UNTUK INDONESIA
Selebgram Ramaikan Ajang Pesona Lokal Yogyakarta
Sejumlah selebgram akan meramaikan ajang Festival Pesona Lokal Yogyakarta pada 19 Oktober 2019.
Kepala Wilayah Area Jawa Tengah Adira Finance Irfan Budiarto (paling kanan) saat memberikan keterangan pers Festival Potensi Lokal di Yogyakarta. (Foto: Tagar/Ridwan Anshori)

Yogyakarta - Sejumlah selebgram akan meramaikan ajang Festival Pesona Lokal Yogyakarta pada 19 Oktober 2019. Acara ini menjadi bagian rangkaian Hari Jadi Kota Yogyakarta yang ke-262.

Para selebgram lokal ini, nantinya akan mempromosikan potensi lokal Yogyakarta mulai dari pariwisata, budaya, kesenian, kuliner dan lainnya. 

Kehadiran mereka akan mengenalkan potensi lokal yang selama ini belum banyak dieksplorasi. 

Berdasarkan pengikut (follower) terbanyak, sederet selebgram Yogyakarta antara lain Meizda Prastika dengan 90.378 follower, Jiyy (45.098 follower), Anisa Nurcahyani (36.807 follower), Feby Vania Isabella (32.178 follower), dan lainnya. 

Namun, pemerintah Yogyakarta belum mau menyebutkan sosok nama selebgram yang akan meramaikan acara tersebut. Yang pasti, penyanyi Siti Badriah dan artis lokal Langit Sore juga akan hadir dalam kegiatan tersebut.

Kepala Wilayah Area Jawa Tengah dan Yogyakarta Adira Finance Irfan Budiarto mengatakan acara ini diadakan untuk mempromosikan potensi budaya, pariwisata dan kearifan lokal. 

"Berbagai aktivitas digelar saat acara berlangsung," kata Irfan di Yogyakarta, Sabtu 5 Oktober 2019.

Menurut dia, festival itu meliputi parade karnaval budaya, lomba tari lokal kontemporer, lomba desain motif khas lokal kontemporer, kompetisi ala selebgram lokal, festival kuliner dan foodtruck, dan permainan lokal, serta bazaar aneka produk lokal.

Festival bertajuk "Rasakan Sensasi Pesona Lokal" ini dalam rangka HUT Adira Finance ke-29. Acara akan digelar di tujuh kota di Indonesia, seperti di Yogyakarta, Medan (Sumatera), Denpasar (Bali), Surabaya (Jawa Timur), Bandung (Jawa Barat), Makassar (Sulawesi Selatan), dan Jakarta. Rangkaian berlangsung sampai November 2019.

Dia menyampaikan acara di tujuh daerah yang ada di Indonesia tersebut akan diberikan penghargaan 'Kota Paling Mempesona' kepada kota penyelenggara yang berhasil menampilkan pesona dan keunikan budaya lokal, serta atraktivitas yang melibatkan masyarakat selama kegiatan berlangsung. 

Visi Gubernur DIY 2025, yakni menjadikan Yogyakarta sebagai pusat daerah termuka di Asia Tenggara untuk sektor pariwisata, kebudayaan dan pendidikan.

Selain itu, ada penghargaan 'Provinsi Paling Mempesona', yang diberikan kepada Provinsi dengan kota penyelenggara yang sukses dan berhasil memperlihatkan kekayaan budaya lokal yang beragam dan bervariasi di daerah mereka. 

Sementara, Kepala Bagian Humas Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY Ditya Nanaryo Aji mengatakan festival pesona lokal ini, selaras dengan misi pembangunan Yogyakarta dengan tiga pilar. 

Adapun ketiga pilar tersebut adalah pariwisata, kebudayaan dan pendidikan.

"Visi Gubernur DIY 2025, yakni menjadikan Yogyakarta sebagai pusat daerah termuka di Asia Tenggara untuk sektor pariwisata, kebudayaan dan pendidikan," kata Ditya Nanaryo Aji.

Dia menuturkan potensi lokal di Yogyakarta sudah banyak yang terekspose dan sudah dikenal secara nasional. Jadi dengan acara ini, diharapkan seluruh panitia bisa memperkenalkan potensi lokal Yogyakarta yang selama ini belum banyak diketahui. 

"Jadi biar semua potensi lokal yang ada benar-benar terekspose," ujarnya.[]

Baca juga:

Berita terkait
Kejurnas Panjat Tebing di Yogyakarta, FPTI Jaring Atlet Potensial
Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulawesi Selatan mulai melakukan penjaringan dengan mendata potensi atlit panjat tebing berbakat.
Gowa Potensi Jadi Daerah Pengembangan Kopi Lokal
Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan berpeluang menjadi salah satu pengembangan wilayah kopi lokal.
Degradasi, ke Depan Persijap Tetap Optimalkan Potensi Lokal
"Masih ada pemain lama yang terikat kontrak. Kedepan juga masih optimalkan potensi lokal. Untuk pemain asing, kami masih menunggu regulasi yang pasti," jelasnya.
0
Nobel Ekonomi 2019, Penelitian Tentang SD Inpres di Indonesia
Nobel Ekonomi tahun 2019 dimenangkan tiga ekonom dari Amerika. Salah satunya mengangkat riset tentang Sekolah Dasar (SD) Inpres di Indonesia.