UNTUK INDONESIA

Pria di Polman Sulbar, Pergi Menggembala Sapi Pulang Jadi Mayat

Seorang pria di Polewali Mandar Sulawesi Barat ditemukan tewas di sawahnya saat mengembala sapi. Ini dugaan penyebabnya
Ilustrasi mayat. (Foto: Tagar/net)

Polman - Penemuan mayat seorang pria di Dusun Tulung Rejo, Desa Bumimulyo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Sutaji, 40 tahun, gegerkan warga.

"Sutaji ditemukan di area persawahan sekira pukul 20.30 WITA tadi malam," kata Kanit Reskrim Polsek Wonomulyo, IPDA Tio Septian Dwi Cahyo, Senin 16 November 2020.

Tio Septian mengungkapkan, sebelumnya Sutaji meninggalkan rumah menuju ke area persawahan miliknya untuk menggembala ternak sapi miliknya, sekira pukul 16.30 WITA.

Sutaji ditemukan di area persawahan sekira pukul 20.30 WITA tadi malam.

"Jarak rumah Sutaji dengan area persawahan miliknya sejauh tiga kilometer," katanya.

Dia juga mengungkapkan, hingga sekira pukul 19.00 WITA Sutaji belum kembali kerumahnya sehingga pihak keluarga melakukan pencarian di sekitar area persawahan.

"Setelah dicari, Sutaji ditemukan tewas dalam keadaan tengkurap di sawahnya," kata Tio.

Setelah mendapati Sutaji tewas, pihak keluarga langsung meminta pertolongan kepada warga setempat untuk membawa mayat Sutaji ke rumahnya.

"Jadi, Sutaji ini diduga tersambar petir saat hendak menggembalakan ternak sapi miliknya," katanya. []

Berita terkait
Mayat Perempuan Ditemukan dalam Karung di Pangkal Pinang
Sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di dalam karung membuat geger warga Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung.
Penemuan Mayat Pasutri di Pasangkayu Gegerkan Warga
Penemuan mayat Pasangan Suami Istri (Pasutri), RA dan HA, di Dusun Kabuyu, Desa Martasari, Kabupaten Pasangkayu gegerkan warga.
Mayat dengan Luka Tusuk di Bajeng Gowa Siswa SMA
Sesosok mayat remaja laki-laki yang masih berstatus pelajar SMA ditemukan tergeletak bersimbah darah di Kecamatan Bejeng Gowa. Ini identitasnya.
0
Megawati dan Jokowi Didoakan Umur Pendek, PDIP: Itu Provokasi
Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah memandang ada doa Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati diberi umur pendek bagian dari provokasi.