UNTUK INDONESIA
Profil Gibran Rakabuming Raka dan Enam Bisnisnya
Ditakdirkan jadi anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka jalani kehidupan biasa saja, terus berinovasi membuka lapangan kerja. Ini profilnya.
Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Instagram/@kerjaholic)

Jakarta - Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi, kakak Kaesang Pangarep, ayah Jan Ehtes Srinarenda. Sebelum bapaknya jadi Presiden Indonesia, Gibran sudah mandiri, merintis bisnis katering. Ia tidak mempunyai minat meneruskan usaha mebel milik Jokowi. Lebih nyaman 'bermain-main' dengan makanan. Berkat konsistensi dan keuletan, bisnis Gibran terus berkembang.

Sudah mapan secara ekonomi, Gibran Rakabuming memenuhi 'panggilan' untuk membangun tanah kelahirannya, Kota Solo atau Surakarta, Jawa Tengah. Ia mendengar beberapa pihak yang menginginkannya menjadi Wali Kota Solo. Gibran pun mendaftarkan diri melalui PDI Perjuangan sebagai bakal calon Wali Kota Surakarta. 

Profil Gibran Rakabuming Raka

Gibran Rakabuming Raka lahir di Solo, 1 Oktober 1987. Ia merupakan anak pertama tiga bersaudara dari pasangan Joko Widodo dan Iriana. Adiknya adalah Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep.

Oleh ayahnya, namanya dijadikan sebagai nama perusahaan yaitu CV Rakabu yang bergerak dalam usaha mebel.

Masa kecilnya dihabiskan di kota Solo hingga ia lulus SMP. Kemudian ia melanjutkan SMA di Orchid Park Secondary School, Singapura. Tidak hanya itu, Gibran juga meneruskan studinya ke Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan University of Technology Insearch, Sydney, Australia yang tamat tahun 2010.

Selama 8 tahun Gibran hidup di luar negeri untuk menyelesaikan studi. Kondisi jauh dari orang tua inilah yang menjadikan Gibran tumbuh menjadi anak yang mandiri.

Kembali ke Tanah Air, ayahnya saat itu tengah menjabat sebagai Wali Kota Solo periode 2005-2010. Namun, ia justru tidak ingin memanfaatkan jabatan sang ayah untuk urusan pekerjaan. 

Kami melakukan jemput bola alias mendatangi para pengguna Apple yang butuh servis. Jadi, mereka yang takut file-file-nya dicuri, tidak usah cemas. Karena kami juga melakukan servis yang ingin menggunakan jasa Icolor.

Selvi AnandaGibran Rakabuming mendampingi istri, Selvi Ananda, saat melahirkan anak kedua, La Lembah Manah (kanan, dalam boks), ada Jan Ethes juga di sini. (Foto: Fotografer Istana/Agus Suparto)

Gibran dengan berani memulai usaha dari bawah dengan merintis bisnis catering Chilli Pari pada Desember 2010. Berkat usahanya tersebut, ia pun dipercaya sebagai ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJBI) Kota Solo. Kemudian ia juga mendirikan House of Knowledge yang berfungsi melatih karyawan-karyawan lepas catering Chilli Pari terutama dalam berbahasa Inggris.

Kemudian Gibran juga menggandeng adik bungsunya, Kaesang Pangarep, untuk membuka bisnis Kafe Markobar yang pada awalnya hanya berdomisili di Solo. Kafe yang menjual aneka martabak itu viral di media sosial. Gibran dan Kaesang memang sangat gaul di media sosial. Kakak adik ini komunikatif dan tidak jaim (jaga imej), membuatnya dekat dengan netizen.

Ide bisnisnya kemudian berkembang dengan menjajal bisnis baru di bidang reparasi produk kenamaan Apple dengan nama Icolor. Konsep yang ditawarkan juga menarik, karena customer tinggal menunggu di rumah, nanti tukang reparasi akan datang ke lokasi.

Gibran sering diperbincangkan karena sikapnya yang pendiam namun memiliki banyak ide yang menarik. Kembali bersama Kaesang, ia memproduksi jas hujan bertuliskan “Tugas Negara Bos!” yang dibandrol dengan harga Rp 150 ribuan.

Pada bulan Juni 2015 Gibran menikah dengan Putri Solo, Selvi Ananda Putri. Dari perkawinan itu mereka dikaruniai anak bernama Jan Ethes Srinarendra yang lahir pada 10 Maret 2016. Kemudian lahir anak kedua, adik Jan Ethes, La Lembah Manah, 15 November 2019.

