Dukung PON di Papua, PLN Perkuat Keandalan Listrik

Dalam rangka mendukung pergelaran PON XX di Papua PLN perkuat keandalan listrik yang sudah mencapai 95 persen dan ditargetkan Agustus 2021 selesai.
Stadion yang dipersiapkan untuk pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. (Foto: Tagar/Dok PLN)

Jakarta -  Perusahaan Listrik Negara PLN siap menyukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang akan digelar pada bulan Oktober 2021 mendatang. Progres pekerjaan kelistrikan untuk mendukung pagelaran tersebut di keempat lokasi telah mencapai 95 % dan ditargetkan selesai bulan Agustus 2021.

Kegiatan yang akan dipusatkan di Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke, Kabupaten Jayapura, dan Kota Jayapura ini, memiliki 41 venue pertandingan dan 223 lokasi yang perlu disuplai listrik secara aman dan andal guna kelancaran kegiatan tersebut.

“Hingga saat ini, pekerjaan kelistrikan untuk PON XX secara keseluruhan hampir selesai. Kami telah menyelesaikan pembangunan jaringan baru dan penguatan sistem kelistrikan di sebagian besar lokasi,” ujar General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Abdul Farid, dalam keterangan resmi, Jumat, 19 Juni 2021.


Peralatan pendukung tersebut akan kami siagakan di lokasi-lokasi venue dan titik-titik strategis saat PON XX berlangsung sehingga suplai listrik tetap terjaga.


Pekan Olahraga Nasional XX di Papua yangStadion yang dipersiapkan untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. (Foto: Tagar/Dok PLN)

Selain fokus dalam penyelesaian pekerjaan fisik, PLN juga menjamin suplai daya dari pembangkitan di masing-masing lokasi yang cukup. Dengan total daya yang dibutuhkan untuk melistriki seluruh venue pertandingan PON diperkirakan mencapai 16,21 MW, pembangkit yang masih mampu menyediakannya.

Saat ini total beban puncak di tiga kabupaten dan satu kota penyelenggara berkisar 126 MW dengan daya mampu membangkitkan 204 MW. Jumlah tersebut masih menyisakan cadangan daya sebesar 78 MW.

“Untuk daya listrik di keempat lokasi tersebut rata-rata surplus sekitar 38% dari beban puncak saat ini. Dengan kebutuhan daya tambahan untuk PON XX, kami memperkirakan surplus daya masih berkisar 30%,” ucap Farid.

PLN juga telah menyiapkan peralatan pendukung untuk memastikan suplai listrik aman jika terjadi gangguan pada sistem utama yang tidak diinginkan.

Peralatan yang tersedia antara lain, Unit Gardu Bergerak (UGB), Unit Kabel Bergerak (UKB), Unit Kabel dan Kubikel bergerak (UKKB), UPS Mobile serta Mobile Genset.

“Peralatan pendukung tersebut akan kami siagakan di lokasi-lokasi venue dan titik-titik strategis saat PON XX berlangsung sehingga suplai listrik tetap terjaga,” kata Farid.

Sementara itu dari sisi kesiapan personel, PLN akan menyiapkan 564 petugas untuk penyediaan listrik gelaran 4 tahun tersebut. Para personel tersebut akan mulai 19 September hingga 17 Oktober 2021 nanti.

"Kami upayakan pekerjaan fisik dan kesiapan lainnya dalam hal kelistrikan dapat dimulai. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan apa yang kami siapkan sesuai dengan kebutuhan listrik PON XX nanti,". []

Berita terkait
PLN Hadirkan Listrik bagi 45 KK di Kampung Bonti Sulsel
PLN hadirkan listrik di Kampung Bonti, Sulawesi Selatan ke 45 Kepala Keluarga dengan investasi sebesar Rp 657 Juta.
PLN Bangun Infrastruktur Kelistrikan 19 Desa di Jambi Senilai Rp 130 M
PLN berhasil menghadirkan listrik bagi 19 desa yang terdiri dari 7.723 KK di Tanjung Jabung Barat, Jambi dengan investasi Rp 130 Miliar.
PLN Ubah Kebijakan Subsidi Listrik Periode April - Juni 2021
PLN mengubah kebijakan pemberian stimulus subsidi listrik periode April-Juni 2021.
0
PLN Dukung Kegiatan Sentra Vaksinasi Bersama di Medan
PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara Pandapotan Manurung juga mengikutsertakan 3.274 orang pegawai dan tenaga alihdaya untuk kegiatan ini.