Purwakarta, (Tagar 6/12/2018) - Ribuan santri dari keluarga besar Ponpes Al-Hikamussalfiah Cipulus Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis  (6/12) menyatakan tekad untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019. Para santri tersebut siap bekerja memenangkan pasangan nomor urut 01 tersebut dengan mendatangi pemilih door to door.

Hal ini disampaikan langsung oleh sesepuh Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiah, KH Adang Badruddin dalam pertemuan dengan Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, KH. Maman Imanulhaq, Kamis (6/12), mengutip siaran pers dari TKN Jokowi-Ma'ruf. 

“Abah minta semua santri dan alumni Cipulus harus bergerak dengan masif dan sistematis memenangkan Jokowi - kyai Maruf di Jabar, Banten dan DKI. Ini demi kemashlahatan umat. Demi kesehahteraan rakyat dan kemajuan Indonesia,” pesan Abah Adang, panggilan akrab KH. Adang Badruddin, yang disambut gema sholawat para santri.

Tidak hanya itu Ketua PCNU Karawang, KH. Ahmad Ruhyat Hasby yang hadir sebagai pembicara akan mengajak semua santri untuk door to door mengkampanyekan Jokowi-Kyai Maruf. Termasuk menangkal hoaks, fitnah dan adu domba.

Sementara itu, Maman Imanulhaq mengatakan sikap sederhana, rendah hati, sabar dan kerja keras yang diajarkan pondok pesantren selama ini juga dipegang teguh oleh Jokowi baik sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI dan Presiden RI.

“Jokowi rajin sholat bahkan jadi imam berjamaah, puasa Senin Kamis, tirakat, ziarah kubur, menghadiri Maulid dan haul. Ini semua amaliah khas pesantren yang dilakukan mayoritas umat Islam di Indonesia, ” tegas Maman. 

Selain itu, politikus PKB ini menegaskan kembali komitmen Jokowi dalam memperjuangkan kepentingan umat Islam terutama kaum santri dan pesantren. Ini terlihat dengan penetapan Hari Santri Nasional, mendirikan 40 bank wakaf mikro, mendorong kerjasama ormas Islam dengan perusahaan besar.

"Jangan pernah meragukan komitmen ke-Islam-an Jokowi. Apalagi bersama Cawapres KH. Maruf Amin, pasangan nomor 01 ini akan terus memperjuangkan nilai Islam sebagai spirit transformasi dan perdamaian di semua bidang terutama pendidikan, dakwah, ekonomi dan kesehatan,” kata Maman sambil tidak lupa mengajak yang hadir membaca sholawat.

Acara ini ditutup dengan doa kebangsaan dan sholawat oleh Habib Alwi Banglawi pemimpin Jamaah Ahbabub Rasul sekaligus pemakaian rompi 01 kepada perwakilan kyai dan santri se-Jabar, DKI dan Banten oleh Direktur Relawan TKN Maman Imanulhaq. []