Pria di Makassar Tikam Ipar Hingga Tewas, Ini Penyebabnya

Seorang pria di Makassar menikam suami dari adiknya sendiri dengan badik. Akibatnya korban meninggal dunia. Ini penyebabnya.
Samsir saat diamankan di Mapolsek Tallo. (Foto: Tagar/Polsek Tallo)

Makassar - Seorang pria bernama Syamsir, 37 tahun, di Makassar, Sulawesi Selatan, terpaksa berurusan dengan hukum, karena terlibat aksi pembunuhan. Pria kelahiran Bulukumba ini ditangkap Tim Khusus Polsek Tallo di rumah orang tuanya, Jalan Gontang, Tanjung Merdeka, Kota Makassar, Senin 30 November 2020, siang tadi.

Pelaku menikam korban dibagian dada. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit (RS) TNI AL, tapi nyawanya tak tertolong.

Samsir membunuh adik iparnya atau suami dari adik kandungnya sendiri, Iwan, 37 tahun. Samsir menghabisi nyawa iparnya, dengan cara menusuknya menggunakan badik model kris saat tengah asyik makan bakso di Jalan Kesempatan Raya Kelurahan Panampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu 28 November 2020, malam.

"Pelaku menikam korban dibagian dada. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit (RS) TNI AL, tapi nyawanya tak tertolong. Iwan dinyatakan meninggal dunia," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, Senin 30 November 2020.

Diceritakan, Samsir dan Iwan masih ada hubungan keluarga dekat. Mereka ini ipar. Samsir bersaudara dengan istri dari Iwan, bernama Anti, 32 tahun.

Pembunuhan bermula ketika, istri Samsir berselisih paham dengan adik kandungnya sendiri atau istri korban, Anti. Belakangan, persoalan itu diberitahukan kepada Samsir sehingga dia langsung emosi.

Saat itu juga, Samsir langsung mencari Iwan, suami dari adik kandungnya, untuk membuat perhitungan. Ketika korban tengah menyantap bakso, tiba-tiba datang Samsir dan langsung menikamnya dengan menggunakan badik jenis keris, yang mengenai dada sebelah kiri Iwan.

"Korban sedang makan bakso dan sempat video call dengan keluarganya. Seketika, datang pelaku dan menikamnya mengenai dada hingga meninggal di rumah sakit TNI AL," tambahnya.

Terpisah, Kapolsek Tallo Makassar, Kompol Saharuddin menegaskan, setelah adanya laporan polisi terkait penganiayaan yang membuat korban meninggal dunia, Timsus Polsek Tallo langsung mengejar pelaku, Samsir, dan berhasil mengkapnya di rumah orang tuanya.

"Usai menikam korban, pelaku langsung kabur. Kami sempat melakukan pencarian di beberapa lokasi, mulai di tempat kerja, rumah kos, hingga tempat ngumpul dari pelaku. Setelah dua hari pencarian, pelaku ditemukan di rumah orang tuanya," ucap Saharuddin.

Saharuddin menjelaskan, penganiayaan yang berujung maut ini dipicu karena dendam lama. Ketika istri pelaku dan istri korban konflik atau berselisih paham, sehingga dendam lama pelaku memuncak dan membunuh suami adiknya atau iparnya itu.

"Motifnya dendam lama. Dendam lama itupun kemudian diperkeruh dengan keributan istrinya dengan adik kandungnya, istri korban," tukasnya.

Atas perbuatannya, pelaku bersama badik yang digunakan, kini telah diamankan di polsek Tallo untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. []

Berita terkait
Dalang Perceraian, Pria di Malang Bacok Teman Hingga Tewas
Polres Malang menangkap seorang pria usai membacok hingga tewas. Pelaku membacok korban karena dendam dan membuat rumah tangganya.
Pembacok Selingkuhan Istri di Aceh Serahkan Diri ke Polisi
Pelaku pembacokan terhadap selingkuhan istri di Kabupaten Ingin Jaya, Aceh Besar menyerahkan diri ke Polresta Banda Aceh.
Pria Paruh Baya di Makassar Dibacok Tetangga, Ini Penyebabnya
Ceksok persoalan lahan parkir, pria di Makassar dilarikan ke rumah sakit akibat dibacok tetangganya sendiri.
0
Mengenal Efek Samping Kebanyakan Minuman Berenergi
Mengenal efek samping minuman berenergi yang di dalamnya terdapat kafein dan lebih banyak gula serta bahan lainnya jika dikonsumsi terlalu banyak.