UNTUK INDONESIA
Pertama dari Dairi, Satu Warga Positif Covid-19
Satu warga Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dikonfirmasi positif infeksi Covid-19.
Sekda Leonardus Sihotang didampingi Plt Kadis Kesehatan Jonny Hutasoit dan Plt RSUD Sidikalang Charles Bantjin, saat memberangkatkan PDP Corona ke RSUP Adam Malik, Selasa, 17 Maret 2020 lalu (Foto: Tagar/istimewa)

Dairi - Satu warga Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dikonfirmasi positif infeksi Covid-19. Warga dimaksud, adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan pada Senin, 16 Maret 2020 lalu.

Demikian keterangan pers Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi dr Edison Damanik, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rahmat Syah Munthe pada Kamis, 26 Maret 2020.

Diuraikan, pada 16 Maret 2020, petugas kesehatan bersama aparat desa memperoleh laporan adanya warga yang pulang dari Malaysia. Petugas kemudian melakukan kunjungan terhadap warga tersebut.

Dari kunjungan observasi, diketahui pasien mengalami gejala batuk, dan sakit menelan serta kelainan suara pernafasan. Ia pun dirujuk ke RSUD Sidikalang.

Setelah pemeriksaan lanjutan berupa pemeriksaan darah dan foto rontgen di RSUD Sidikalang, malam harinya pasien dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan, dan belakangan terkonfirmasi positif.

Pasien dimaksud, merupakan penduduk Dairi yang bekerja di Malaysia dan kembali ke Dairi pada 11 Maret 2020, karena berhenti bekerja.

Sekaitan itu Pemkab Dairi melakukan pelacakan dan menganjurkan orang yang pernah kontak dengan pasien untuk isolasi diri selama 14 hari. Jika mengalami gejala mirip Covid-19 diminta segera melaporkan diri ke puskesmas terdekat.

Dalam upaya pencegahan penyebararan virus corona, Pemkab Dairi menggiatkan sosialisasi, edukasi dan mengajak masyarakat untuk melaksanakan isolasi mandiri.

Pemerintah kecamatan berkolaborasi dengan unsur kepolisian sektor dan komando rayon militer melakukan penyemprotan cairan disinfektan di ruang-ruang publik dan memastikan tidak ada kegiatan pengumpulan masyarakat dalam jumlah besar.

Dalam rapat Forkopimda dipimpin Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu melalui telekonferensi diikuti Dandim 0206 Dairi, Kapolres, Ketua DPRD, Kajari, Ketua PN Sidikalang, Sekda beserta Ketua Pokja Gugus Tugas Penanganan Covid-19 pada Rabu, 25 Maret 2020, disepakati bahwa rumah makan tidak melayani orang makan di lokasi.

Hanya melayani pembeli untuk membungkus, dan dibawa pulang. Selain itu, seluruh masyarakat diminta untuk melaksankan ibadah di rumah masing-masing.

Pekerja media juga diharapkan untuk menjaga keselamatan dalam melakukan peliputan, dan menjungjung kode etik jurnalis dalam penyajian berita terkait Covid-19.

Terkait logistik, Pemkab Dairi telah menyampaikan permohonan bantuan Alat Pelindung Diri (APD), bahan pembuatan sanitizer, disinfektan dan obat-obatan kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Utara, serta menggalang dukungan bantuan APD dan multivitamin dari pihak swasta.

Beberapa hasil, bantuan telah diterima. Diantaranya, 130 ribu butir telur dari PT Malindo Feadmeal Tbk, 25 coverall dan 25 boot untuk tenaga medis di RSUD dari BPBD Pemprov Sumatera Utara, serta 30 box Betafid dari PT Sinarmas.[]

Berita terkait
Viral di Medsos, Satu Warga Dairi Positif Corona?
Sejak Rabu, 25 Maret 2020 siang, viral di media sosial satu PDP di Dairi disebut-sebut positif Covid-19.
Warga Dairi Diimbau Tidak Berkumpul di Kedai Tuak
Warga di Kabupaten Dairi diimbau untuk sementara waktu tidak berkumpul di lapo tuak atau kedai guna memutus mata rantai penularan Covid-19.
ODP Covid-19 di Dairi Sebanyak 27 Orang
27 warga Dairi masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait corona. ODP bukan berarti positif dan warga diminta tidak panik.
0
Pertama dari Dairi, Satu Warga Positif Covid-19
Satu warga Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dikonfirmasi positif infeksi Covid-19.