Meski ditakdirkan sebagai anak presiden, Gibran Rakabuming tetap menjalani kehidupannya seperti biasa dengan terus berinovasi membuka lapangan kerja baru. 

Gibran dan KeluargaGibran Rakabuming Raka bersama istri, Selvi Ananda, dan putra pertama, Jan Ethes Srinarendra. (Foto: Instagram/@dierabachir)

Pendidikan Gibran Rakabuming Raka

  • Orchid Park Secondary School, Singapura (2002)
  • Management Development Institute of Singapore (MDIS) (2007)
  • University of Technology Insearch, Sydney, Australia (2010)

Karier Gibran Rakabuming Raka

  • Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJBI) Kota Solo
  • Pemilik Katering Chilli Pari
  • Pemilik Kafe Markobar
  • Pemilik Pastel (Pasta Buntel)
  • Pemilik Brand Minuman Goola
  • Pemilik Aplikasi Kerjaholic
  • Pemilik Icolor

Bisnis Gibran Rakabuming Raka

1. Chili Pari

Menu Makanan di Chilli Pari CateringProduk makanan di Chilli Pari Catering milik Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Instagram/@chillipari).

Katering Chilli Pari yang berbasis di Solo didirikan sejak tahun 2010. Saat itu, Gibran menggunakan dana sekitar Rp 700 juta dari pinjaman bank sebagai modal membeli peralatan katering.

Dalam mengembangkan Chili Pari, Gibran melakukan beragam inovasi yang membuat katering Chilli Pari tidak hanya menyediakan katering saja, tetapi juga kebutuhan pesta, misalnya, dekorasi, gedung, hiburan, undangan, dan sebagainya.

Saat ini, katering Chilli Pari sudah sering digunakan buat pesta pernikahan. Bukan cuma di kota Solo, tetapi juga dari luar kota, seperti misalnya Yogyakarta, Ngawi, Madiun, hingga Semarang.

2. Markobar

Bisnis Gibran RakabumingProduk martabak dengan merek Markobar, inovasi Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Instagram/@chillipari)

Markobar alias Martabak Kota Baru, awalnya hanya ada di Solo dan Jakarta. Namun kini, martabak yang menawarkan konsep berbeda itu terus berinovasi hingga telah memiliki 33 outlet di seluruh wilayah Indonesia.

Pada tahun 2017, Markobar mampu menjual 50 loyang per hari dari satu outlet. Itu berarti omzetnya Rp 2-5 juta. Jika dikalikan 33 outlet, maka Markobar dalam sehari bisa hasilkan Rp 66-165 juta. Jika sebulan bisnis ini bisa hasilkan Rp 1,98 miliar hingga Rp 4,95 miliar. 

3. Pasta Buntel

Bisnis Gibran RakabumingProduk olahan pasta buntel inovasi resto Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Instagram/@pastabuntel)

Pasta Buntel, resto makanan Italia dengan rasa Jawa banget. Harga yang wajar dan rasa makanan yang bikin lidah bergoyang, menjadi daya tariknya. Gibran menggandeng putra-putra Solo, yaitu Agnar Juan, Jeffry Lintang, dan Sri Palgunadi, membuka Kafe Pasta Buntel. 

Pasta Buntel adalah olahan pasta yang diberikan bumbu berbagai masakan rumahan khas Indonesia. Pasta sendiri adalah makanan Italia, namun karena bumbunya khas Indonesia, khususnya Jawa, bisa dibilang pasta buntel adalah olahan fusi yang memadukan dua budaya kuliner.

Yang membuat pasta buntel unik dan beda adalah cara memasaknya. Pasta dibungkus dengan daun pisang kemudian dibakar di atas bara api. Alhasil, ketika di buka, aroma gurih dari daun pisang akan tercium berpadu dengan wangi bumbu.

Pasta Buntel yang ditawarkan banyak jenisnya. Ada yang original, ada yang dengan variasi rasa rendang, sambal ijo, opor. Sebagai pelengkap, Gibran dan teman-temannya menyiapkan menu lain seperti mix ball buntel terbuat dari ikan, sosis kraken yang gurih habis hingga kentang goreng untuk camilan di kala senggang.

