UNTUK INDONESIA
Polisi Kantongi Identitas Penculik Anak di Makassar
Pelaku penculikkan dua anak SD lalu ditukar dengan dua karung beras, identitasnya sudah dikantongi polisi dan saat ini sedang dalam pengejaran.
Dua anak SD di kota Makassar menjadi korban penculikkan oleh OTK. Selanjutnya ke dua anak tersebut ditukar dengan dua karung beras. (Foto: Tagar/Dok.Polisi)

Makassar - Penyidik Reserse Kriminal Polsek Rappocini Polrestabes Makassar, mengaku kini telah mengantongi identintas pelaku penculik anak ditukar beras di Kota Makassar, Sul-Sel.

Kanit Reskrim Polsek Rappocini, IPTU Iqbal Usman mengatakan, pihaknya terus melakukan penyelidikan dalam menangkap penculik anak dibawah umur, berinisial RD dan RP di depan Sekolah SD Cendrawasih 1 Kota Makassar beberapa waktu lalu.

"Belum tertangkap, tapi ciri-ciri pelaku sudah diketahui," tegas Iqbal Usman kepada Tagar, Senin 25 November 2019.

Dia menyebutkan bahwa pihaknya saat ini telah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui terkait penculikan anak tersebut. Sehingga atas dasar pemeriksaan tersebut, selain ciri-ciri pria misterius itu diketahui, polisi juga mengaku telah mengantongi identitas pelaku. Hanya saja, keberadaan pelaku saat ini masih tengah pencarian petugas.

Belum tertangkap, tapi ciri-ciri pelaku sudah diketahui.

"Ciri-ciri dan identitas pelaku diketahui dari hasil penyelidikan dan keterangan korban serta saksi-saksi lainnya," tutup Iqbal.

Sebelumnya, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudiawan Wibisono mengatakan, pihaknya masih terus berupaya semaksimal mungkin untuk memburu keberadaan pelaku penculik anak.

Selain itu, Polrestabes juga akan melakukan upaya-upaya agar kasus penculikan anak khususnya pelajar SD di Kota Makassar tidak terulang lagi. Upaya yang dilakukan adalah dengan memaksimalkan peran Bhabinkamtibmas di masyarakat.

"Kita akanmeningkatkan lagi peran Binmas dalam hal pengamanan di setiap SD khususnya di jam-jam pulang sekolah," kata Yudiawan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, aksi penculikan anak dibawah umur di Kota Makassar, Sul-Sel, kembali terjadi. Kali ini menimpa dua pelajar Sekolah Dasar (SD) berinisial AP, 9 tahun dan RA, 9 tahun, menjadi korban penculikan Orang Tidak di Kenal (OTK) saat pulang sekolah di SD Cendrawasih 1 Makassar, di perempatan lampu merah Jalan Cendrawasih dan jalan Baji Minasa kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sul-Sel, Kamis 21 November 2019, lalu.

Beruntung, kedua pelajar SD ini berhasil diselamatkan oleh aparat kepolisian dari Polsek Rappocini setelah dijadikan jaminan oleh OTK di Toko Beras saat sedang membeli dua karung beras di Jalan Buakana, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Kini, kedua anak ini telah diserahkan ke orang tua masing-masing. []

Baca juga:

Berita terkait
PJ Wali Kota Makassar, Guru Berperan Dalam Perubahan
PJ wali kota Makassar Iqbal Suaeb mengatakan, keberadaan guru sangat penting, dan guru sangat berperan dalam perubahan.
Pelajar Terlibat Prostitusi Online di Makassar
Polisi membongkar sindikat prostitusi online di Makassar. Satu mucikari dan dua perempuan pekerja seks diamankan, satu di antaranya masih pelajar.
20 Ruko di Kompleks Zamrud Makassar Terbakar
Kebakaran hebat menimpa 20 unit ruko di kota Makassar, Sabtu 20 November 2019 malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
0
Pengakuan Menantu Bunuh Sadis Mertua‎ di Pemalang
Pembunuhan menantu terhadap mertua di Pemalang terungkap jelas. Sang menantu akhirnya membeber penyebab ia menggorok leher mertuanya.