UNTUK INDONESIA
SCTV Jamin Synchronize Festival 2020 Hadir Tanpa Gimmick
SCTV menjamin helatan Synchronize Festival 2020 yang bakal diangkat ke layar televisi hadir tanpa gimmick dan intervensi.
Direktur Surya Citra Media, David Suwarto, saat konferensi pers daring Synchronize Festival 2020. (Foto: Tangkapan Layar)

Jakarta - Direktur Surya Citra Media, David Suwarto, memastikan pihak SCTV menjamin helatan Synchronize Festival 2020 yang bakal diangkat ke layar televisi hadir tanpa gimmick dan intervensi. Menurutnya, alasan pihaknya mau bekerjasama dengan promotor adalah karena esensi festival musik itu sendiri yang memang selalu di luar kebiasaan.

David mengatakan, pihaknya telah memberikan kendali penuh kepada tim yang biasanya mengurusi produksi pagelaran musik Synchronize Festival. Hal itu dilakukan untuk menjamin keorisinilan dari salah satu helatan musik terbesar tersebut saat berada di layar televisi.

"Kita suka dengan Synchronize ini karena memang esensinya kan, dan kita enggak mau sampai itu hilang," kata David Suwarto dalam konferensi daring, Synchronize Festival 2020, dikutip Tagar pada Senin, 19 Oktober 2020.

"Jadi makanya itu kita serahkan kepada yang memang ahlinya, dari tim Synchronize, untuk supaya saat sampai di layar televisi esensinya tetap tidak berubah dari Synchronize biasanya," kata dia.

Lebih lanjut, David justru menantang para pecinta musik Indonesia untuk menonton dan membuktikan bahwa tayangan Synchronize Festival yang murni dan tanpa gimmick tetap sanggup meraih jumlah penonton yang signifikan.

Kepada pengisi acara yang merasa tidak nyaman untuk tampil di layar televisi, David mengatakan pihaknya telah menyiapkan tayangan khusus yang disiarkan melalui platform streaming Vidio.

"kita punya pre-show dan after-show di Vidio, satu jam sebelum dan satu jam setelah penayangan di televisi. Itu juga untuk menampung beberapa musisi yang kalau tayang di TV 'saya akan dalam masalah' gitu loh," tuturnya.

"Jadi tetap bisa ditayangkan lah mereka yang lebih ekstrim atau yang edgy-edgy atau lebih vulgar," ujar David Suwarto.

Kiki Aulia UcupProgram Director Synchronize Festival, Kiki Aulia Ucup, saat konferensi pers daring Synchronize Festival 2020. (Foto: Tangkapan Layar) 

Senada dengan hal itu, Direktur Program Synchronize Festival 2020, Kiki Aulia Ucup, menjamin helatan yang diasuhnya tidak mendapat intervensi dari pihak stasiun televisi SCTV yang bekerja sama untuk menyiarkan pertunjukan musik tersebut melalui layar kaca.

Menurutnya, jaminan tersebut menjawab kegelisahan para pecinta Synchronize Fest yang khawatir pagelaran musik favoritnya akan berubah dan diwarnai banyak gimmick saat menjadi tayangan di televisi.

"Setelah kemarin Synchronize Festival 2020 diumumkan bakal ditayangkan di televisi, banyak yang kemudian khawatir bakal ada intervensi atau ada gimmick-gimmick apa segala macam, itu kalau boleh saya kasih tau sekarang, itu tidak terjadi sama sekali," ucap Kiki Aulia Ucup.

"Pihak SCTV benar-benar membiarkan Synchronize untuk melakukan apa yang Synchronize biasa lakukan. Mereka tidak ada intervensi sama sekali dan membebaskan kita untuk menampilkannya seperti apa," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, label dan promotor Demajors dan Dyandra Promosindo melakukan gebrakan baru di tengah pandemi dengan memboyong helatan akbar Synchronize Festival 2020 ke layar televisi.

Sebanyak 29 nama artis musik lintas genre dan lintas generasi, siap menghibur dalam keriaan bertajuk Selebrasi Bersama Televisi pada 14 November 2020 mendatang.

Gelaran Synchronize Festival 2020 Selebrasi Bersama Televisi rencananya bakal ditayangkan pada 14 November 2020 pada pukul 21.45 WIB hingga 15 November 2020 pukul 01.00 WIB.

Keriaan dapat disaksikan di stasiun SCTV, kanal streaming Vidio, saluran Youtube AnggurOT dan situs www.synchronizefestival.com.

Ikuti wawancara eksklusif jurnalis Tagar TV, Eno Suratno Wongsodimedjo, bersama Kiki Aulia Ucup mengenai masa depan keriaan musik termasuk Synchronize Festival di tengah pandemi virus corona:  



Berita terkait
Andmesh dan Tompi Siap Tampil di Prambanan Jazz Virtual 2020
Sederet bintang musik papan atas seperti Andmesh, Ardhito Pramono hingga Tompi, turut memeriahkan gelaran Prambanan Jazz 2020 edisi Virtual.
Rilis Album Una In Perpetuum, Band Kausa Tampil Lebih Garang
Grup band cadas Kausa, resmi merilis album kedua mereka yang diberi tajuk Una In Perpetuum pada 9 Oktober 2020 lalu.
Band Rumahsakit Rilis Ulang Album Perdana ke Format Digital
Grup band indie Rumahsakit resmi merilis ulang album perdana mereka Rumahsakit (Self-titled) ke versi digital, pada Jumat, 2 Oktober 2020.
0
Pria Botak di Sumut Diancam 15 Tahun Penjara, Ini Kasusnya
Pria botak di Deli Serdang, Sumatera Utara, nodai adik ipar. Penjara 15 tahun menantinya.