UNTUK INDONESIA

Profil Wismoyo Arismunandar, Adik Ipar Presiden Soeharto

Jederal (Purn) Wismoyo Arismunandar menjadi satu-satunya yang menjalani karir militer dari ke lima saudaranya.
Jederal (Purn) Wismoyo Arismunandar mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD. (Foto: Tagar/Tempo)

Jakarta – Jederal (Purn) Wismoyo Arismunandar mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) telah meninggal dunia pada usia 80 tahun usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta pada Kamis, 28 Januari 2021 pukul 04.29 WIB.

Wismoyo merupakan kelahiran Bondowoso, Jawa Timur, 10 Februari 1940 yang lahir dari pasangan Raden Arismunandar dan Sri Wujan. Dia menjadi satu-satunya dari 5 saudara lainnya yang menjalani karier di militer.

Kakaknya yakni Wiranto Arismunandar merupakan Guru Besar Termodinamika Institut Teknologi Bandung (ITB) dan pernah menjadi Rektor ITB pada 1988-1977 serta sempat menjabat Menteri Pendidikan di tahun 1998. Sedangkan, Budiono Arismunandar pernah menjadi Direktur PT Perkebunan Nusantara di Jawa Timur dan Aceh. Lalu, Artono Arismunandar pernah menjadi Inspektur Jenderal Listrik dan Energi Baru, Departemen Pertambangan dan Energi. Sementara saudara perempuannya yaitu Titi Rarasati dan Retnowati menjadi guru sains di SMA Negeri.

Wismoyo lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada 1963 dan pernah mengemban lima jabatan penting di Angkatan Bersenjata Republik Indonesia matra darat yakni Pangdam XVII/Trikora di tahun 1986 dan Pangdam IV/Diponegoro tahun 1989.

Perjalanan karier Wismoyo pun kian meningkat setelah dirinya memimpin Kodam, dirinya kemudian menjabat Pangkostrad sejak Agustus 1990 hingga Juli 1992 dan kemudian dia ditunjuk sebagai Wakil KSAD (Wakasad). Lalu, pada Maret 1993 hingga Februari 1995 Wismoyo menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada era Soeharto.

Pada posisi tersebut Wismoyo menyudahi kariernya sebagai bagian dari TNI, dirinya pensiun dan kemudian dikenal sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang mengantarkan Indonesia menjadi Juara Umum SEA Games di tahun 1997 di Jakarta.

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) AM Hendropriyono mengaku sangat kehilangan atas sosok Wismoyo yang merupakan atasannya, dia mengatakan Wismoyo sebagai kesatria yang teguh memegang prinsip dan sering kali berpikir dengan cara yang tidak biasa serta pribadi yang sederhana.

Hendropriyono menceritakan, Wismoyo selalu mengenakan arloji di tangan kanannya. Katanya, teknologi jam tangan pada jaman dulu kebanyakan menggunakan semacam pegas atau per yang harus sering digerakkan agar jamnya terus bergerak.

Karena tangan yang sering digerakkan merupakan tangan kanan maka dari itu Wismoyo selalu mengenakan jamnya di tangan kanan meskipun kebanyakan orang mengenakannnya di tangan kiri.

"Itu pertimbangan sederhana dan logis dari seorang Wismoyo. Sampai sekarang, bekas anak buah Pak Wismoyo itu ya disuruh nggak disuruh ngikutin pakai arlojinya di tangan kanan karena lebih banyak bergerak," katanya.

Wismoyo ArismunandarSaat jenazah Jederal (Purn) Wismoyo Arismunandar mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD sampai di Astana Giribangung. (Foto: Tagar/TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono)

Jenazah Wismoyo saat ini telah dikebumikan di Astana Giribangun, Solo, Jawa Tengah di mana Presiden kedua RI Soeharto beserta keluarganya seperti istri Soeharto Siti Hartinah atau dikenal sebagai Tien Soeharto dimakamkan.

Wismoyo merupakan bagian dari keluarga Soeharto usai menikahi Siti Hardjanti Soemoeharjomo yang merupakan adik Tien Soeharto pada 1968. Oleh karenanya Wismoyo menjadi adik ipar dari Soeharto.

Dikatakan oleh Putri Soeharto, Titiek Soeharto kedekatan Jederal (Purn) Wismoyo dengan keluarga besar Soeharto itulah yang akhirnya mengantar Wismoyo menikahi Siti Hardjanti.

“Kami cukup dekat karena dulu (Wismoyo) jadi pengawal Bapak sejak tahun 60 atau 70-an," katanya di Astana Giribangun pada Kamis, 28 Januari 2021.

Titiek mengatakan Wismoyo menjadi sering bertemu dengan keluarga besarnya termasuk juga dengan adik Tien Soeharto yakni Siti Hardjanti karena menjadi pengawal Soeharto. Dirinya pun menyampaikan bahwa pernikahan keduanya terjadi tanpa adanya perjodohan.

"Terus akhirnya ketemu dengan adiknya ibu. Tidak (dijodohkan), ya sering ketemu, ada di rumah jadi lirik-lirikan," kata Titiek. []

Berita terkait
Profil Tommy Soeharto, Pemimpin Partai Berkarya
Tommy Soeharto bubarkan Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Partai Berkarya yang dihelat Presidium Penyelamat Partai Berkarya atau P3B.
Profil Muchdi Pr, Gusur Tommy Soeharto dari Berkarya
Muchdi Pr didaulat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya 2020-2025 dalam Munaslub. Namun kubu Tommy Soeharto tetap menilai hal itu ilegal.
Profil Natalius Pigai, Viral Lewat Kasus Rasis Mirip Gorila
Berikut profil Natalius Pigai yang diduga menjadi korban rasisme Politikus Partai Hanura Ambroncius Nababan.
0
BKN Raih Kategori Sangat Baik dalam Anugerah Meritokrasi
Badan Kepegawaian Negara berhasil meraih kategori “Sangat Baik” pada Anugerah Meritokrasi Penyerahan Piagam Penghargaan Penerapan Sistem Merit.