Polda Metro Jaya Perpanjang Operasi Ketupat Jaya 2021

Puncak arus mudik Lebaran belum kunjung usai, sehingga Polda Metro Jaya memperpanjang Operasi Ketupat Jaya 2021 hingga 24 Mei 2021.
Arus mudik lebaran tak kunjung usai, membuat Polda Metro Jaya perpanjang Operasi Ketupat Jaya 2021. (Foto: Tagar/@tmcpoldametrojaya)

Jakarta – Polda Metro Jaya memutuskan untuk memperpanjang penyelenggaraan Operasi Ketupat Jaya 2021. Hal ini dilakukan karena puncak aktivitas arus balik Lebaran belum juga usai, meski setelah H+7 Idul Fitri 1442 H.

Pada awalnya Operasi Ketupat Jaya 2021, akan diakhiri pada 16 Mei 2021, namun karena kondisi operasi ini kembali diperpanjang hingga lebih dari sepekan hingga 24 Mei 2021 mendatang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa timnya memprediksi bahwa puncak arus balik musim lebaran tahun ini masih belum terjadi, yang diprediksi akan terjadi pada Jumat, 21 Mei 2021 hinga Minggu, 23 Mei 2021 mendatang.


Walaupun Operasi Ketupat tanggal 17 sudah selesai tapi diperpanjang sampai tanggal 24 melihat situasional sekarang.


Polda Metro JayaPolda Metro Jaya Perpanjang Operasi Ketupat Jaya 2021. (Foto: Tagar/Instagram @tmcpoldametrojaya)

Hal ini dilakukan untuk pemeriksaan kepada masyarakat terkait Covid-19, mengingat saat ini Covid-19 belum benar benar berakhir Indonesia.

Yusri juga mengatakan bahwa pengawasan arus balik Idul Fitri 16-18 Mei 2021 di 14 titik pos pemantauan dan berbagai lokasi lainnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya sudah melakukan tindakan pemeriksaan terhadap para pemudik.

Berdasarkan hasilnya pemeriksaan oleh petugas kepada warga terdapat sebanyak 22 ribu pemudik sudah mengikuti swab antigen Covid-19. Dengan kata lain pemudik sudah mengikuti peraturan yang terapkan oleh pemerintah pusat.

Hal yang paling mencengangkan ternyata, jumlah tersebut tercatat hanya dalam waktu dua hari pelaksanaan pengawasan arus balik Lebaran 2021.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah menyiapkan 12 titik pos pemeriksaan arus balik. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pos pemeriksaan itu akan berlaku mulai besok hingga 7 hari setelah Lebaran. Namun, menurutnya, tidak tertutup kemungkinan pos pemeriksaan itu digelar hingga akhir Mei.

"Kalau ini (pos pemeriksaan arus balik) kita akan laksanakan paling tidak hingga sampai tujuh hari pertama Lebaran. Nanti menunggu kebijakan apakah sampai akhir bulan Mei," kata Sambodo di pos pemeriksaan Km 34B Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu, 15 Mei 2021.

Dalam pos pemeriksaan arus balik itu, petugas akan memeriksa dokumen bebas COVID-19 dari pemudik berdasarkan hasil swab antigen 1x24 jam terakhir. Bagi yang tidak membawa, warga akan dites swab secara langsung di lokasi tersebut.

Oleh sebab itu, Sambodo mengimbau kepada para warga yang kembali ke Jakarta untuk melakukan swab test terlebih dahulu.

"Datang ke Jakarta sudah membawa surat bebas COVID-19 sehingga, ketika ada pemeriksaan, dia tinggal tunjukkan. Kalau sudah seperti itu, kita tidak akan periksa," ucap Sambodo. [ ]

Berita terkait
Operasi Penyekatan Arus Balik Diperpanjang Sampai 24 Mei 2021
Polda Metro Jaya memperpanjang penyekatan arus balik hingga 24 Mei 2021 guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 usai libur Idul Fitri.
Semua Moda Transportasi Dilarang Beroperasi 6-17 Mei 2021
Pemerintah melarang seluruh moda transportasi beroperasi selama masa larangan mudik lebaran 2021 yaitu pada tanggal 6-17 Mei 2021
Operasi Ketupat Selama 37 Hari di Bantaeng
Operasi ketupat 2020 di Bantaeng tak seperti biasanya yang hanya 14 hari, tahun ini, Ops Ketupat bakal berlangsung hingga 37 hari.
0
Jalan Tol Serpong-Cinere Bayar Rp 11.000 Mulai 2 Juni
Jalan Tol Serpong-Cinere, ruas Seksi I Serpong-Pamulang mulai dikenakan tarif sebesar Rp11.000 untuk golongan 1 mulai Rabu, 2 Juni 2021.