UNTUK INDONESIA

Percepat Uji TB, Puskesmas di Kudus Pakai Aplikasi Sitrust

Aplikasi Sitrust di 19 puskesmas di Kudus mempermudah proses pengiriman sampel dahak penderita TB.
Petugas TB puskesmas di Kudus menunjukkan aplikasi SITRUS yang akan memudahkan kinerjanya dalam pengiriman sampel dahak TB. (Foto: Tagar/Nila Niswatul Chusna)

Kudus - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Jawa Tengah, mulai perkenalkan aplikasi Sitrust ke 19 puskesmas. Penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat mempercepat proses diagnosis kasus tuberkulosis (TB) di Kota Kretek. 

Kasi Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kudus, Nuryanto mengatakan selama ini puskesmas-puskesmas di Kudus mengalami kendala dalam pengiriman sampel dahak penderita TB ke laboratorium tes cepat molekuler (TCM).

Dengan percepatan pengiriman dan pemantauan sampel uji ini diharapkan pasien TB bisa ditangani dengan lebih cepat dan tepat.

Petugas TB di puskesmas selama ini harus memesan jasa kurir secara manual, untuk mengantarkan sampel dahak ke laboratorium. Selain itu, terbatasnya jumlah kurir kerap kali membuat pengiriman sampel mengalami keterlambatan.

"Dengan aplikasi ini, nantinya petugas tidak perlu lagi memesan kurir secara manual. Setelah mengisi formulir rujukan contoh uji, secara otomatis akan memesan kurir untuk proses pengantaran sampel," katanya kepada Tagar, Kamis, 26 November 2020.

Sampel yang telah dikemas sedemikian rupa di dalam boks, nantinya akan diambil oleh kurir dari PT POS Indonesia untuk dikirimkan ke laboratorium TCM di Kudus, yakni RSUD dr Loekmonohadi dan Puskesmas Kaliwungu.

Sesampainya di laboratorium, petugas kesehatan akan menerima konfirmasi penerimaan dan feedback terkait kondisi sampel uji hingga rekapitulasi hasil pemeriksaan. 

"Informasi lengkap mengenai proses uji sampel TB ini nanti bisa diketahui dari aplikasi Sitrust ini," ucap dia.

Baca juga: 

Lebih lanjut, Nuryanto mengungkapkan aplikasi Sitrust hanya bisa digunakan untuk pengiriman sampel dahak penderita TB yang drop out pengobatan atau penderita TB yang telah menjalani pengobatan selama sebulan, namun masih dinyatakan positif.

"Dengan percepatan pengiriman dan pemantauan sampel uji ini diharapkan pasien TB bisa ditangani dengan lebih cepat dan tepat. Dengan begitu, penyebaran TB di Kudus bisa ditekan," harapnya. []

Berita terkait
Pemkab Kudus Launching Aplikasi Layanan untuk Dongkrak PAD
BPPKAD Kudus me-launching dua aplikasi pelayanan untuk mendongkrak PAD dan efisiensi belanja barang.
Aplikasi LAPAK untuk Pedagang Pasar Kudus, Apa Manfaatnya?
Disdag Kudus punya layanan online untuk pedagang di aplikasi LAPAK. Aplikasi ini akan mempermudah layanan surat dasaran.
AMMANU, Aplikasi Belajar Daring Siswa NU di Kudus
Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU Kudus meluncurkan aplikasi AMMANU untuk membantu siswanya belajar daring.
0
Percepat Uji TB, Puskesmas di Kudus Pakai Aplikasi Sitrust
Aplikasi Sitrust di 19 puskesmas di Kudus mempermudah proses pengiriman sampel dahak penderita TB.