UNTUK INDONESIA
Persik Mania Rayakan Persik Juara Liga 2
Ribuan Persik Mania, suporter Persik Kediri merayakan keberhasilan tim kesayangan menjadi juara Liga 2019
Ribuan suporter Persik Kediri, Persik Mania, berpesta merayakan keberhasilan tim kesayangan menjadi juara Liga 2 2019 setelah di final Liga 2 mengalahkan Persita Tangerang 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin 25 November 2019. (Foto: Tagar/Fendhi Lesmana)

Kediri - Ribuan suporter Persik Kediri, Persik Mania, berpesta merayakan keberhasilan tim kesayangan menjadi juara Liga 2 2019. Euforia melanda suporter usai menyaksikan final Liga 2 lewat layar lebar di Balai Kota Kediri, Senin 25 November 2019 malam WIB. 

Tidak semua pendukung Persik bisa datang ke Bali untuk memberi dukungan langsung kepada tim berjuluk Macan Putih. Laga final melawan Persita Tangerang digelar di tempat netral di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. 

Tidak kurang dua ribu Persik Mania yang memadati setiap sudut halaman Balai Kota Kediri. Ketegangan pun sempat merayap karena setelah unggul 2-0, Persita mampu mengejar ketinggalan dan menyamakan skor menjadi 2-2.

Sorak-sorai suporter mendadak pecah ketika pemain depan Persik Wimba Sutan menjebol gawang Persita di menit terakhir. Kemenangan 3-2 yang dramatis. Mereka langsung menyalakan cerawat dan kembang api. Suporter pun untuk kedua kalinya berpesta menyambut Persik yang menjadi juara. 

Saya mengucapkan terima kasih kepada pemain, pelatih, manajeman dan seluruh masyarakat yang telah memberi support secara langsung baik melalui pemikiran, doa dan lain-lain untuk Persik

Sebelumnya, suporter sudah dilanda euforia saat Persik meraih tiket promosi ke Liga 1. Kepastian itu diperoleh saat mereka menang atas Persiraja Banda Aceh 5-4 lewat adu penalti di babak semifinal. 

Kabag Humas Pemkot Kediri Apip Permana mengatakan bila kegiatan nonton bersama final Liga 2 ini digagas Wali Kota Abdullah Abu Bakar. Wali kota memberi kesempatan warga Kediri menyaksikan final secara bersama di halaman balai kota. 

Ternyata gagasan itu disambut antusias oleh warga dan khususnya suporter. Tak heran bila halaman balai kota sampai tak muat menampung penonton sehingga banyak di antara mereka yang menyaksikan dari luar pagar balai kota. 

"Bapak wali kota memberi kesempatan kepada warga, khususnya suporter untuk menyaksikan bersama pertandingan final lewat layar besar di balai kota. Ternyata sambutannya luar biasa," kata Apip.

Menurut Apip pihaknya tidak keberatan para suporter memakai atribut Persik. Kegiatan nonton bersama pun berlangsung meriah. Apalagi, Persik tampil sebagai juara sekaligus mengulang sukses musim 2002 saat menjadi juara Divisi Satu. Saat itu kasta tertinggi masih Divisi Utama.

Sementara Wali Kota Abdullah Abu Bakar yang datang langsung ke Bali untuk memberi dukungan kepada tim memberi ucapan selamat kepada Persik yang menjadi juara Liga 2. Menurutnya sukses Persik menjadi kebanggaan masyarakat Kediri. Terutama setelah juara Liga Indonesia 2003 dan 2006 ini cukup lama tak berkompetisi di kasta tertinggi. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemain, pelatih, manajeman dan seluruh masyarakat yang telah memberi support secara langsung baik melalui pemikiran, doa dan lain-lain untuk Persik," ucap wali kota. 

"Saya berharap sukses nantinya menjadi kebanggaan sekaligus berkah bagi masyarakat Kota Kediri karena Persik kembali ke kasta tertinggi," kata Mas Abu, sapaannya. []

Berita terkait
Juara Liga 2, Persik Kediri Ulangi Sukses 2002
Persik Kediri mengulang sukses musim 2002 saat menjadi juara Liga 2 setelah di final mengalahkan Persita Tangerang 3-2, Senin 25 November 2019.
Persita Vs Persik, Duel Terbuka di Final Liga 2
Persita Tangerang dan Persik Kediri bakal bermain terbuka pada laga final Liga 2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin 25 November 2019.
Promosi ke Liga 1, Persik Bidik Juara Liga 2
Penantian lama Persik Kediri berakhir sudah promosi ke Liga 1 dengan mengalahkan Persiraja Banda Aceh lewat adu penalti, Jumat 22 November 2019.
0
Ladeni PSM, Persita Berharap Ferdinand Tak On Fire
Persita Tangerang berharap striker PSM Makassar Ferdinand Sinaga tak menunjukkan ketajamannya saat kedua tim berduel di Shopee Liga 1 2020.