UNTUK INDONESIA
Perdana di Agam, Satu Kampung Jalani Swab Massal
Warga satu kampung di Kabupaten Agam menjalani swab massal.
Ilustrasi Covid-19 (Foto: pixabay)

Agam - Untuk pertama kalinya, akibat lonjakan kasus positif Covid-19 pasca new normal, seluruh warga di sebuah kampung menjalani uji swab massal. Hal itu ditempuh setelah hasil tracing level 1 menemukan tujuh kasus baru terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Agam.

Dua orang, RD dan E sudah dirujuk ke RSAM Bukittinggi untuk dirawat, sementara lima lagi dirujuk ke Diklat Padang Besi.

"Hari ini, kami rencanakan seluruh warga Guguak Tinggi uji swab. Mengingat tingginya jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kabupaten Agam, Khasman Zaini.

Kamis, 6 Agustus 2020 pagi, Pemkab Agam menerima hasil laboratorium yang mengagetkan. Tujuh dari 27 warga Guguak Tinggi, Kecamatan IV Koto dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka ini dinyatakan tracing level 1 lalu diuji swab karena memiliki kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 inisial UK, 77 tahun.

Khasman menyebut para pasien sudah menjalani isolasi dan perawatan medis. Dua di antaranya sudah dirujuk ke RSAM Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan. Tujuh orang masing-masing berinisial RD, E, TR, B, Z, AH, dan AG dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Dua orang, RD dan E sudah dirujuk ke RSAM Bukittinggi untuk dirawat, sementara lima lagi dirujuk ke Diklat Padang Besi," tuturnya.

Kejadian luar biasa ini bermula dari pasien UK, warga Guguak Tinggi ber-KTP Bengkulu. Perantau ini pulang ke Guguak Tinggi untuk melayat salah seorang keluarganya yang meninggal dunia.

Beberapa hari di rumah, UK jatuh sakit dan sempat dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mukctar (RSAM) Kota Bukittinggi. Akibat sakit dan sudah melakukan perjalanan jauh, tambahnya, UK dilakukan tes swab dengan hasil positif.

Setelah UK dinyatakan positif, tambahnya, keempat orang anggota keluarganya dari Bengkulu, yakni istri, anak, menantu dan cucunya dilakukan tes swab. Mereka pun juga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. "Artinya satu keluarga ini terpapar virus korona," katanya.

Dengan tambahan warga terkonfirmasi dari Guguak Tinggi itu, maka total pasien positif Covid-19 di Agam menyentuh 38 orang. Catatannya, sebanyak 19 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan 19 orang lagi masih menjalani perawatan.

"Mengingat terus bertambahnya warga terkonfirmasi Covid-19, kami mengimbau kepada seluruh warga Agam untuk selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Sebab Covid-19 masih mengintai di tengah-tengah masyarakat," katanya.[]


Berita terkait
Pekan Ini, Pasangan Menikah di Agam Melonjak Drastis
Jumlah pasangan yang menikah dalam pekan ini di KUA Lubuk Basung, Kabupaten Agam, mengalami peningkatan drastis.
Simpan Ganja, Petani di Agam Diringkus Polisi
Seorang petani di Kabupaten Agam diringkus polisi karena kedapatan menyimpan ganja.
Pencarian Orang Hilang di Laut Agam Dihentikan
Pencarian pemancing yang hilang di laut Tiku, Kabupaten Agam dihentikan.
0
Satpam di Bantul Ditemukan Tewas di Penginapan Usai Mabuk
Saksi mata, pemilik penginapan di Bantul, DIY mengatakan sebelumnya korban datang dalam kondisi mabuk.