UNTUK INDONESIA
Situs Tentang Coronavirus di AS Diluncurkan Google
Google meluncurkan sebuah situs yang berisi informasi tentang pedoman dan pengujian coronavirus COVID-19 di Amerika Serikat (AS).
Pengguna sedang mengakses aplikasi Google Arts & Culture lewat ponsel. (Foto: Antara/Natisha Andarningtyas)

Jakarta - Google meluncurkan sebuah situs yang berisi informasi tentang pedoman dan pengujian coronavirus COVID-19 di Amerika Serikat (AS). 

Dikutip dari Reuters, seperti dilandir Antara, Minggu, 22 Maret 2020, alasan Google memilih AS karena negara itu berupaya memperlambat penyebaran virus yang sangat menular. 

Situs google.com/covid19 terdiri dari sumber daya dan tautan yang berfokus pada penyakit pernapasan yang disebabkan COVID-19, akan tersedia dalam lebih banyak bahasa dan negara dalam beberapa hari mendatang, kata Google dalam sebuah tulisan di blognya.

Kepala Eksekutif Google Sundar Pichai mengatakan dalam sebuah unggahan blog Minggu lalu bahwa raksasa teknologi itu bermitra dengan pemerintah AS untuk membuat situs khusus pada 16 Maret. 

Namun, peluncuran itu ditunda karena pedoman lokal dan nasional berubah secara signifikan dari hari Minggu ke hari Senin, dan perusahaan telah mengatakan akan meluncurkan situsnya di akhir minggu ini.[]

Berita terkait
Google Arts & Culture Bantu Usir Rasa Bosan Saat WFH
Google menghadirkan aplikasi Google Arts & Culture untuk membantu pengguna mengusir kebosanan saat pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH).
Google Gandeng AS Bikin Website Khusus Corona
Google tengah menjalin kerja sama dengan Pemerintah AS untuk mengembangkan situs website yang berisi informasi tentang virus corona (COVID-19).
Google Play Store Dark Mode Tersedia untuk Android
Pengguna perangkat dengan sistem operasi Android kini dapat menikmati fitur mode gelap atau dark mode pada aplikasi Play Store.
0
Gempa 5,6 SR Guncang Tapanuli Bagian Selatan Sumut
Gempa dengan kekuatan 5,6 Skala Richter mengguncang wilayah Tapanuli Bagian Selatan, Sumatera Utara.