Untuk Indonesia
Selain Lavender, Ini 10 Tanaman Pengusir Nyamuk
Selain lavender, berikut ini 10 tanaman dengan bunga cantik dan kemampuan hebat yang bisa difungsikan sebagai pengusir nyamuk.
Ilustrasi - Lavender. (Foto: Pixabay)

Jakarta - Dwi Ismiyati seorang perempuan berusia 47 tahun, menyambut pagi dengan menata tanaman lavender yang baru beberapa hari dibelinya. Ia penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Satu per satu lavender disiram, agar tanaman itu tidak cepat layu. Daun-daun yang mengering ia singkirkan dari ranting tanaman yang rentan patah itu.

Tata letak kantong lavender juga diaturnya agar tidak berhimpitan dengan tanaman lain.

Sesekali senyum sumringah Dwi terlihat. Ternyata beberapa lavender mulai berbunga, tumbuhan warnanya ungu sama seperti warna favoritnya. Total ada 20 kantong lavender yang sudah dibeli dan ditempatkannya di taman kecil di belakang kompleks rusun Blok B1.

Setiap lavender yang dibelinya seharga Rp 8 ribu per kantong itu berisi tiga hingga lima batang.

Ketua RT 01 RW 11 Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, itu menjelaskan tanaman hias tersebut dibeli menggunakan dana operasional Rusunawa.

Awalnya, dana operasional itu tidak dialokasikan khusus membeli tanaman dengan nama ilmiah Lavandula tersebut. Namun, merebaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di DKI Jakarta, membuat Dwi berinisiatif membeli tanaman yang memiliki aroma yang tidak disukai nyamuk ini.

Tujuannya tentu saja untuk mengusir si nyamuk belang penular DBD dari permukiman warga, kata Dwi dilansir Antara.

Tanaman jenis rumput-rumputan ini akan dibagikan gratis kepada 100 kepala keluarga (KK) yang menghuni blok tersebut, setelah diperbanyak dengan cara distek.

Meski demikian, beberapa kepala rumah tangga sudah lebih dulu diberikan sebagai tahap awal dari inisiatif tersebut. Sedangkan bibit lavender yang tersisa akan ditanam di taman belakang rumah susun yang juga sudah ditanami beberapa jenis tanaman obat seperti kumis kucing dan lidah budaya.

Lavender Pengusir Nyamuk

Dari sekian banyak tanaman pengusir nyamuk, Dwi mengatakan memang sengaja memilih lavender karena lebih mudah dirawat dan harganya terjangkau.

Tanaman ini memang telah lama dikenal sebagai pengusir nyamuk DBD karena memiliki kandungan insektisida alami sehingga mengeluarkan aroma yang tidak disukai serangga.

Agus Kardinan dalam buku berjudul 'Tanaman Pengusir dan Pembasmi Nyamuk', memasukkan lavender sebagai salah satu tanaman yang bisa menghalau serangga termasuk nyamuk.

Buku terbitan tahun 2003 itu menyebutkan lavender mengeluarkan aroma yang harum, sehingga dapat diproduksi menjadi minyak dengan aroma mirip kamper.

Senada dengan Agus, peneliti Universitas Kristen Maranatha Dr Meilinah Hidayat Rosnaeni menyebutkan lavender bersifat sebagai repelan atau memiliki kemampuan menjauhkan serangga dari manusia.

Hasil penelitian Dr Meilinah diterbitkan Jurnal Medika Planta Vol.1 Tahun 2010 menyebutkan meski tidak membunuh nyamuk, namun efek repelan dapat menghalau serangga karena aroma atau kandungan aktif yang tidak disukai nyamuk.

Ini karena tanaman tersebut mengandung beberapa senyawa, di antaranya linalool sebesar 28,6 persen dan camphor sebesar 1,6 persen, yang keduanya memiliki efek repelen.

