UNTUK INDONESIA

Presiden Joe Biden Tingkatkan Bantuan Luar Negeri Amerika

Makin banyak warga AS yang divaksinasi, Presiden Joe Biden ambil langkah bantu negara lain dengan meningkatkan bantuan luar negeri
Menlu AS, Antony Blinken, Selasa, 6 April 2021, mengumumkan penunjukan Gayle Smith sebagai koordinator untuk tanggapan global Covid-19 pemerintah AS (Foto: voaindonesa.com/AP)

Jakarta – Ketika Amerika Serikat (AS) semakin mendekati tujuannya untuk memvaksinasi 200 juta warga AS pada akhir April 2021, pemerintahan Presiden Joe Biden mengambil langkah untuk membantu berbagai negara lain dengan menunjuk seorang koordinator untuk tanggapan global Covid-19. Patsy Widakuswara melaporkannya untuk voaindonesia.com.

Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa pada tanggal 19 April 2021 mendatang, semua orang dewasa di AS akan berpeluang untuk mendapat vaksin, dua minggu lebih awal dari batas waktu semula, yaitu 1 Mei 2021.

“Sekarang vaksinasi dilakukan rata-rata 3 juta per hari, lebih dari 20 juta dosis seminggu. Hari Sabtu lalu saja, dilaporkan lebih dari 4 juta vaksinasi dilakukan. AS adalah negara pertama yang memberikan 150 juta vaksin dan negara pertama yang memvaksinasi sepenuhnya lebih dari 62 juta warga,” ujar Biden.

konpes pertama bidenPresiden AS, Joe Biden, berbicara pada konferensi pers pertama di Gedung Putih, Washington DC, AS, Kamis, 25 Maret 2021 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Di bawah tekanan beberapa negara lain untuk berbagi vaksin, Presiden Biden, pada awal pekan ini menunjuk Gayle Smith sebagai koordinator untuk tanggapan global Covid-19 pemerintah AS.

Smith adalah seorang pakar kesehatan global yang menganjurkan agar vaksin yang berlebih dibagikan ke negara-negara lain. “Kepemimpinan Amerika sangat diperlukan. Saya sangat yakin kita mampu memimpin dunia kembali,” kata Smith.

Sementara banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah mulai melakukan inokulasi dengan vaksin buatan Tiongkok dan dosis yang berasal dari COVAX (Covid-19 Vaccine Global Access - Aliansi Global untuk Vaksin Covid-19 dan Imunisasi), mekanisme distribusi vaksin global yang diprakarsai PBB, para ahli menilai masih banyak yang dapat dilakukan AS selain menyediakan kelebihan dosis vaksin Covid-19.

J. Stephen Morrison dari Center for Strategic and International Studies, CSIS berpandangan, “Amerika dapat memperbesar kapasitas produksi sebagai sasaran. Amerika dapat menciptakan ketertiban dan transparansi ke pasar vaksin di seluruh dunia yang saat ini tidak transparan, kacau, dan absen pertanggung-jawabannya.”

antrean vaksin asAntrean warga AS untuk vaksinasi Covid-19 di luar stadion Yankee di kawasan Bronx, New York, 5 Februari 2021 (Foto: Dok/voaindonesia.com/Reuters)

Hari Selasa, 6 April 2021, Biden juga mengunjungi fasilitas vaksinasi di sebuah kapel gereja di Virginia. Pemerintahannya telah membentuk sebuah koalisi yang terdiri dari para pemimpin agama dan masyarakat untuk membantu meyakinkan warga Amerika yang enggan divaksinasi, jumlahnya sekitar 20% menurut jajak pendapat.

Banyak warga Amerika yang semakin mengabaikan protokol kesehatan, termasuk ketika berlangsung pesta kemenangan kompetisi bola basket antar perguruan tinggi awal pekan ini.

Menurut Gedung Putih, sekitar 40% orang dewasa di AS telah menerima paling sedikit satu dosis vaksin, dan hampir 20% dari total penduduk Amerika telah divaksinasi secara penuh (mg/jm)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Semua Warga Dewasa Amerika Akan Divaksinasi Covid-19
Presiden Biden mengatakan bahwa semua warga dewasa Amerika yang memenuhi syarat mendapat vaksinasi Covid-19 mulai 19 April 2021
37 Hari Kerja Biden Sudah 50 Juta Warga Amerika Divaksinasi
Hanya dalam 37 hari kerja Biden sudah 50 juta warga Amerika yang menerima vaksinasi virus corona dari target 100 juta dalam 100 hari kerja pertama
Biden Ingatkan Rakyat Amerika Vaksinasi Corona Bukan Politik
Biden percepat distribusi vaksin dan aktifkan Defense Production Act serta ingatkan rakyat bahwa vaksinasi virus corona bukan masalah politik
0
Presiden Joe Biden Tingkatkan Bantuan Luar Negeri Amerika
Makin banyak warga AS yang divaksinasi, Presiden Joe Biden ambil langkah bantu negara lain dengan meningkatkan bantuan luar negeri