UNTUK INDONESIA
Presiden Jokowi Kumpul Keluarga di Labuan Bajo
Presiden Jokowi kumpul bareng keluarga di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada akhir pekan ini.
Gugusan pulau di Gili Lawa Darat. (Foto: indonesia.travel)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Tak ada kunjungan kerja (kunker), Jokowi hanya ingin bersama keluarga pada akhir pekan ini.

Menggunakan pesawat Kepresidenan, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Bandara Komodo, Minggu, 19 Januari 2020. Saat turun dari pesawat kepresidenan, Presiden Jokowi langsung dijemput oleh Gubernur NTT Viktor B Laiskodat dan istrinya.

"Pak Presiden sudah tiba, untuk hari ini tak ada kegiatan kunjungan kerja. Beliau hanya ingin berkumpul bersama keluarganya di Labuan Bajo hari ini, " kata Karo Humas Pemprov NTT Marius Jelamu di Bandara Komodo Labuan Bajo, Minggu, 19 Januari 2020, dikutip dari Antara.

Besok Senin, 20 Januari 2020, Jokowi direncanakan baru akan melakukan kunker di kawasan wisata tersebut. Jokowi akan meninjau dermaga peti kemas yang akan dibangun oleh Pelindo.

Kemudian juga pada hari yang sama orang nomor satu di Indonesia itu akan meresmikan Hotel Inaya yang dibangun oleh PT ASDP Indonesia Ferry dan PT PP.

Sedangkan pada Selasa 21 Januari 2020, Jokowi akan membagi-bagikan ratusan sertifikat tanah kepada ratusan masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat. []

Berita terkait
Jokowi: Bangun Ibu Kota Baru, Pemerintah Tidak Utang
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah tidak berutang untuk membangun ibu kota baru di Kalimantan Timur.
Jokowi Jawab Tudingan Melanggengkan Politik Dinasti
Presiden Jokowi menjawab soal isu politik dinasti. Gibran Rakabuming Raka, Bobby Nasution, Wahyu Purwanto dan Doli Siregar maju dalam Pilkada 2020.
Ibu Kota Baru, Ini Alasan Jokowi Ajak 3 Tokoh Dunia
Keputusan pemerintah untuk melibatkan tiga tokoh dunia dalam proses pembangunan ibu kotabaru di Kalimantan Timur memiliki makna yang komprehensif.
0
Kulon Progo Antisipasi Insiden SMPN 1 Turi Sleman
Kulon Progo mengantisipasi kejadian yang menimpa pelajar SMPN 1 Turi Sleman tidak terjadi. Seperti selektif pemberian izin kegiatan di alam bebas.