Tanaman Pengusur Nyamuk

Selain lavender, 10 tanaman berikut ini juga memiliki kandungan yang dibenci nyamuk, bisa digunakan sebagai media pengusir nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor DBD yaitu:

1. Tapak dara

Tapak DaraTapak Dara. (Foto: Pixabay)

Bunga Tapak dara memiliki nama ilmiah Catharanthus roseus (L.) Don. Bunga yang masih satu keluarga dengan geranium ini punya banyak khasiat, satu di antaranya yaitu mengusir nyamuk.

Kandungan senyawa pada mahkota bunga (petal) dan daunnya yaitu geraniol atau rhodinol (3,7-dimethyl-2,6-octadien-l-ol) sama seperti terdapat pada minyak atsiri mawar dan sereh. Senyawa ini tidak dapat larut air, namun dapat larut pada pelarut organik umum lainnya.

Dr Jerry Butler dari University of Florida membuktikan, geraniol merupakan senyawa yang cukup ampuh dan efektif untuk mengusir serangga seperti lalat, nyamuk dan semut. 

2. Rosmarin (Rosemary)

RosmarinRosmarin (Rosemary). (Foto: Pixabay)

Rosmarin atau rosemary (Rosmarinus officinalis) adalah tumbuhan penghasil rempah dan bumbu masak dengan nama sama. Oleh generasi Indonesia sekarang, yang tidak mengenal nama bumbu ini dalam bahasa Belanda, ia lebih dikenal dengan nama bahasa Inggrisnya, rosemary. 

Tumbuhannya relatif tahan kering, serta memiliki khasiat pengobatan serta pengusir serangga serta hama lainnya.

Tanaman dengan bunga mungil yang cantik selain sebagai hiasan, juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk dalam ruangan. Tanaman rosemary ini memiliki aroma khas seperti minyak kayu putih, sedikit mirip minyak telon. Aroma tersebut ternyata ampuh untuk mengusir nyamuk yang berada di sekitar rumah.

Aroma khas tanaman ini mampu mengacaukan efektivitas penciuman nyamuk, sehingga nyamuk akan menghindarinya.

3. Kenikir 

KenikirKenikir. (Foto: Pixabay)

Keluarga Jawa tentu sudah tidak asing dengan kenikir. Olahan urap daun kenikir adalah sajian lezat untuk dinikmati bersama nasi. 

Aroma khas kenikir ternyata tidak disukai nyamuk. Apalagi daun dan bunga kenikir ini mengandung zat aktif pyrethrum yang akan membuat nyamuk menjauh. 

Tanaman ini mudah dibudidayakan. Bisa dijadikan sebagai pagar di halaman rumah, bisa juga ditanam dalam pot.

4. Citrosa Mosquito

Citrosa MosquitoCitrosa Mosquito. (Foto: Pinterest)

eranium, jenis bunga yang sudah cukup dikenal sebagai pengusir nyamuk. Bunga ini memiliki zat citronella yang mudah terbang dan memenuhi udara di sekitarnya. Zat inilah yang sangat tidak disukai oleh nyamuk. Citrosa Mosquito adalah bagian dari keluarga geranium, jenis bunga yang sudah cukup dikenal sebagai pengusir nyamuk. Bunga ini memiliki zat citronella yang mudah terbang dan memenuhi udara di sekitarnya. Zat inilah yang sangat tidak disukai oleh nyamuk. 

Walaupun geranium sering ditanam di luar ruangan, Anda juga bisa menanamnya di dalam ruangan dengan menempatkannya di dekat jendela. Dengan begitu, embusan angin dari luar dapat menerbangkan zat citronella ke dalam dan mengusir nyamuk di dalam ruangan. 

Selain Citrosa Mosquito Fighter, masuk dalam keluarga geranium adalah Citrosa Lady Diana dan Citrosa Queen of Lemon.

5. Sereh Wangi (Serai)

Sereh Wangi atau SeraiSereh Wangi atau Serai. (Foto: Thinkstick)

Sereh wangi atau serai adalah tumbuhan anggota suku rumput-rumputan yang dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan.

