Simak Penjelasan Asuransi Jiwa Berjangka

Perlu adanya pemahaman mengenai perbedaan pada produk tersebut. kali ini kita membahas mengenai jenis asuransi jiwa berjangka
Ilustrasi. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Siapa yang mengingatkan kematian maupun kecelakaan yang membuat diri menjadi tidak produktif? Tentu saja tidak ada. Sebab ketika keluarga kehilangan sumber penghasilan karena pencari nafkah meninggal dunia. Maka dari itu, sebagai orang yang memiliki tanggungan haruslah memiliki asuransi jiwa.

Dengan harapan, uang pertanggungan dapat membiayai hidup keluarga yang ditinggalkan untuk sementara waktu. Asuransi Dalam ragam asuransi jiwa, pasti setiap produk menawarkan keunggulan dan kekurangan masing-masing. 

Oleh sebab itu, perlu adanya pemahaman mengenai perbedaan pada produk tersebut. kali ini kita membahas mengenai jenis asuransi jiwa berjangka (Term Life).

Jenis asuransi jiwa sendiri di Indonesia memiliki banyak jenis, mulai dari asuransi jiwa berjangka, asuransi jiwa seumur hidup,unit link, dan asuransi jiwa adiguna Untuk lebih jelasnya yuk simak penjelasan dari asuransi jiwa berjangka (Term Life) di bawah ini.


Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life)

Asuransi jiwa berjangka adalah jenis asuransi jiwa yang memberikan pertanggungan hanya dalam jangka waktu tertentu, misalnya 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, atau maksimal 30 tahun. Produk ini cocok bagi orang yang mencari proteksi jangka pendek dan bukan merupakan asuransi jiwa non unit link. Produk asuransi jiwa berjangka ini cocok bagi :

· Calon pembeli yang ingin memproteksi masa depan anaknya;

· Calon pembeli yang baru meniti karir.


Kelebihan dan kekurangan

· (+) Premi relatif lebih murah dan bebas menentukan besarannya sesuai kemampuan masing-masing.

· (+) Uang pertanggungan bisa mencapai ratusan miliar rupiah yang artinya cukup besar.

· (+) Menawarkan UP tinggi dengan premi murah.

· (+) Menawarkan manfaat tambahan seperti santunan cacat tetap, pembebasan premi, pertanggungan medis, penyakit kritis, hingga jaminan pelunasan kredit.

· (-) Premi yang sudah kita setorkan akan hangus pada saat masa asuransi berakhir.

Kontrak Asuransi Jiwa berjangka, dimana uang pertanggungannya dibayarkan pada saat terjadi kematian tertanggung dalam masa perlindungan yang masih berlaku. Itu dia kekurangan dan kelebihan asuransi jiwa berjangka (Term Life) yang dapat kamu pelajari sebelum memilih polis. Semoga bermanfaat.[]


(Fiona Renatami)

Baca Juga:

Berita terkait
Bestprofit Futures Duduki Posisi Pertama Pialang Berjangka Teraktif
Bestprofit Futures meraih peringkat pertama sebagai perusahaan pialang gabungan teraktif dan perusahaan pialang teraktif untuk transaksi bilateral.
RI Butuh Strategi Berjangka Atasi Meningkatnya Utang
Ekonom atau Peneliti CORE Yusuf Rendy Manilet menilai Indonesia harus menyiapkan strategi jangka pendek dan panjang untuk mengatasi naiknya utang.
Pialang Emas Berjangka KPF Bandung Akan Agresif
Momentum HUT ke-8 PT Kontak Perkasa Futures (KPF) akan lebih agresifdengan target dalam lima tahun ke depan dengan 100.000 nasabah
0
Simak Penjelasan Asuransi Jiwa Berjangka
Perlu adanya pemahaman mengenai perbedaan pada produk tersebut. kali ini kita membahas mengenai jenis asuransi jiwa berjangka