UNTUK INDONESIA
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Karung
Polres Tegal Jawa tengah menangkap pelaku pembunuhan terhadap perempuan yang ditemukan dalam karung.
Puluhan warga menonton mayat dalam karung yang ditemukan di bekas bengkel las di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat 9 Agustus 2019.(Foto: Tagar/Farid Firdaus)

Tegal - ‎Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Tegal, Jawa Tengah menangkap pelaku yang diduga membunuh Nurkhikmah, 16 tahun, warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, yang mayatnya ditemukan terbungkus karung dalam kondisi sudah tinggal tulang.

Informasi yang diperoleh Tagar menyebutkan, ‎pelaku yang ditangkap berjumlah lima orang. Kelimanya diringkus Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal pada Minggu malam 11 Agustus 2019.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal AKP Bambang Purnomo saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. "Iya. Benar (sudah ditangkap)," kata ‎Bambang kepada Tagar, Senin 12 Agustus 2019.

Namun Bambang belum dapat membeberkan lebih lanjut ihwal identitas maupun jumlah pelaku yang ditangkap dengan alasan masih melakukan pengembangan. ‎"Masih dikembangkan," tandasnya.

‎Sudah ditangkapnya pelaku juga diibenarkan oleh ayah korban, Imam Maliki, 40 tahun. "Alhamdulillah, pelaku sudah ditangkap semua," kata Imam di Mapolres Tegal, Senin 12 Agustus 2019.

‎Imam menyebut salah satu dari pelaku masih tergolong kerabat dengan dirinya. "Katanya salah satu pelaku masih saudara dengan ibu saya," ungkapnya.

‎Seperti diberitakan sebelumnya, penemuan mayat dalam karung yang diduga kuat korban pembunuhan menggerkan warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat 9 Agustus 2019. Mayat berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di dalam karung dalam kondisi hampir seluruhnya tinggal tulang.

‎Lokasi penemuan mayat adalah bekas bengkel las di samping rumah yang sudah ditinggalkan kosong oleh pemiliknya di RT 15 RW 02. ‎Identitas mayat kemudian diketahui adalah Nurkhikmah, 16 tahun, warga Desa Cerih, Kecamata Jatinegara. Korban sudah tidak pulang ke rumahnya sejak sekitar enam bulan yang lalu.

Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan Tim Kedokteran Kesehatan (Dokkes) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soesilo, Slawi, Kabupaten Tegal, Sabtu 10 Agustus 2019, korban sudah meninggal lebih dari tiga bulan.

"Dari pemeriksaan, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan, tinggal tulang-tulang," kata Kepala Sub Bidang Kedokteran Kepolisian Bidang Dokkes Polda Jawa Tengah AKBP dr Ratna Relawati Ratna, yang memimpin autopsi. []

Berita terkait
0
Sekjen NasDem: Soal Kabinet, Itu Kewenangan Presiden
Pertemuan Prabowo Subianto dengan Surya Paloh tidak membicarakan soal koalisi, opsisi dan jatah menteri karena merupakan kewenangan presiden