Minyak serai adalah minyak atsiri yang diperoleh dengan jalan menyuling bagian atas tumbuhan tersebut. Minyak serai dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk, baik berupa tanaman ataupun berupa minyaknya. 

Kandungan serai antara lain adalah sitronela yang tidak disukai oleh nyamuk. Maka dari itu, serai dapat dibuat menjadi obat nyamuk dan serangga lainnya.

Zat aktif yang terkandung dalam batang serai ini hampir sama dengan bunga tapak dara, yaitu sitronela dan geraniol. Beberapa rumpun serai bisa ditanam di sekitar rumah sebagai hiasan sekaligus pengusir nyamuk.

6. Kecombrang

KecombrangKecombrang. (Foto: Pixabay)

Kecombrang, kantan, atau honje adalah sejenis tumbuhan rempah dan merupakan tumbuhan tahunan berbentuk terna yang bunga, buah, serta bijinya dimanfaatkan sebagai bahan sayuran. 

Kecombrang umumnya digunakan sebagai campuran bumbu dalam memasak berbagai jenis makanan di Indonesia. Tanaman ini memiliki bunga yang cukup cantik dengan warna pink atau hijau kekuningan. 

Aroma bunganya yang agak asam sangat tidak disukai nyamuk, sehingga dapat dimanfaatkan juga sebagai bunga pengusir nyamuk.

7. Jeruk Nipis

Jeruk NipisJeruk Nipis. (Foto: Pixabay)

Jeruk Nipis (Lat Citrus aurantifolia; Famili: Rutaceae) merupakan jenis tumbuhan yang masuk dalam suku jeruk-jerukan.

Buah bulat sampai bulat telur, berwarna hijau sampai kuning dan kulit buah tipis mengandung banyak minyak atsiri. Daging buah berwarna putih kehijauan, sangat asam, mengandung banyak vitamin C dan asam sitrat. Biji banyak, kecil, bersifat poliembrioni. 

Buah ini bisa difungsikan sebagai penghalau nyamuk. Tempatkan pada wadah piring kecil potongan jeruk nipis dengan cengkeh dan tinggalkan di sekitar halaman belakang atau di bagian tengah rumah untuk menghalau nyamuk.

8. Mint

MintMint. (Foto: Pixabay)

Penelitian telah menemukan bahwa minyak peppermint atau daun mint dapat mencegah malaria, filaria dan vektor demam kuning untuk jangka waktu 60-180 menit.

Daun mint memiliki aroma menthol yang kuat, mengandung zat aktif nepetalactone yang mampu menghalau nyamuk. 

9. Selasih (Basil)

Selasih atau BasilSelasih atau Basil. (Foto: Pixabay)

Selasih atau basil yang biasanya hanya dimanfaatkan bijinya ini ternyata memiliki beberapa zat yang mampu mengusir nyamuk. Zat tersebut antara lain eugenol, linalool serta geraniol. 

Zat aktif tersebut menyebabkan daun selasih memiliki aroma kuat dan cenderung tidak sedap. Karena itulah tanaman ini menjadi salah satu obat anti nyamuk alami yang bisa ditanam sendiri.

10. Zodia

ZodiaZodia. (Foto: Generasi Biologi)

Zodia tanaman asli tanah Papua, merupakan tanaman dengan daun tunggal sepanjang jari tangan. Daun tanaman zodia ini mengandung zat aktif rutaecarpin dan evodiamine. Kedua zat aktif tersebut akan keluar ketika daun-daun tanaman ini saling bergesekan hingga menimbulkan aroma yang khas dan tak disukai nyamuk. Beberapa serangga juga tidak menyukai aroma khas ini. Sehingga zodia termasuk yang direkomendasikan untuk ditanam di area sekitar rumah untuk mengusir nyamuk. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Perseteruan Nikita Mirzani dan Farhat Abbas Makin Panas
Perseteruan Farhat Abbas dan Nikita Nirzani terjadi di media sosial. Saling sindir terjadi, masing-masing memiliki argumen sendiri.