Profil Nurdin Abdullah Gubernur Sulsel yang Ditangkap KPK

KPK telah menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah (NA) sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.
Nurdin Abdullah. (Foto: Tagar/Instagram)

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah di rumah dinas gubernur Jalan Jenderal Sudirman Kota Makassar pada Sabtu dinihari, 27 Februari 2021.

Nurdin terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) lembaga anti rasuah itu bersama lima orang lainnya mulai dari pejabat Pemprov Sulsel, pihak swasta hingga sopir. Mereka pun langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Lantas seperti apakah sosok Nurdin Abdullah?

Dilansir dari laman Sulselprov.go.id, pria yang memiliki nama lengkap M. Nurdin Abdullah lahir di Kota Pare-Pare, Provinsi Sulawesi Selatan pada 7 Februari 1963.

Dirangkum dari berbagai sumber, Nurdin merupakan anak pertama dari enam bersaudara. Ayahnya seorang keturunan Raja Bantaeng ke-27. Sedangkan ibunya dalam keseharian menjadi ibu rumah tangga (IRT) dan berasal dari Soppeng.

Selepas lulus SMAN 5 Ujung Pandang tahun 1982, anak pertama dari enam bersaudara ini kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Pertanian dan Kehutanan UNHAS Tahun 1986.

Kemudian ia melanjutkan pendidikan S2 Master of Agriculture di Kyushu University Jepang Tahun 1991 dan S3 Doktor of Agriculture Kyushu University Jepang Tahun 1994.

Selain itu, ia pernah mengikuti pendidikan Pra Jabatan Tahun 1987 dan LEMHANAS RI Angkatan IV tahun 2010

Nurdin menikah dengan Hj. Liestiaty F. Nurdin, M. Fish pada 11 Januari 1986. Dari pernikahan tersebut keduanya dikaruniai tiga orang anak yakni 2 putra dan satu putri.

Sebelum berkecimpung di dunia politik, Nurdin dikenal sebagai seorang akademisi, dan pernah menempati beberapa jabatan struktural di universitas maupun di perusahaan swasta. Ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Kehutanan di Universitas Hasanuddin dan menjadi Dewan Penyantun Politeknik Negeri Makassar.

Tahun 2008 Nurdin memulai karirnya di bidang politik. Saat itu ia berpasangan dengan Andi Asli Mustajab maju sebagai salah satu calon Bupati Bantaeng. Pasangan Nurdin-Andi pun terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bantaeng periode 2008-2013.

Pada Pilkada Tahun 2013, Nurdin kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Bantaeng berpasangan dengan Muhammad Yasin dan meraih perolehan suara terbanyak dari tiga kandidat lainnya.

Setelah 10 tahun memimpin Kabupaten Bantaeng, Nurdin pun maju mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulawesi Selatan pada tahun 2018.

Bersama Andi Sudirman Sulaiman, pasangan yang diusung PKS, PAN dan PDIP ini mendapatkan suara terbanyak mengungguli tiga paslon lainnya.

Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat diduga sebagai penerima suap yang diberikan oleh Agung Sucipto.

Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah (NA) sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021.

Selain Nurdin, dua orang lain juga ditetapkan sebagai tersangka yaitu Edy Rahmat (ER) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel atau orang kepercayaan Nurdin Abdullah. Sementara sebagai tersangka pemberi yakni Agung Sucipto (AS) selaku kontraktor.

Baca juga: KPK Tetapkan Nurdin Abdullah Sebagai Tersangka Dugaan Suap
Baca juga: Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, ACC: Coreng Citra Pemerintah

Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat diduga sebagai penerima suap yang diberikan oleh Agung Sucipto.

"Berdasarkan keterangan para saksi dan bukti yang cukup maka, KPK menetapkan tiga orang tersangka. Sebagai penerima NA dan ER, sebagai pemberi AS," kata Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu dini hari, 28: Februari 2021 dikutip dari laman Antara. []

Berita terkait
Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Warga Kodingareng Makassar Bahagia
Warga Pulau Kodingareng, Kota Makassar, merasa bahagia atas penangkapan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah oleh KPK.
Tiba di Jakarta KPK Langsung Memeriksa Nurdin Abdullah Cs
KPK langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diamankan termasuk Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.
Jubir Gubernur Sulsel Bantah Nurdin Abdullah Terjaring OTT
Juru bicara Gubernur Sulsel, Veronica Moniaga membantah Nurdin Abdulah terjaring OTT KPK. Ini penjelasannya
0
Nadiem Makarim Ingin Program MBKM di Manfaatkan Mahasiswa
Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim berkeinginan program MBKM dapat dimanfaatkan kampus dan mahasiswa sebaik mungkin.