UNTUK INDONESIA
Pria Pamer Alat Vital Meresahkan Warga Kulon Progo
Pria di Kulon Progo memamerkan alat vital. Sejumlah perempuan sudah menjadi korban. Kejadian ini diunggah di Facebook oleh warganet.
ilustrasi eksibisionis (Facebook/Tagar/Ridwan Anshori)

Kulon Progo - Pria yang belum diketahui identitasnya di Kulon Progo, memamerkan alat vital kepada kaum hawa. Dugaan kejadian itu di Kapanewon Kokap, Kulon Progo. Pria itu berusia sekitar 50 tahun.

Dugaan perilaku seks menyimpang yang akrab disebut eksibisionisme ini, diketahui dari sebuah postingan seorang warganet di grup Facebook Berita Kulonprogo Terbaru (BKPT).

Pada senin malam 24 Februari 2020, akun Widodo Hisa Maru membuat postingan yang berisikan sebagai berikut:

Loloske lurrr, berita terbaru, seorang laki2 paru baya umur sekitar 50 ke atas suka mengendarai motor sambil mengeluarkan alat vitalnya, plat nomor AB 2652 belakangnya di tutup, motor jupiter merah, helm ink hitam, sering di daerah pripih, hargomulyo, kp dan sekitarnya, blum sempat di foto tapi sdah bnyak korbannya menjelang magrib, kususnya jika berkendara sendiri, bagi perempuan hati hati

Sampai Selasa pagi, postingan tersebut mendapatkan berbagai macam respon netizen. Ada ratusan orang yang memberi tanda like dan juga berkomentar.

Atas kejadian ini, Pemilik akun Widodo Hisa Maru sudah dicoba di konfirmasi. Dalam konfirmasinya, Widodo Hisa Maru mengatakan, korban dari eksibionisme tersebut adalah anggota keluarganya sendiri, dengan nama samaran Bunga.

Bunga, 15 tahun, saat dihubungi secara terpisah menceritakan, peristiwa itu terjadi saat dirinya pulang bermain dari wilayah Dusun Pripih, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Kokap, pada Senin sore 24 Februari 2020. Saat itu, Bunga mengendarai sepeda motor sendirian pulang menuju rumahnya di Kapanewon Temon.

Dalam perjalanannya, Bunga dibuntuti oleh pria paruh baya yang mengendarai sepeda motor warna merah dan mengenakan setelan serba hitam. 

Pria misterius itu tiba-tiba mendekati, dan kemudian mengeluarkan alat vitalnya. "Pria itu sambil bilang minta saya buat mainin alat vitalnya," ujar Bunga saat dikonfirmasi pada Selasa 25 Februari 2020.

Saya sudah diminta teman-teman dan keluarga melaporkan ke polisi.

Bunga mengaku ketakutan mendapati hal itu. Dia memacu kendaraan dengan kencang mencari pertolongan. Siswi SMP ini kemudian berbelok menuju salah satu rumah warga untuk minta pertolongan. Oleh warga tersebut, Bunga diminta menunggu hingga pria misterius itu pergi.

Setelah aman sampai rumah, peristiwa tersebut kemudian diceritakan bunga ke grup kelasnya. Ternyata rekan rekan Bunga juga ada yang menjadi korban eksibisionisme serupa, dengan ciri-ciri lelaki yang sama yang dceritakan Bunga.

"Saya sudah diminta teman-teman dan keluarga melaporkan ke polisi. Namun belum dilakukan karena tidak memiliki bukti kuat berupa foto," ungkap Bunga.

Sementara itu Kapolsek Kokap, Ajun Komisaris Polisi Rubiyanto mengaku sudah menindaklanjuti ada informasi tersebut. Personel sudah diterjunkan, meski masyarakat belum melaporkan terkait ada perilaku seks menyimpang dari Mr. X tersebut.

"Kami sudah menindaklanjuti dari semalam (Senin malam). Selain itu anggota kami juga sudah memonitor dan memantau situasi yang dimaksud, namun pelaku masih dalam pencarian," Jelas Rubiyanto.

Rubiyanto mengimbau kepada masyarakat, agar segera melaporkan kepada polisi jika menemukan kejadian serupa. []

Baca Juga:

Berita terkait
Pria Purworejo Hobi Pamer Alat Vital di Kulon Progo
Pria yang mengaku warga Purworejo membuat resah warga Kulon Progo. Dia sering mengamuk dan memamerkan alat vitalnya kepada perempuan.
Sarjana Hobi Pamer Alat Vital Ditangkap di Jogja
Pria inisial 30 tahun ditangkap polisi karena sering memamerkan alat vital kepada mahasiswi. Pelaku sudah melakukannya berulang kali.
Pamer Alat Vital ke Wanita, Polisi Proses Pejabat di Aceh
Pejabat di Aceh Jaya berinisial, I dilaporkan ke Polda Aceh terkait dugaan pelecehan seksual terhadap wanita berinisial N.
0
Thoriqoh Tampung Aspirasi Warga Kecamatan Dayeuhkolot
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN Thoqiroh melaksanakan reses ke-2 di Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung