UNTUK INDONESIA
Persipura Diperkuat Comvalius dan Duo Brasil
Persipura Jayapura resmi mengumumkan 24 pemain yang akan mengarungi kompetisi Liga 1 2020, termasuk striker baru Sylvano Comvalius.
Manajemen Persipura Jayapura saat mengumumkan 24 pemain yang akan memperkuat tim di Liga 1 musim 2020, Selasa 21 Januari 2020. (Foto: Tagar/Paul Manahara Tambunan)

Jayapura - Persipura Jayapura resmi mengumumkan 24 pemain yang akan mengarungi kompetisi Liga 1 2020. Persipura mendatangkan empat pemain asing anyar, termasuk striker Sylvano Comvalius yang sebelumnya bermain di Arema FC. 

Persipura melepas empat pemain asing lama. Salah satunya Oh In-kyun, gelandang asal Korea Selatan, yang bergabung dengan Arema FC. Namun Persipura mendapatkan duo Singo Edan, Comvalius dan Arthur da Cunha. 

Penyerang asal Belanda ini merupakan salah satu mesin gol asing terbaik di Liga 1. Dirinya menjadi top scorer di musim 2017 saat masih bermain di Bali United. Namun musim lalu, Comvalius mengalami penurunan. Pemain berusia 32 ini hanya mengoleksi lima gol. 

Selain Comvalius, tim Mutiara Hitam mendatangkan Arthur da Cunha dan Thiago Amaral. Duo Brasil ditambah gelandang asal Jepang Takuya Matsunaga yang sebelumnya bermain di Kalteng Putra. Persipura juga membawa kembali Yohanis Ferinando Pahabol yang juga dari Kalteng Putra. 

Semua pemain ini atas pilihan atau rekomendasi langsung dari pelatih. Siapa (pemain) yang dibutuhkan tinggal pilih dan manajemen yang melakukan pendekatan

Pemain lokal lain yang diboyong Persipura, kiper Gerri Martin Mandagi (Mitra Kukar) dan Imanuel Rumbiak (Barito Putra). Tak banyak pemain baru yang diboyong pelatih Persipura Jacksen F. Tiago. 

Mereka bergabung dengan 17 pemain lama yang dipertahankan Persipura. Mereka yang kembali membela tim kebanggaan masyarakat Papua ini di antaranya Boaz Solossa, Ricardo Salampessy, Ian Louis Kabes, dan Yustinus Pae sampai striker muda Marinus Wanewar. 

"Itulah para pemain yang sudah kami kontrak dan mereka yang diperbarui kontraknya," kata Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano di Jayapura, Selasa 21 Januari 2020.

Benhur menuturkan, 24 pemain tersebut merupakan pilihan dan rekomendasi dari Jacksen. Klub pun masih memungkinkan menambah pemain. Pasalnya manajemen akan melakukan seleksi terhadap pemain lokal Papua untuk dijadikan sebagai pemain yunior Persipura.

"Semua pemain ini atas pilihan atau rekomendasi langsung dari pelatih. Siapa (pemain) yang dibutuhkan tinggal pilih dan manajemen yang melakukan pendekatan," ujarnya.

Pelatih Jacksen mengatakan seleksi pemain yunior mulai dilaksanakan pada Rabu 22 Januari 2020. Pemain yang lolos seleksi itu akan bergabung dengan skuat Persipura.

"Kami melakukan seleksi khusus putra Papua di Lapangan PLN sampai 24 Januari 2020. Mereka yang lolos seleksi akan disertakan ke Batu, Malang, untuk menjalani pemusatan latihan," ujar Jackson 

24 pemain Persipura Jayapura:

Dede Sulaiman, Gerri Martin Mandagi, Boaz Solossa, Ricardo Salampessy, Ian Louis Kabes, Yustinus Pae, Bernardus Valentino Telaubun, Muhammad Tahir, Marinus Wanewar, Fitrul Dwi Rustapa, Israel Wamiau, Mariyo Fabio Londok, Gunansar Mandowen, David Kevin Rumakiek, Evraim Toncy Awes, Todd Rivaldo Ferre, Patrick Womsiwor, Theo Fillo Numberi, Yohanis Ferinando Pahabol, Imanuel Rumbiak, Takuya Matsunaga (Jepang), Thiago Amaral (Brasil), Arthur da Cunha (Brasil), Sylvano Comvalius (Belanda) []

Berita terkait
Persipura Jayapura Waspadai Kejutan Kalteng Putra
Pelatih Jacksen F. Tiago, meminta Persipura Jayapura mewaspadai potensi kejutan Kalteng Putra dalam duel pada Kamis 12 Desember 2019.
Persipura Bisa Rusak Pesta HUT Persija
Persipura Jayapura bisa merusak perayaan ulang tahun ke-91 Persija Jakarta dalam duel di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis 28 November 2019.
Persebaya Siapkan Pemain U-20 Lawan Persipura
Persebaya Surabaya kembali mengandalkan pemain U-20 saat melawan Persipura Jayapura, Minggu 23 November 2019.
0
Covid-19 di 17 Negara Eropa Antara 11.000 - 200.000
Penyebaran virus corona baru (Covid-19) di Eropa melanda semua negara bahkan di beberapa negara kasusnya jauh di atas jumlah kasus di China