UNTUK INDONESIA
Perkembangan Android dari Masa ke Masa
Sistem operasi Android memulai kiprahnya tahun 2000-an. Sebelum Google mengakuisisi, sistem operasi ini dikembangkan oleh Android Inc.
Sistem Operasi Android 11. (Foto: Gizmochina)

Jakarta - Sistem operasi Android memulai kiprahnya tahun 2000-an. Sebelum Google mengakuisisi, sistem operasi ini dikembangkan oleh Android Inc.

Android Inc didirikan pada Oktober 2003 di Palo Alto, California, Amerika Serikat (AS). Pendirinya adalah Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. 

Google mengakuisisi Android Inc pada tanggal 17 Agustus 2005, menjadikannya sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Google. Pendiri Android Inc seperti Rubin, Miner dan White tetap bekerja di perusahaan setelah diakuisisi oleh Google.

Pada perkembangan selanjutnya, HTC Dream adalah ponsel pertama yang dibekali dengan sistem operasi Android yang rilis pada tahun 2008.

Android adalah sistem operasi sumber terbuka (open sources), dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache. Kode dengan sumber terbuka dan lisensi perizinan pada Android memungkinkan perangkat lunak untuk dimodifikasi secara bebas dan didistribusikan oleh para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan pengembang aplikasi.

HTC DreamHTC Dream, ponsel Android pertama. (Foto: wikipedia)

Berikut perkembangan sistem operasi Android dari masa ke masa yang dikutip Tagar dari berbagai sumber, Minggu, 2 Agustus 2020.

1. Android 1.0 Astro (Alpha)

Android pertama kali lebih dikenal dengan Android Alpha. Dirilis pada 23 September 2008, yang sebenarnya versi awal dari Android ini akan dinamakan Astro, tetapi karena ada masalah hak cipta atas nama Astro, sehingga berubah nama menjadi Android Alpha.

2. Android 1.1 Bender

Android versi kedua ini dirilis pada 30 Februari 2009. Sama dengan sebelumnya, versi ini punya masalah penamaan karena Bender ternyata sudah ada yang punya dan dipatenkan. Awalnya, versi ini dirilis cuma untuk perangkat T-Mobile G1.

3. Android 1.5: Cupcake

Android Cupcke pertama kali dirilis pada 30 April 2009 dan pada versi ini ada peningkatan pada sisi pencarian dan UI yang lebih bersahabat dan mendukung teknologi CDMA

4. Android 1.6 Donut

Awal perilisan Android banyak memiliki bug, dan perlu pengembangan serta perbaikan. Hal ini dilakukan pada Android 1.6 Donut yang dirilis pada 15 September 2009.

Ya artinya belum genap setahun semenjak perilisan Android 1.5 Cupcake atau hanya berselang lima bulan saja. Android pun menambahkan beberapa pembaruan, terutama dukungan pada layar ponsel yang lebih besar.

5. Android 2.0 dan 2.1 Eclair

Pada tahap ini terjadi penambahan fitur untuk peningkatan Google Maps, perubahan UI ditambah dengan browser baru, daftar kontak baru, dukungan flash untuk kamera 3.2MP dan bluetooth 2.1. Versi ini dirilis pada tanggal 9 Desember 2009.

Sama seperti versi sebelumnya, Android 2.0 & 2.1 Eclair masih berfungsi untuk menutupi bug yang masih ditemukan pada sistem operasi mobile ini.

Android 2.0 & 2.1 Eclair digunakan pada perangkat seperti HTC Nexus One.

6. Android 2.2 Frozen Yoghurt (Froyo)

Pada versi ini Android sudah mendukung penggunaan SD Card sebagai penyimpanan kedua dan sudah mendukung Adobe Flash Player 10.1. Froyo dirilis pada 20 Mei 2010 pada Google Nexus One.

Walaupun sudah mulai dipergunakan pada beberapa brand, tapi tetap saja Android masih kalah bersaing dengan Symbian yang mendominasi pasar featured phone.

Android 2.2 Froyo memberikan peningkatan pada kecepatan kerja, fitur USB tethering, WiFi hotspot, serta fitur keamanan.

7. Android 2.3 Gingerbread

Ada banyak peningkatan yang terjadi pada versi ini ketimbang sebelumnya. Girgerbread dirancang untuk memaksimalkan kemampuan aplikasi dan game dan mulai digunakannya NFC (Near Field Communication). Versi ini dirilis pada 6 Desember 2010 dan memiliki pengguna terbanyak dibanding versi sebelum-sebelumnya.

Android versi ini juga terjadi berubahan terutama pada tampilan tatap muka alias user interface yang digunakan

Mulai versi ini, banyak merek ponsel pintar mulai melirik menggunakan sistem operasi Android. Salah satunya Samsung Galaxy Series yang populer hingga saat ini.

8. Android 3.0 dan 3.2 Honeycomb

Pada versi ini, Android memfokuskan pada pengoptimalan pada tablet PC. Pertama kali diperkenalkan ke publik pada 22 Februari 2011 dan smartphone yang pertama kali mencicipinya adalah Motorola Xoom.

Android 3.0 dan 3.2 Honeycomb yang menggunakan ikon lebah ini memang diperuntukkan penggunaannya khusus untuk perangkat tablet.

Android 3.0 dan 3.2 Honeycomb pada 10 Mei 2011 ini untuk mendukung Samsung yang mulai meluncurkan perangkat tablet, Samsung Galaxy Tab Series untuk menyaingi Apple iPad.

9. Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Pertama kali dirilis pada 19 Oktober 2011 dan Ice Cream Sandwich (ICS) langsung menjadi versi Android yang paling anyar. ICS juga pertama kali muncul di salah satu produk Samsung, Galaxy Nexus 7. 

10. Android 4.1 dan 4.3 Jelly Bean

Pada versi ini Android membawa pembaruan yang cukup signifikan. Fitur-fitur baru pun ditambahkan seperti input keyboard, desain baru dari fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian via suara menjadi lebih cepat. 

Namun, tidak cuma itu pada Jelly Bean versi 4.2, Android memboyong fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, dan widget terbaru.

Sistem operasi ini sendiri pertama kali dirilis pada Juni 2012 dengan membawa sejumlah peningkatan terutama di sektor pengolahan grafis.

Dengan begini, tentu Android 4.1 dan 4.3 Jelly Bean bisa memberikan peningkatan fungsi pada user interface dan teknologi Vsync yang digunakannya.

11. Android 4.4 KitKat

Google butuh waktu setahun untuk bisa melahirkan KitKat. Salah satu alasannya karena Google merombak abis-abisan UI versi Jelly Bean dan pada tahap ini juga Android memiliki teknologi "Ok, Google" yang mendapat banyak pujian dari parak-pakar teknologi.

Versi Android boleh dibilang yang terbaik karena menjadi favorit yang mendukung hampir seluruh perangkat smartphone di dunia. Sebab, Android 4.4 KitKat dapat memberikan optimalisasi yang baik, termasuk pada perangkat ponsel yang memiliki spesifikasi kurang mumpuni alias cukup rendah saat itu. Android 4.4 KitKat pertama kali dirlis pada Oktober 2013.

12. Android 5.0 dan 5.1 Lollipop

Android dan Google pun mulai secara rutin memperbarui sistem operasi mereka dalam selang waktu setahun. Termasuk Android 5.0 dan 5.1 Lollipop yang dirilis dan diresmikan pada Juni 2014.

Bisa dibilang Android 5.0 dan 5.1 Lollipop menjadi pionir dibuatnya ponsel pintar flagship dengan spesifikasi cukup mumpuni.

Versi Android ini sudah mendukung arsitektur 64-bit yang sudah memungkinan penggunaan RAM di atas 3GB. Salah satunya Asus Zenfone 2 yang sudah mengusung RAM 4GB saat itu.

13. Android 6.0 Marshmallow

Dari segi desain, UI yang disematkan di Marshmallow lebih dinamis dari versi sebelumnya. Selain itu juga ada fitur memory manager yang dimana kita bisa mengetahui penggunaan memori pada tiap aplikasi yang ada di perangkat.

Android 6.0 Marshmallow juga menjadi suksesor dari versi Android sebelumnya. Sistem operasi ini sendiri pertama kali diperkenalkan pada Mei 2015 dan mulai dirilis pada Oktober 2015.

Sistem operasi ini secara jelas memberikan peningkatan pada sistem keamanan dengan dihadirkannya fingerprint sensor sebagai sistem keamanan biometrik yang digunakan.

