PLN: 845 Warga Perbatasan NTT - Timor Leste Nikmati Listrik

Tercatat sebanyak 845 masyarakat di perbatasan NTT dan Timor Leste dapat menikmati listrik 24 jam tanpa henti berkat peningkatan PLTD Oepoli.
Pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Oepoli di Desa Netemnanu Utara, Kabupaten Kupang. (Foto: Tagar/Dok PLN)

Jakarta - Tercatat sebanyak 845 masyarakat di perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste kini dapat menikmati listrik 24 jam tanpa henti berkat peningkatan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Oepoli di Desa Netemnanu Utara, Kabupaten Kupang.

General Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (IUW) NTT, Agustinus Jatmiko berharap kehadiran listrik selama 24 jam dapat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

"Hari ini, PLN bersama seluruh tim datang dan mulai mengoperasikan sistem kelistrikan Oepoli yang awalnya 12 Jam menjadi 24 Jam Penuh. Saya harap warga di Oepoli, para tokoh masyarakat, para Perangkat Desa dapat memanfaatkan energi listrik tersebut lebih produktif, sehingga perekonomian masyarakat Oepoli semakin meningkat," ucap Jatmiko.


Puji Tuhan kami masyarakat Kecamatan Amfoang Timur mengucapkan terima kasih yang berlipat ganda karena listrik di Oepoli sudah menyala 24 Jam.


PLNPeningkatan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Oepoli di Desa Netemnanu Utara, Kabupaten Kupang. (Foto: Tagar/Dok PLN)

Ia menyampaikan untuk melistriki daerah perbatasan membutuhkan upaya yang keras. PLN harus menambah kapasitas pembangkit dengan mendatangkan 1 Unit Mesin 160 kilo Watt (kW) dan 1 unit trafo dari kota Kupang dengan waktu tempuh selama 7 jam perjalanan.

"Kita ketahui, Daerah Oepoli terletak di Kecamatan Amfoang Timur yang terkenal dengan medan yang terjal dan sulit dijangkau karena harus melewati banyak sungai dan anak sungai,” ujar Jatmiko.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Netemnanu Utara, Andrea Mora bersyukur atas listrik yang dapat dinikmatinya tanpa henti dan melakukan aktivitas yang menggunakan listrik.

"Puji Tuhan, kami masyarakat Kecamatan Amfoang Timur mengucapkan terima kasih yang berlipat ganda karena listrik di Oepoli sudah menyala 24 Jam, kami tidak memberi apa-apa kepada PLN, tetapi kami haturkan dengan ucapan doa," ucap Mora.

Hingga kini PLN terus berupaya agar seluruh wilayah NTT dapat menyala 24 jam sehingga mendorong peningkatan kehidupan ekonomi masyarakat. 

Sebelumnya, PLN juga menghadirkan listrik di enam desa Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Kini 200 kepala keluarga (KK) di 6 desa sudah menikmati listrik untuk mendukung berbagai aktivitas produktif dan meningkatkan perekonomian desa.  

Enam desa tersebut di antaranya, Pekon Margomulyo Kecamatan Semaka, Pekon Umbar Kecamatan Klumbayan, Pekon Way Rilau Kecamatan Cukuh Balak, Pekon Teratas Kecamatan Kota Agung, Pekon Tanjung Agung Kecamatan Pugung 

Kemudian Pekon Sanggi Unggak Kecamatan Bandar Negeri Semuong. Untuk menghadirkan listrik di enam desa tersebut, PLN mengalokasikan dana lebih dari Rp 8 miliar. []

Berita terkait
Apresiasi Wamen PUPR untuk Program TJSL PLN di Papua
Wamen PUPR John Wempi Wetipo mengapresiasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN untuk mengembangkan potensi pemuda Papua.
PLN Raih Hibah 1,2 Juta Euro dari Prancis Bangun PLTA
Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, mengatakan dukungan berkelanjutan dari AFD untuk pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia.
Dukung PON di Papua, PLN Perkuat Keandalan Listrik
Dalam rangka mendukung pergelaran PON XX di Papua PLN perkuat keandalan listrik yang sudah mencapai 95 persen dan ditargetkan Agustus 2021 selesai.
0
PLN Dukung Kegiatan Sentra Vaksinasi Bersama di Medan
PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara Pandapotan Manurung juga mengikutsertakan 3.274 orang pegawai dan tenaga alihdaya untuk kegiatan ini.