Ragam Cuan dari Investasi di Bidang Properti

Ketika ingin melakukan pinjaman dibank, biasanya pihak bank lebih menyukai bangunan berupa properti, karena lebih menjanjikan.
Investasi properti (Foto: Tagar/Freepik)

Jakarta – Ada banyak jenis instrument investasi yang bisa anda lakukan, misalnya investasi emas, investasi saham, investasi properti, investasi peer to peer, dan investasi reksa dana. 

Namun, banyak pebisnis yang lebih memilih instrument investasi property, alasannya karena memberikan banyak keuntungan dalam jangka panjang.

Jika anda tertarik untuk melakukan investasi property, inilah keuntungan dari investasi bidang properti yang harus anda ketahui.


Harga Jual Properti Semakin Meningkat

Sudah bukan rahasia lagi kalau harga tanah permeternya selalu mengalami peningkatan setiap tahun. Inilah alasan mengapa investasi properti sangat menjanjikan. 

Harga tanah atau harga properti makin tahun makin naik atau meningkat, mengapa hal ini bisa terjadi? Karena disebabkan permintaan yang semakin banyak namun kebutuhan semakin menurun. 

Kenaikan harga properti ini melebihi inflasi, oleh karena itu tidak ada kata rugi ketika menginvestasikan dana yang anda miliki dibidang properti. Malah anda semakin mendapatkan keuntungan karena harga properti yang setiap tahun naik.


Untuk Investasi Jangka Panjang

Jika anda mencari jenis investasi jangka panjang, anda bisa menggunakan investasi properti saja. Investasi yang satu ini dinilai sebagai salah satu investasi jangka panjang, karena perkembangan tiap tahunnya selalu meningkat dengan baik. 

Dengan menggeluti investasi properti, maka sama saja memberikan penghasilan pasif bagi para investor.


Capital Gain yang Cukup Besar

Ketika anda melakukan investasi properti, bisa sangat menguntungkan karena memiliki capital gain yang besar. Contohnya saat membeli rumah dengan harga 750 juta, setelah 5 tahun kemudian anda menjual rumah itu dan bisa mendapatkan harga 1 milyar. Ini terjadi karena mungkin saja lokasi rumah yang strategis atau faktor lain. Artinya anda bisa mendapatkan capital gain sekitar 250 juta.


Investasinya Terlihat Secara Fisik

Kalau investasi saham, reksadana, atau obligasi, bentuk investasinya tidak dapat terlihat wujudnya. Investasi property anda bisa melihat bentuk fisiknya secara langsung, dan lebih menguntungkan. Karena banyak investor yang tertarik menginvestasikan uang pada properti yang jelas bentuk fisiknya.


Bisa Disewakan

Jika menyewakan properti yang anda miliki, anda mendapatkan dua keuntungan. Yaitu investasi jangka panjang karena nantinya bisa menjual dengan harga lebih mahal di beberapa tahun ke depan dan anda juga menjalankan investasi jangka pendek karena setiap bulannya atau tahun, anda mendapatkan uang dari para penyewa.


Pemilik Memiliki Kontrol Penuh

Keuntungan lainnya yang didapatkan adalah dengan melakukan investasi property. Anda sebagai pemilik properti dan juga investor memiliki kendali yang penuh terhadap properti yang anda miliki. 

Misalnya saja kamu bisa menjual properti itu, anda bisa membangun properti itu, atau bisa menahannya, memperbaikinya, hingga menyewakan properti yang dimiliki. Namun jika anda sebagai investor finansial, maka hanya bisa menahan, membeli, dan menjual investasi finansial itu saja.


Dapat Jadi Angunan Ketika Mengajukan Pinjaman

Ketika ingin melakukan pinjaman dibank, biasanya pihak bank lebih menyukai bangunan berupa properti, karena lebih menjanjikan. Kalau dilihat dari segi legalitas pun juga dijamin oleh undang-undang, sehingga dari segi nilai properti akan lebih meningkat sesuai dengan permintaan.[]


(Egy Setya Ramadhan)

Baca Juga:

Berita terkait
Cek 5 Kelemahan Investasi di Real Estate
Investasi real estate juga memiliki pro dan kontra. Memahami kerugian dapat membantu Anda membuat pilihan yang tepat.
5 Alasan Real Estate Sebagai Investasi yang Diperhitungkan
Maka kamu meningkatkan peluang untuk mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi dengan lebih sedikit kerugian.
Realisasi Investasi Hingga September 2021 Capai Rp 659,4 Triliun
BPKM merilis data realisasi investasi Triwulan III-2021 atau periode Juli-September yang mencapai Rp 216,7 triliun
0
Ragam Cuan dari Investasi di Bidang Properti
Ketika ingin melakukan pinjaman dibank, biasanya pihak bank lebih menyukai bangunan berupa properti, karena lebih menjanjikan.