Resto anak Presiden ini harganya merakyat, cukup mengeluarkan uang antara Rp 17.000 hingga Rp 20.000. Lokasi Pasta Buntel di Jalan Tirtosari, Purwonegaran, Surakarta, Jawa Tengah. Pada hari normal, tidak ada pandemi Covid-19, resto ini buka dari pukul 11 siang hingga sepuluh malam.

4. Goola

Bisnis Gibran RakabumingMinuman Goola, merek dagang Gibran Rakabuming Raka, bisa dipesan secara online. (Foto: Instagram/@chillipari)

Tepat pada 17 Agustus 2018, Gibran Rakabuming bersama Kevin Susanto meluncurkan startup minuman Goola. Goola merupakan merek dagang dari minuman es doger jeger, es kacang hijau, dan es goola aren. Meski minuman tersebut terkesan umum, Goola menyajikan versi yang lebih menarik dan modern.

Goola meraih pendanaan dari pemodal ventura, Alpha JWC Ventures. Kabar disuntiknya bisnis es doger milik Gibran Rakabuming bikin heboh. Pasalnya, dana yang diraih mencapai US$ 5 juta atau sekitar Rp 70 miliar.

Bukan tanpa alasan Alpha JWC Ventures berani mendanai startup minuman Goola. Pemodal ventura (venture capitalist) ini yakin Goola bakal berkembang, apalagi antara Goola dan Alpha JWC Ventures punya misi dan ambisi yang sama.

Bahkan, Alpha JWC Ventures memiliki keyakinan bisnis anak Jokowi ini berpotensi go international. Besaran suntikan dana ini menurut Alpha JWC Ventures telah disesuaikan dengan valuasi, kebutuhan, dan potensi dari startup itu sendiri.

5. Kerjaholic

Bisnis Gibran RakabumingKerjaholic, sebuah aplikasi yang menghubungkan para pencari kerja dengan pihak-pihak yang sedang mencari pekerja lepas dan paruh waktu, didirikan oleh Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Instagram/@kerjaholic)

Gibran bersama rekannya Leonard Hidayat, Josh Ching, Michael, Daniel Hidayat mendirikan sebuah aplikasi pencari pekerja lepas dan paruh waktu bernama Kerjaholic. Bisnis ini berawal dari keresahan yang dialami kelima pemuda itu karena kesulitan menemukan pekerja lepas (freelance) atau paruh waktu (part time) di saat-saat mendesak.

Kerjaholic merupakan sebuah aplikasi yang menghubungkan para pencari kerja dengan pihak-pihak yang sedang mencari pekerja lepas dan paruh waktu.

6. Icolor

Bisnis Gibran RakabumingIcolor, reparasi produk elektronik keluaran Apple dengan konsep pelayanan jemput bola kepada konsumen. Bisnis punya Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Instagram/@icolor_service)

Icolor, usaha Gibran yang berfokus pada reparasi produk elektronik keluaran Apple. Konsep pelayanan yang diberikan pun cukup unik karena menggunakan cara jemput bola kepada konsumennya.

Gibran menjelaskan dirinya baru bergabung dengan Icolor dan mengaku tertarik dengan Icolor karena konsepnya unik dengan cara pemasaran menjemput bola.

"Kami melakukan jemput bola alias mendatangi para pengguna Apple yang butuh servis. Jadi, mereka yang takut file-filenya dicuri, tidak usah cemas. Karena kami juga melakukan servis yang ingin menggunakan jasa Icolor," ujar Gibran, Jumat, 7 Oktober 2016.

Icolor fokus mengembangkan usaha di Jakarta karena pasar pengguna Apple lebih banyak di ibu kota. []

Baca juga:

Berita terkait
Profil Marsekal Fadjar Prasetyo, Kepala Staf TNI AU
Marsekal Fadjar Prasetyo menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau). Ia dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, 20 Mei 2020. Ini profilnya.
Profil Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf TNI AL
Laksamana Yudo Margono menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu, 20 Mei 2020. Ini profilnya.
Profil Suko Hartono, Dirut PGN Pilihan Erick Thohir
Suko Hartono ditunjuk sebagai Direktur Utama Perusahaan Gas Negara atau PGN. Ia adalah figur pilihan Menteri BUMN Erick Thohir. Ini profilnya.
0
Manajemen Bioskop di Yogyakarta Berhitung Untung Rugi
Managemen bioskop di Yogyakarta belum bisa memastikan kapan mulai beroperasi lagi. Saat ini masih berhitung untung dan rugi jika beroperasi.