Selain digunakan untuk mengunci layar, fingerprint sensor ini dapat digunakan untuk otentikasi Google Play Store dan pembelian dengan menggunakan Android Pay.

14. Android 7.0 dan 7.1 Nougat

OS inilah yang paling mutakhir dan terakhir dari Android. Pada versi ini Google ngasih banyak banget fitur-fitur baru yang memanjakan penggunannya. 

Sebut saja Google Assistant. Fitur paling iconic dari Nougat itu sukses membuat para pengguna Android bisa merasakan punya asisten digital yang siap membantu kapan saja. 

Pada versi ini juga, Android untuk pertama kalinya memiliki fitur Split-screen yang juga sukses menarik perhatian para pegiat teknologi khususnya smartphone.

Android 7.0 dan 7.1 Nougat pertama kali diperkenalkan pada Juni 2016 dengan menampilkan ikon robot Android dengan batangan Nougat.

Sistem operasi Android 7.0 dan 7.1 Nougat mengalami perubahan dari segi tampilan antarmuka. Selain itu ada juga fitur splitscreen untuk membagi tampilan layar untuk dua aplikasi sekaligus.

15, Android 8.0 dan 8.1 Oreo

Android 8.0 dan 8.1 Oreo menjadi sistem operasi Android paling terbaru yang banyak digunakan saat ini. Sistem operasi ini dirilis secara stabil mulai Agustus 2017 sudah mengalami pembaruan lewat versi Android 8.1 Oreo.

Android 8.0 dan 8.1 Oreo menjadi versi Android kedua yang menggunakan makanan manis dari nama brand terkenal setelah Android 4.4 KitKat.

Sistem operasi ini menawarkan pengalaman multitasking yang makin mumpuni dibanding versi sebelumnya. Selain itu, ada juga Project Treble yang memungkinkan pengguna mendapat pembaruan lebih cepat.

16. Android 9.0 Pie

Android 9.0 Pie yang secara resmi diperkenalkan pada Agustus 2018. Sistem operasi Android ini memberi banyak ubahan, terutama untuk HP dengan desain baru.

Misal Android 9.0 Pie memberikan navigasi berupa gesture yang menggantikan tombol fisik Home, Back, dan Recent Apps.

Fitur lainnya yang cukup berguna adalah sistem notifikasi, pengatur kecerahan, hingga sistem screenshoot terbaru yang lebih memudahkan pengguna.

17. Android 10 

Android 10 (bernama kode Android Q pada masa pengembangan) adalah perilisan besar ke sepuluh dan versi ke-17 dari sistem operasi telepon pintar Android. Produk tersebut sekarang berada dalam beta publik

Android Q Beta yang diluncurkan pada 13 Maret 2019 dan saat ini masih terbatas pada beberapa perangkat HP Android saja, seperti pada seri smartphone Google, yakni Google Pixel, Google Pixel XL, Google Pixel 2, Google Pixel 2 XL, Google Pixel 3, Google Pixel 3 XL, dan Google Pixel 3 Lite.

Salah satu fitur Android Q Beta adalah Dark Mode alias mode gelap yang diklaim mampu meningkatkan performa baterai.

18. Android 11.

Kabar kehadiran Android 11, Google membocorkan tanggal peluncuran Android 11 pada pada 8 September 2020.

Kabar tersebut bocor dalam sebuah presentasi yang ditampilkan oleh Product Management Director Google Smart Home, Michele Turner, melalui kanal YouTube Google.[]

Berita terkait
Ponsel Android Gionee Gunakan Baterai 10.000mAh
Ponsel garapan perusahaan asal China ini diperkirakan meluncur pada Agustus 2020. Ponsel ini menggunakan baterai 10.000mAh.
Pengguna Android Loyalitas Lebih Tinggi daripada iOS
Terdapat dua sistem operasi seluler arus utama dalam industri gawai sekarang ini, yaitu Android (Google) dan iOS (Apple).
Ponsel Ber-RAM 2GB Tidak akan Didukung Android 11
Seluruh perangkat dengan RAM 2GB tidak akan mendapat pembaruan Android 11. Ponsel ber-RAM 2GB akan diluncurkan sebagai perangkat Android Go.
0
Perkembangan Android dari Masa ke Masa
Sistem operasi Android memulai kiprahnya tahun 2000-an. Sebelum Google mengakuisisi, sistem operasi ini dikembangkan oleh Android Inc.