Seno Nugroho
Dalang kondang asal Yogyakarta, Ki Seno Nugroho tutup usia. Dunia seni berduka, termasuk Pemkot Yogyakarta.
0
Sosok Bagong Menurut Versi Dalang Yogyakarta Ki Seno Nugroho
Dalang kondang Yogyakarta, Ki Seno Nugroho merintis karir sejak usia 15 tahun. Cerita khas Ki Seno yang diminati warga adalah sosok Bagong. Kenapa?